Gawat, PSIS Semarang mati suri
Senin, 24 September 2012 - 17:15 WIB
Gawat, PSIS Semarang mati suri
A
A
A
Sindonews.com - PSIS Semarang saat ini hanya punya satu pilihan jika ingin tetap bisa berlaga pada kompetisi musim depan. Opsi itu adalah pembenahan manajemen yang solid dan segera membentuk tim baru untuk menghadapi pertarungan musim depan.
Sikap diam PT Ancora dalam menyongsong musim depan membuat publik Kota Lunpia bertanya-tanya. Akankah Ancora kembali mengelola tim bertajuk Mahesa Jenar tersebut, atau membiarkan PSIS tanpa menajemen.
Jika kondisi tanpa adanya manajemen berlarut-larut, bisa dipastikan PSIS yang menjadi Ikon persepak bolaan Kota Semarang akan tamat. Tentu hal ini tidak diinginkan ribuan fans Mahesa Jenar.
Ancora Sendiri belum memberikan keputusan apakah akan kembali memegang PSIS atau tidak.
Perwakilan Ancora Warsa Susila menyampaikan, pihak Ancora meminta seluruh manajemen untuk bersitirahat dulu dan tidak memikirkan PSIS sembari menunggu keputusan dari PSSI. ''Sementara saya tidak bisa ngomong apa-apa karena memang dari pihak Ancora, masih menunggu keputusan PSSI terkait kisruh dualisme kompetisi,” katanya.
Indarto dari perkumpulan sepak bola (PS) Persepu menyatakan 25 klub pendiri PSIS, akan mengambil langkah jika tidak ada pergerakan dari manajemen hingga bulan Oktober. Dia tidak ingin persepak bolaan Kota Semarang yang selama ini gaungnya cukup besar dan diakui di Indonesia justru semakin terpuruk. ''Selayaknya mereka segera bergerak untuk menyongsong musim depan,” tandasnya.
Iwan Anggoro, sekretaris PS Garuda menambahkan, sudah pernah ada wacana bahwa Plh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi akan memfasilitasi pembicaraan dengan PT Ancora untuk mencari jalan terbaik.
Jalan terbaik tidak hanya untuk klub tetapi juga untuk kemajuan persepak bolaan di Kota Semarang. ''Kita masih menunggu action dari pak Wali kira-kira kapan bisa melakukan pembicaraan dengan Ancora,” tandasnya.
Dia mengaku, dalam menentukan manajemen tim yang baik tidak bisa terburu-buru. Manajemen harus diisi oleh orang-orang yang memang benar-benar mengerti tentang sepak bola. Memiliki visi dan misi yang jelas untuk memajukan PSIS Semarang.
Sikap diam PT Ancora dalam menyongsong musim depan membuat publik Kota Lunpia bertanya-tanya. Akankah Ancora kembali mengelola tim bertajuk Mahesa Jenar tersebut, atau membiarkan PSIS tanpa menajemen.
Jika kondisi tanpa adanya manajemen berlarut-larut, bisa dipastikan PSIS yang menjadi Ikon persepak bolaan Kota Semarang akan tamat. Tentu hal ini tidak diinginkan ribuan fans Mahesa Jenar.
Ancora Sendiri belum memberikan keputusan apakah akan kembali memegang PSIS atau tidak.
Perwakilan Ancora Warsa Susila menyampaikan, pihak Ancora meminta seluruh manajemen untuk bersitirahat dulu dan tidak memikirkan PSIS sembari menunggu keputusan dari PSSI. ''Sementara saya tidak bisa ngomong apa-apa karena memang dari pihak Ancora, masih menunggu keputusan PSSI terkait kisruh dualisme kompetisi,” katanya.
Indarto dari perkumpulan sepak bola (PS) Persepu menyatakan 25 klub pendiri PSIS, akan mengambil langkah jika tidak ada pergerakan dari manajemen hingga bulan Oktober. Dia tidak ingin persepak bolaan Kota Semarang yang selama ini gaungnya cukup besar dan diakui di Indonesia justru semakin terpuruk. ''Selayaknya mereka segera bergerak untuk menyongsong musim depan,” tandasnya.
Iwan Anggoro, sekretaris PS Garuda menambahkan, sudah pernah ada wacana bahwa Plh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi akan memfasilitasi pembicaraan dengan PT Ancora untuk mencari jalan terbaik.
Jalan terbaik tidak hanya untuk klub tetapi juga untuk kemajuan persepak bolaan di Kota Semarang. ''Kita masih menunggu action dari pak Wali kira-kira kapan bisa melakukan pembicaraan dengan Ancora,” tandasnya.
Dia mengaku, dalam menentukan manajemen tim yang baik tidak bisa terburu-buru. Manajemen harus diisi oleh orang-orang yang memang benar-benar mengerti tentang sepak bola. Memiliki visi dan misi yang jelas untuk memajukan PSIS Semarang.
(aww)