Jadi sasaran rasisme, akun twitter Obi Mikel ditutup
Jum'at, 21 September 2012 - 10:00 WIB
Jadi sasaran rasisme, akun twitter Obi Mikel ditutup
A
A
A
Sindonews.com – Gelandang Chelsea John Obi Mikel menjadi target sasaran rasisme dalam situs jejaring sosial twitter. Akibatnya, Chelsea secara resmi menghapus akun twitter resmi Mikel guna menghindari banyaknya aksi rasisme.
Aksi rasisme tersebut tak lepas dari blunder yang dilakukan MIkel saat menghadapi Juventus pada Kamis (19/9/2012). Kesalahan yang dibuat pemain berusia 25 tahun itu dinilai menjadi penyebab utama Juve menciptakan gol penyama kedudukan.
Tak hanya menutup akun twitter MIkel. Chelsea pun mengambil tindakan tegas dengan melaporkan aksi rasisme tersebut ke pihak kepolisian setempat.
"Kami telah dibuat sadar tweets rasis ditargetkan pada Mikel yang sama sekali tidak dapat diterima,. Itu menjijikkan dan sangat menjijikkan.Kami telah memberitahu polisi dan dukungan mengambil tindakan terkuat mungkin." Pernyataan resmi Chelsea yang dikutip Sky Sport, Jumat (21/9/2012)
MIkel sendiri mengakui kesalahan yang ia buat sehingga merugikan klubnya. Pemain asal Nigeria itu pun tak membuat alasan guna mencari pembenaran atas kesalahannya.
"Saya minta maaf tentang kesalahan yang saya perbuat, tetapi tidak ada alasan untuk itu," Ungkap mantan pemain Lyn itu.
Aksi rasisme tersebut tak lepas dari blunder yang dilakukan MIkel saat menghadapi Juventus pada Kamis (19/9/2012). Kesalahan yang dibuat pemain berusia 25 tahun itu dinilai menjadi penyebab utama Juve menciptakan gol penyama kedudukan.
Tak hanya menutup akun twitter MIkel. Chelsea pun mengambil tindakan tegas dengan melaporkan aksi rasisme tersebut ke pihak kepolisian setempat.
"Kami telah dibuat sadar tweets rasis ditargetkan pada Mikel yang sama sekali tidak dapat diterima,. Itu menjijikkan dan sangat menjijikkan.Kami telah memberitahu polisi dan dukungan mengambil tindakan terkuat mungkin." Pernyataan resmi Chelsea yang dikutip Sky Sport, Jumat (21/9/2012)
MIkel sendiri mengakui kesalahan yang ia buat sehingga merugikan klubnya. Pemain asal Nigeria itu pun tak membuat alasan guna mencari pembenaran atas kesalahannya.
"Saya minta maaf tentang kesalahan yang saya perbuat, tetapi tidak ada alasan untuk itu," Ungkap mantan pemain Lyn itu.
(wbs)