Skorsing Luisao berlaku di Liga Champion
Jum'at, 21 September 2012 - 09:29 WIB
Skorsing Luisao berlaku di Liga Champion
A
A
A
Sindonews.com - Satu poin yang didapat dalam lawatan ke Skotlandia menghadapi Glasgow Celtic di Celtic Park Glasgow pada matchday perdana Grup G Liga Champions,dini hari kemarin,ternyata tidak membuat semua punggawa Benfica gembira.
Salah satu yang bersedih dengan hasil itu adalah Anderson Luis da Silva alias Luisao. Bek tengah berkebangsaan Brasil itu pantas kecewa karena dipastikan tetap tidak akan bisa memperkuat Benfica pada empat matchday awal Liga Champions. Pasalnya, FIFA telah mengambil keputusan bahwa hukuman larangan tampil dua bulan yang dijatuhkan kepada Luisao terkait penyerangan kepada wasit pada laga uji coba pramusim versus Fortuna Dusseldorf tetap berlaku di kompetisi internasional.
“FIFA telah memberi tahu Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) serta Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) bahwa hukuman Luisao berlaku di semua pertandingan domestik maupun internasional.Dasar yang digunakan adalah Pasal 136 Kode Disiplin FIFA,” tulis rilis resmi FIFA,dikutip goal.com. Dengan kondisi tersebut,kapten As Aquias itu akan tetap absen pada matchday2 versus Barcelona di Lisabon, 2 Oktober.Luisao juga tetap akan duduk di tribune VIP ketika Benfica menghadapi laga tandang-kandang kontra Spartak Moscow pada 23 Oktober dan 7 November.
Sebelumnya,data dini hari kemarin menghadapi Celtic,mantan punggawa Juventus Sao Paulo dan Cruzeiro juga tidak ambil bagian. Selain Luisao,kekecewaan juga terlihat sangat jelas di wajah Nakhoda Benfica Jorge Jesus.Mantan juru taktik SC Braga itu sedih karena Benfica gagal memetik poin penuh di kandang Celtic. Menurut Jesus,skor imbang tanpa gol bukan hasil yang pantas dibawa pulang klub berlogo burung elang itu dari lawatan ke Skotlandia.Jesus menyebut Benfica tampil jauh lebih baik dari Celtic.
“Sebenarnya kami pantas menang. Memang,Celtic bermain dengan semangat juang tinggi.Mereka bertahan dan menyerang sama baik.Tapi,fakta objektif menunjukkan bahwa kami jauh lebih baik.Kami seharusnya menang bila para pemain mampu menyelesaikan sejumlah peluang mencetak gol,”ungkap Jesus,dilansir sport.stv.tv. Jesus mengatakan,dengan hasil imbang ini,para pemain harus berjuang lebih keras pada matchday2.Pasalnya, mereka akan menghadapi Barcelona.
Meski akan tampil di depan pendukung fanatik di Estadio da Luz,Jesus memastikan Barcelona adalah lawan yang layak dihormati.Jesus menilai menghadapi klub juara empat kali Liga Champions itu akan menjadi tantangan besar. “Sejak awal saya mengatakan Benfica, Celtic,dan Spartak akan berebut satu tiket ke fase knock-out.Barcelona? Mereka unggulan di grup ini.
Mereka akan lolos dengan predikat juara grup. Artinya,secara realistis kami hanya berharap mengalahkan Celtic pada pertemuan kedua serta Spartak pada laga home-away,”pungkas Jesus. Benfica tampil di fase grup Liga Champions dengan status runner-upLiga Portugal musim lalu.Musim ini,Portugal mengirimkan tiga klub ke babak utama.
Selain Benfica,dua klub lain adalah FC Porto dan Braga.Porto lolos otomatis karena menyandang status juara Liga Portugal.Sementara Braga melalui play-off.
Salah satu yang bersedih dengan hasil itu adalah Anderson Luis da Silva alias Luisao. Bek tengah berkebangsaan Brasil itu pantas kecewa karena dipastikan tetap tidak akan bisa memperkuat Benfica pada empat matchday awal Liga Champions. Pasalnya, FIFA telah mengambil keputusan bahwa hukuman larangan tampil dua bulan yang dijatuhkan kepada Luisao terkait penyerangan kepada wasit pada laga uji coba pramusim versus Fortuna Dusseldorf tetap berlaku di kompetisi internasional.
“FIFA telah memberi tahu Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) serta Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) bahwa hukuman Luisao berlaku di semua pertandingan domestik maupun internasional.Dasar yang digunakan adalah Pasal 136 Kode Disiplin FIFA,” tulis rilis resmi FIFA,dikutip goal.com. Dengan kondisi tersebut,kapten As Aquias itu akan tetap absen pada matchday2 versus Barcelona di Lisabon, 2 Oktober.Luisao juga tetap akan duduk di tribune VIP ketika Benfica menghadapi laga tandang-kandang kontra Spartak Moscow pada 23 Oktober dan 7 November.
Sebelumnya,data dini hari kemarin menghadapi Celtic,mantan punggawa Juventus Sao Paulo dan Cruzeiro juga tidak ambil bagian. Selain Luisao,kekecewaan juga terlihat sangat jelas di wajah Nakhoda Benfica Jorge Jesus.Mantan juru taktik SC Braga itu sedih karena Benfica gagal memetik poin penuh di kandang Celtic. Menurut Jesus,skor imbang tanpa gol bukan hasil yang pantas dibawa pulang klub berlogo burung elang itu dari lawatan ke Skotlandia.Jesus menyebut Benfica tampil jauh lebih baik dari Celtic.
“Sebenarnya kami pantas menang. Memang,Celtic bermain dengan semangat juang tinggi.Mereka bertahan dan menyerang sama baik.Tapi,fakta objektif menunjukkan bahwa kami jauh lebih baik.Kami seharusnya menang bila para pemain mampu menyelesaikan sejumlah peluang mencetak gol,”ungkap Jesus,dilansir sport.stv.tv. Jesus mengatakan,dengan hasil imbang ini,para pemain harus berjuang lebih keras pada matchday2.Pasalnya, mereka akan menghadapi Barcelona.
Meski akan tampil di depan pendukung fanatik di Estadio da Luz,Jesus memastikan Barcelona adalah lawan yang layak dihormati.Jesus menilai menghadapi klub juara empat kali Liga Champions itu akan menjadi tantangan besar. “Sejak awal saya mengatakan Benfica, Celtic,dan Spartak akan berebut satu tiket ke fase knock-out.Barcelona? Mereka unggulan di grup ini.
Mereka akan lolos dengan predikat juara grup. Artinya,secara realistis kami hanya berharap mengalahkan Celtic pada pertemuan kedua serta Spartak pada laga home-away,”pungkas Jesus. Benfica tampil di fase grup Liga Champions dengan status runner-upLiga Portugal musim lalu.Musim ini,Portugal mengirimkan tiga klub ke babak utama.
Selain Benfica,dua klub lain adalah FC Porto dan Braga.Porto lolos otomatis karena menyandang status juara Liga Portugal.Sementara Braga melalui play-off.
(wbs)