Valencia takut bertemu Muenchen
Jum'at, 21 September 2012 - 10:25 WIB
Valencia takut bertemu Muenchen
A
A
A
Sindonews.com – Bayern Muenchen menjadi sosok menakutkan bagi Valencia. Bertandang ke Allianz Arena pada laga pembuka Grup F Liga Champions,El Che (Si Kelelawar)—julukanValencia—ciut mental sebelum bertanding.
Akibatnya, pasukan Mauricio Pellegrino itu menyerah 1-2. Menghadapi finalis Liga Champions tahun lalu itu Valencia tampil tidak seperti biasanya.Ketakutan dan kekhawatiran membuat El Che tertekan sehingga tidak mampu meraih hasil yang memuaskan.
Valencia gagal menciptakan peluang mencetak gol di babak pertama. Beruntung,di babak kedua mereka mampu tampil lebih baik. Pellegrino mengakui Valencia terlalu takut untuk menghadapi tim asuhan Jupp Heyknckes tersebut.
“Kami terlalu takut di babak pertama sehingga tidak mampu menunjukkan permainan terbaik. Mungkin karena kami terlalu menunjukkan rasa hormat terlalu besar.Ini adalah salah satu kesalahan kami,” katanya,dilansir Yahoo Sports.
Meski demikian,Pellegrino tetap menilai timnya merupakan tim yang solid. Meski sempat tertinggal 0-2 dengan permainan apik yang dimainkan di babak kedua,Valencia mampu mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan mereka.Nelson Valdes membalas dua gol yang dicetak Sebastian Schweinsteiger pada menit ke-38 dan Toni Kroos (76) pada menit ke-90.
“Kami menekan mereka di babak kedua dengan permainan yang membaik.Namun,melawan tim seperti Bayern,sedikit kesalahan membuat situasi menjadi sulit,”ucapnya. Pada pertandingan tersebut Valencia tidak diperkuat beberapa pemain penting karena cedera.
Meski begitu,para pemain yang tampil telah menunjukkan karakter bermain dalam pertandingan yang sulit. Sementara itu,pasukan Heyknckes senang mampu meraih kemenangan di laga awal mereka.Setidaknya,mereka mampu menghalau mimpi buruk kehilangan final tahun lalu saat menghadapi Chelsea.
Namun,Heyknckes masih mencatat sejumlah kelemahan Bayern,terutama masalah finishing di lini depan.Tanpa Mario Gomes yang masih cedera,David Alaba,Arjen Robben,dan Franck Ribery, Bayern harus bekerja keras untuk meraih kemenangan. “ Masih ada waktu untuk perbaikan seluruh tim,”ungkap Heyknckes,dilansir Chicago Tribune.
Bayern seharusnya mampu menciptakan gol ketiga mereka.Namun, Mario Mandzukic yang ditunjuk menjadi algojo gagal mengeksekusi tendangan penalti.Tapi,yang terpenting bagi mereka adalah tiga poin berhasil diraih.
Untuk sementara mereka bisa kembali konsentrasi ke Bundesliga.Saat ini Bayern bertengger di puncak klasemen. “Ini adalah musim baru dan kesempatan baru bagi kami.Kami akan memulai lagi dari awal.Setiap orang termotivasi dan merasa lapar untuk sukses,”ujar Robben.
Akibatnya, pasukan Mauricio Pellegrino itu menyerah 1-2. Menghadapi finalis Liga Champions tahun lalu itu Valencia tampil tidak seperti biasanya.Ketakutan dan kekhawatiran membuat El Che tertekan sehingga tidak mampu meraih hasil yang memuaskan.
Valencia gagal menciptakan peluang mencetak gol di babak pertama. Beruntung,di babak kedua mereka mampu tampil lebih baik. Pellegrino mengakui Valencia terlalu takut untuk menghadapi tim asuhan Jupp Heyknckes tersebut.
“Kami terlalu takut di babak pertama sehingga tidak mampu menunjukkan permainan terbaik. Mungkin karena kami terlalu menunjukkan rasa hormat terlalu besar.Ini adalah salah satu kesalahan kami,” katanya,dilansir Yahoo Sports.
Meski demikian,Pellegrino tetap menilai timnya merupakan tim yang solid. Meski sempat tertinggal 0-2 dengan permainan apik yang dimainkan di babak kedua,Valencia mampu mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan mereka.Nelson Valdes membalas dua gol yang dicetak Sebastian Schweinsteiger pada menit ke-38 dan Toni Kroos (76) pada menit ke-90.
“Kami menekan mereka di babak kedua dengan permainan yang membaik.Namun,melawan tim seperti Bayern,sedikit kesalahan membuat situasi menjadi sulit,”ucapnya. Pada pertandingan tersebut Valencia tidak diperkuat beberapa pemain penting karena cedera.
Meski begitu,para pemain yang tampil telah menunjukkan karakter bermain dalam pertandingan yang sulit. Sementara itu,pasukan Heyknckes senang mampu meraih kemenangan di laga awal mereka.Setidaknya,mereka mampu menghalau mimpi buruk kehilangan final tahun lalu saat menghadapi Chelsea.
Namun,Heyknckes masih mencatat sejumlah kelemahan Bayern,terutama masalah finishing di lini depan.Tanpa Mario Gomes yang masih cedera,David Alaba,Arjen Robben,dan Franck Ribery, Bayern harus bekerja keras untuk meraih kemenangan. “ Masih ada waktu untuk perbaikan seluruh tim,”ungkap Heyknckes,dilansir Chicago Tribune.
Bayern seharusnya mampu menciptakan gol ketiga mereka.Namun, Mario Mandzukic yang ditunjuk menjadi algojo gagal mengeksekusi tendangan penalti.Tapi,yang terpenting bagi mereka adalah tiga poin berhasil diraih.
Untuk sementara mereka bisa kembali konsentrasi ke Bundesliga.Saat ini Bayern bertengger di puncak klasemen. “Ini adalah musim baru dan kesempatan baru bagi kami.Kami akan memulai lagi dari awal.Setiap orang termotivasi dan merasa lapar untuk sukses,”ujar Robben.
(wbs)