Bermain imbang, Anton tolak jabat tangan Terry
Minggu, 16 September 2012 - 00:50 WIB
Bermain imbang, Anton tolak jabat tangan Terry
A
A
A
Sindonews.com - Pertandingan Queens Park Rangers (QPR) menghadapi Chelsea dalam laga lanjutan Liga Premier Inggris di Loftus Road harus bermain imbang tanpa gol. Namun, dalam laga ini ada hal yang menarik ketika pemain bertahan QPR, Anton Ferdinand enggan berjabat tangan dengan John Terry dan Ashley Cole, Minggu (16/9/2012).
Tindakan rasisme yang dilakukan kedua pemain bertahan Chelsea tersebut, sontak mendapatkan perhatian khusus dari penonton. Anton yang telah mendapatkan pelecehan tersebut memutuskan untuk tidak berjabat tangan sesaat sebelum pertandingan di mulai.
Sikap yang ditunjukkan adik kandung Rio Ferdinand tersebut langsung disambut teriakkan oleh para penonton dimana setiap kali Terry dan Cole menyetuh bola mereka mendapatkan cemooh dari pendukung tuan rumah. Sebelumnya pelatih Chelsea Roberto Di Matteo meminta ketiga pemain tersebut bersalaman. Ia menilai penolakan jabat tangan dapat menjadi contoh buruk bagi dunia sepakbola.
Itu adalah pertemuan pertama mereka sejak sidang rasisme dimana Terry dituduh telah melecehkan Anton Ferdinand saat kedua tim tersebut berhadapan musim lalu.
Chelsea yang ingin meraih hasil maksimal ketika pasukan Roberto Di Matteo bertandang ke QPR, harus puas ketika tim tersebut bermain imbang 0-0. Kendati hanya meraih satu poin dalam laga tersebut, namun Chelsea masih berada di puncak klasemen sementara Liga Premier Inggris dengan raihan poin 10.
Tindakan rasisme yang dilakukan kedua pemain bertahan Chelsea tersebut, sontak mendapatkan perhatian khusus dari penonton. Anton yang telah mendapatkan pelecehan tersebut memutuskan untuk tidak berjabat tangan sesaat sebelum pertandingan di mulai.
Sikap yang ditunjukkan adik kandung Rio Ferdinand tersebut langsung disambut teriakkan oleh para penonton dimana setiap kali Terry dan Cole menyetuh bola mereka mendapatkan cemooh dari pendukung tuan rumah. Sebelumnya pelatih Chelsea Roberto Di Matteo meminta ketiga pemain tersebut bersalaman. Ia menilai penolakan jabat tangan dapat menjadi contoh buruk bagi dunia sepakbola.
Itu adalah pertemuan pertama mereka sejak sidang rasisme dimana Terry dituduh telah melecehkan Anton Ferdinand saat kedua tim tersebut berhadapan musim lalu.
Chelsea yang ingin meraih hasil maksimal ketika pasukan Roberto Di Matteo bertandang ke QPR, harus puas ketika tim tersebut bermain imbang 0-0. Kendati hanya meraih satu poin dalam laga tersebut, namun Chelsea masih berada di puncak klasemen sementara Liga Premier Inggris dengan raihan poin 10.
(wbs)