Harga mahal Anam dilepas dari Persijap
Minggu, 23 September 2012 - 22:00 WIB
Harga mahal Anam dilepas dari Persijap
A
A
A
Sindonews.com - Kapten tim Persijap Jepara Anam Syahrul Firtianto dipastikan tidak akan kembali memperkuat laskar Kali Nyamat . Harga tinggi yang ditawarkan memaksa klub yang bermarkas di Gelora Bumi Kartini itu pun melepaskannya.
Fans Persijap pun harus merelakan angan – angan untuk melihat kembali duet Evaldo anam menjaga lini belakang Persijap. Kombinasi meraka yang apik menjadi kunci keberhasilan Persijab dalam mempertahankan lini belakang.
Direktur Tahnik Persijap Adji Darmana saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia mengaku, tidak ada kesepakatan alam negosiasi harga. Harga yang ditawarkan oleh pemain belakang itu terlalu mahal dibandingkan musim lalu. “Dibanding musim lalu saja bedanya cukup jauh,” katannya.
Saat ditanya penawaran harga yang diajukan oleh Anam, Adji enggan untuk membeberkan dengan alasan tidak etis. “Kalau soal harga yang ditawarkan berapa, langsung ke yang bersangkutan. Tidak etis rasanya kalau saya menyebutkan. Yang pasti harganya terlalu tinggi untuk kami, ”ujarnya.
Menurutnya, harga yang terlalu mahal tidak mungkin direalisasikan mengingat pembiayaan klub sudah tidak bergantung lagi dari APBD Kabupaten Jepara.
Adji menyatakan, meski tanpa Anam, lini belakang Persijap tidak aka nada masalah karena masih memiliki pilar-pilar handal yang akan menjadi benteng lini belakang Persijap. Ahmad Mahrus, dan Catur Lintang serta Evaldo dirasa sudah cukup. Evaldo sendiri saat ini sudah ada kesepakatan untuk bergabung kembali bersama Persijap.”Tidak masalah karena kita masih ada, Ahmad Mahrus, Catur Lintang, dan Evaldo,” imbuhnya.
Tidak hanya Evaldo yang sudah siap merumput ke gelora Bumi Kartini, dua pemain asing dari brazil lainnya Marcos dan Jones Leadro da Silva dikabarkan juga sudah deal harga kontrak. Evaldo dan Marcos akan mulai ikut berlatih pada 29 September, sedangkan Jones Leandro da Silva dijadwalkan tiba di Bumi Kartini tanggal 10 Oktober.
Terpisah Anam Syahrul mengaku, terpaksa melepaskan Persijap karena penawarannya terlalu rendah, bahkan jauh dibawah kontrak para musim lalu. Dia enggan untuk membeberkan penawaran yang diajukan oleh Persijap. ”Kalau tawarannya lebih rendah dari yang saya ajukan mungkin masih bisa saya pertimbangkan, tetapi tawaran dari Klub justru lebih rendah dari musim lalu,” ujarnya kepada SINDO.
Loyalitas pemain bertinggi badan 178 cm ini sebenarnya tidak perlu diragukan lagi, pasalnya setelah musim 2011/2012 usia, dia sudah menerima tawaran dari beberap klub besar, namun dia tolak dan tetap memilih di Persijap. “Saya nyaman di Persijap. Manajemen sebelumnya telah meminta saya untuk tetap bergabung dengan Persijap. Tetapi kenyataanya setelah mengikuti seleksi, manajemen memberikan penawaran yang tidak rasional,” imbuhnya.
Defender yang menjadi Ikon Persijap musim lalu ini pun mulai ancang-ancang untuk mencari klub lain yang siap menggunakan jasanya. “Sudah ada beberapa Klub di ISL dan IPL yang mengajukan tawaran, dan ini saya masih menunggu,” tandasnya.
Fans Persijap pun harus merelakan angan – angan untuk melihat kembali duet Evaldo anam menjaga lini belakang Persijap. Kombinasi meraka yang apik menjadi kunci keberhasilan Persijab dalam mempertahankan lini belakang.
Direktur Tahnik Persijap Adji Darmana saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia mengaku, tidak ada kesepakatan alam negosiasi harga. Harga yang ditawarkan oleh pemain belakang itu terlalu mahal dibandingkan musim lalu. “Dibanding musim lalu saja bedanya cukup jauh,” katannya.
Saat ditanya penawaran harga yang diajukan oleh Anam, Adji enggan untuk membeberkan dengan alasan tidak etis. “Kalau soal harga yang ditawarkan berapa, langsung ke yang bersangkutan. Tidak etis rasanya kalau saya menyebutkan. Yang pasti harganya terlalu tinggi untuk kami, ”ujarnya.
Menurutnya, harga yang terlalu mahal tidak mungkin direalisasikan mengingat pembiayaan klub sudah tidak bergantung lagi dari APBD Kabupaten Jepara.
Adji menyatakan, meski tanpa Anam, lini belakang Persijap tidak aka nada masalah karena masih memiliki pilar-pilar handal yang akan menjadi benteng lini belakang Persijap. Ahmad Mahrus, dan Catur Lintang serta Evaldo dirasa sudah cukup. Evaldo sendiri saat ini sudah ada kesepakatan untuk bergabung kembali bersama Persijap.”Tidak masalah karena kita masih ada, Ahmad Mahrus, Catur Lintang, dan Evaldo,” imbuhnya.
Tidak hanya Evaldo yang sudah siap merumput ke gelora Bumi Kartini, dua pemain asing dari brazil lainnya Marcos dan Jones Leadro da Silva dikabarkan juga sudah deal harga kontrak. Evaldo dan Marcos akan mulai ikut berlatih pada 29 September, sedangkan Jones Leandro da Silva dijadwalkan tiba di Bumi Kartini tanggal 10 Oktober.
Terpisah Anam Syahrul mengaku, terpaksa melepaskan Persijap karena penawarannya terlalu rendah, bahkan jauh dibawah kontrak para musim lalu. Dia enggan untuk membeberkan penawaran yang diajukan oleh Persijap. ”Kalau tawarannya lebih rendah dari yang saya ajukan mungkin masih bisa saya pertimbangkan, tetapi tawaran dari Klub justru lebih rendah dari musim lalu,” ujarnya kepada SINDO.
Loyalitas pemain bertinggi badan 178 cm ini sebenarnya tidak perlu diragukan lagi, pasalnya setelah musim 2011/2012 usia, dia sudah menerima tawaran dari beberap klub besar, namun dia tolak dan tetap memilih di Persijap. “Saya nyaman di Persijap. Manajemen sebelumnya telah meminta saya untuk tetap bergabung dengan Persijap. Tetapi kenyataanya setelah mengikuti seleksi, manajemen memberikan penawaran yang tidak rasional,” imbuhnya.
Defender yang menjadi Ikon Persijap musim lalu ini pun mulai ancang-ancang untuk mencari klub lain yang siap menggunakan jasanya. “Sudah ada beberapa Klub di ISL dan IPL yang mengajukan tawaran, dan ini saya masih menunggu,” tandasnya.
(wbs)