Barbera meminta maaf kepada Pedrosa
Senin, 17 September 2012 - 13:51 WIB
Barbera meminta maaf kepada Pedrosa
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Pramac Honda Hector Barbera meminta maaf kepada Dani Pedrosa dan juga timnya Repsol Honda terkait dengan insiden yang menyebabkan pembalap asal Spanyol tersebut terjatuh di Grand Prix San Marino.
Pedrosa yang tengah berjuang bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2012 terpaksa harus terjatuh dan gagal menyelesaikan lomba akibat kesalahan yang dibuat Barbera.
Pedrosa yang saat itu berhasil merebut pole position namun karena ada kesalahan pada roda depan RC213V terpaksa start harus diulang dan Pedrosa memulai lomba dari grid paling belakang. Saat balapan dimulai Pedrosa langsung melejit di posisi 12 namun saat hendak melewati Barbera dan sudah berada didepan. Barbera tidak bisa mengendalaikan motornya dan menabrak Pedrosa.
Pembalap Yamaha Jorge Lorenzo langsung mengambil keuntungan penuh dan berhasil mendominasi lomba dan sekaligus memenangkannya untuk memperlebar perolehan poin dengan Pedrosa. Barbera sendiri telah mengakui apabila kecelakaan tersebut merupakan tanggung jawabnya.
"Saat saya kembali ke jalur, tetapi balapan terlalu cepat selesai bagi saya. Sayangnya ketika saya berada di belakang Pedrosa saya kehilangan titik pengereman dan terlambat memperlambat laju motor," ungkap Barbera seperti dilansir Crash, Senin (17/9/2012).
"Saya mencoba untuk memperlambat motor, tapi saya kehilangan kendali di bagian depan. Saya sangat kecewa, terutama karena menjadi penyebab Pedrosa terjatuh sehingga tidak bisa menyelesaikan lomba. Saya tidak menginginkan hal itu terjadi," sambungnya.
"Itu salahku karena ia (Pedrosa) jadi terjatuh dan saya sungguh minta maaf kepadanya untuk itu. Saya juga meminta maaf untuk tim saya yang telah bekerja begitu keras minggu ini. Sekarang saya harus menunggu dua minggu lagi, tapi saya akan siap untuk balapan di Spanyol," terangnya.
Selain Barbera, manajer tim Pramac Francesco Guidotti juga mengatakan penyesalannya terkait dengan insiden yang terjadi dan menjadi penyebab keluarnya Pedrosa dari persaingan juara dunia.
"Hector berusaha untuk mendapatkan tempatnya lagi tapi ia kehilangan pengereman dan menginjak rem terlalu keras, akibatnya ia kehilangan kendali dan meluncur ke Dani. Kami seluruh tim Pramac Racing meminta maaf kepada Pedrosa dan krunya," sesal Guidotti.
Pedrosa yang tengah berjuang bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2012 terpaksa harus terjatuh dan gagal menyelesaikan lomba akibat kesalahan yang dibuat Barbera.
Pedrosa yang saat itu berhasil merebut pole position namun karena ada kesalahan pada roda depan RC213V terpaksa start harus diulang dan Pedrosa memulai lomba dari grid paling belakang. Saat balapan dimulai Pedrosa langsung melejit di posisi 12 namun saat hendak melewati Barbera dan sudah berada didepan. Barbera tidak bisa mengendalaikan motornya dan menabrak Pedrosa.
Pembalap Yamaha Jorge Lorenzo langsung mengambil keuntungan penuh dan berhasil mendominasi lomba dan sekaligus memenangkannya untuk memperlebar perolehan poin dengan Pedrosa. Barbera sendiri telah mengakui apabila kecelakaan tersebut merupakan tanggung jawabnya.
"Saat saya kembali ke jalur, tetapi balapan terlalu cepat selesai bagi saya. Sayangnya ketika saya berada di belakang Pedrosa saya kehilangan titik pengereman dan terlambat memperlambat laju motor," ungkap Barbera seperti dilansir Crash, Senin (17/9/2012).
"Saya mencoba untuk memperlambat motor, tapi saya kehilangan kendali di bagian depan. Saya sangat kecewa, terutama karena menjadi penyebab Pedrosa terjatuh sehingga tidak bisa menyelesaikan lomba. Saya tidak menginginkan hal itu terjadi," sambungnya.
"Itu salahku karena ia (Pedrosa) jadi terjatuh dan saya sungguh minta maaf kepadanya untuk itu. Saya juga meminta maaf untuk tim saya yang telah bekerja begitu keras minggu ini. Sekarang saya harus menunggu dua minggu lagi, tapi saya akan siap untuk balapan di Spanyol," terangnya.
Selain Barbera, manajer tim Pramac Francesco Guidotti juga mengatakan penyesalannya terkait dengan insiden yang terjadi dan menjadi penyebab keluarnya Pedrosa dari persaingan juara dunia.
"Hector berusaha untuk mendapatkan tempatnya lagi tapi ia kehilangan pengereman dan menginjak rem terlalu keras, akibatnya ia kehilangan kendali dan meluncur ke Dani. Kami seluruh tim Pramac Racing meminta maaf kepada Pedrosa dan krunya," sesal Guidotti.
(akr)