Terry kembali jalani sidang rasisme
Senin, 24 September 2012 - 16:38 WIB
Terry kembali jalani sidang rasisme
A
A
A
Sindonews.com – Kasus rasisme yang melibatkan bek Chelsea John Terry telah dinyatakan selesai oleh pihak pengadilan Westminster Magistrates. Bek asal Inggris itu tak terbukti melakukan tindakan rasisme.
Namun, kasus tersebut ternyata belum dianggap selesai oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA). Melalui panel Independen, FA mendakwa Terry telah melakukan tindakan rasisme kepada bek Queens Park Rangers (QPR) Anton Ferdinand.
Seperti dilaporkan Sport Mole, Senin (24/9/2012), mantan kapten timnas Inggris itu akan menjalani persidangannya hari ini atau satu hari setelah ia menyatakan mundur dari skuad The Three Lions.
Jika Terry dinyatakan bersalah. Maka pemain berusia 31 tahun itu bakal mendapatkan larangan bermain sesuai yang diputuskan FA.
Sebelumnya Anton Ferdinand menuduh Terry telah melakukan tindakan rasisme saat Chelsea berhadapan dengan QPR pada musim lalu di Loftus Arena. Adik kandung Ferdinand itu pun memilih untuk tak berjabat tangan dengan Terry saat Chelsea kembali bertandang ke markas QPR pada 15 September lalu.
Namun, kasus tersebut ternyata belum dianggap selesai oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA). Melalui panel Independen, FA mendakwa Terry telah melakukan tindakan rasisme kepada bek Queens Park Rangers (QPR) Anton Ferdinand.
Seperti dilaporkan Sport Mole, Senin (24/9/2012), mantan kapten timnas Inggris itu akan menjalani persidangannya hari ini atau satu hari setelah ia menyatakan mundur dari skuad The Three Lions.
Jika Terry dinyatakan bersalah. Maka pemain berusia 31 tahun itu bakal mendapatkan larangan bermain sesuai yang diputuskan FA.
Sebelumnya Anton Ferdinand menuduh Terry telah melakukan tindakan rasisme saat Chelsea berhadapan dengan QPR pada musim lalu di Loftus Arena. Adik kandung Ferdinand itu pun memilih untuk tak berjabat tangan dengan Terry saat Chelsea kembali bertandang ke markas QPR pada 15 September lalu.
(aww)