Munas PB PBSI di Yogyakarta tidak sah

Kamis, 20 September 2012 - 17:45 WIB
Munas PB PBSI di Yogyakarta...
Munas PB PBSI di Yogyakarta tidak sah
A A A
Sindonews.com - Potensi kisruh bakal terjadi di dalam tubuh Persatuan Buluntangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Muara kekisruhan berawal dari pencoretan kandidat bakal calon Ketua Umum PB BSI Marzuki Alie serta pengajuan agenda Munas yang sedianya digelar November 2012 mendatang.

Dampaknya, sejumlah pengurus provinsi (Pengprov) PBSI di Indonesia menilai Musyawarah Nasional (Munas) PB PBSI di Yogyakarta 20-22 september 2012 tidak sah. Bahkan, 17 Pengprov PBSI bakal melakukan boikot jika Munas tetap digelar.

Sekretaris Umum Pengurus daerah Pemprov NTB, Muhammad Iqbal mengatakan, Munas PB PBSI 20-22 September di Yogyakarta cacat hukum. Sebab seharusnya munas dilakukan November 2012 namun diajukan secara sepihak. "Kalau Munas dipaksakan tetap digelar, itu berarti ilegal atau cacat hukum. Kalau tetap digelar, kami akan deadlock," katanya dalam keterangan pers di Yogyakarta, Kamis (20/9/2012).

Dia meminta agenda Munas diundur pelaksanaan atau tetap sesuai jadwal semula, yakni November 2012 mendatang. Menurut dia, agenda Munas sudah diputuskan pada Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) sehingga tidak serta merta diajukan begitu saja. "Pengajuan agenda Munas diumumkan 27 Agustus 2012 oleh Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto. Padahal dalam Mukernas, Munas dijadwalkan November dan keputusan Sekjen tidak bisa menghapus hasil Mukernas," tegasnya.

Sekretaris Umum Pengprov PBSI Sulawesi Tengah Muchlis Lamboka menambahkan, pencoretan Marzuki Alie sebagai salah calon ketua umum juga dinilai cacat hukum. Marzuki dicoret secara sepihak oleh Tim Verifikasi. Padahal, hanya pleno dalam rangkaian Munas yang berhak membatalkan keikutsertaan seorang kandidat. "Jadi tim verivikasi sama sekali tidak memiliki hak mencoret Marzuki Alie. Makanya kami meminta munas diundur atau kami akan boikot jika munas tetap berlangsung," tegasnya.

Sementara salah satu kandidat ketua umum, Icuk Sugiarto akan melihat kondisi dalam rangkaian Munas terlebih dahulu sebelum mengambil sikap. "Jika Munas oleh sebagian besar dianggap tidak sah, saya tidak akan maju. Saya tidak ingin menjadi pemenang dari hasil Muns yang tidak sah," ungkapnya.

Namun, dia siap maju jika Munas dianggap sah atau tidak menyalahi aturan. "Saya siap lahir batin dan ingin membuat perubahan yaitu membangkitkan kembali prestasi bulu tangkis," imbuhnya.

Mantan Pebulutangkis ini berharap terlepas dari semua kepentingan yang harus diutamakan adalah kenapa prestasi bulu tangkis mengalami kemerosotan. "Saya menghimbau, pemilik suara yaitu Pengprov lebih mengedepankan bagaimana prestasi bulutangkis ditingkatkan dan organisasi diperbaiki," ujarnya.

Di di bagian lain, kubu Gita Wiryawan mengklaim didukung 22 Pengprov atau 22 suara dari total 33 suara. "Pak Gita merupakan sosok yang peduli bulutangkis. Kami yakin sebagian besar peserta Munas akan memberikan dukungan kepada Pak Gita. Saat ini sudah 22 Pengprov sudah menyatakan mendukung dan 4 mendukung via telepon," Kata Sekretaris Pengprov DIY Sukiman.
(wbs)
Berita Terkait
3 Pebulu Tangkis Jepang...
3 Pebulu Tangkis Jepang Pensiun, Minions Kehilangan Lawan Tangguh
Tim Junior Bulu Tangkis...
Tim Junior Bulu Tangkis Indonesia Berangkat ke Spanyol untuk Kejuaraan Dunia Junior 2022
Kejuaraan Bulu Tangkis,...
Kejuaraan Bulu Tangkis, Diikuti 192 Pemain dari 38 Media di Jakarta
Komitmen BNI Dukung...
Komitmen BNI Dukung Pengembangan dan Pembinaan Bulu Tangkis di Tanah Air
HUNDRED HOO HAA CUP...
HUNDRED HOO HAA CUP 2026 Hadir di ICE BSD, Satukan Ribuan Atlet Bulutangkis Dunia
606 Atlet Bertanding...
606 Atlet Bertanding di Kejuaraan Bulutangkis Piala Presiden 2022
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
7 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
7 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
7 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
9 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
13 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved