Platini ingin Piala Dunia Qatar pada musim dingin
Rabu, 26 September 2012 - 02:36 WIB
Platini ingin Piala Dunia Qatar pada musim dingin
A
A
A
Sindonews.com – Presiden UEFA Michel Platini berharap Piala Dunia 2022 di mulai pada musim dingin. Hal tersebut tentulah sangat berbeda dari sebelumnya dimana Piala Dunia biasa di gelar pada musim panas.
Tentu keinginan Platini bukan tanpa alasan. Piala dunia 2022 akan digelar di Qatar pada bulan Juni, hal tersebut sempat mengundang kekhawatiran. Pasalnya pada bulan tersebut Qatar tegah mengalami musim panas.
Oleh sebab itu, Platini meminta Piala Dunia 2022 digelar pada musim dingin. Agar pemain terhindar dari cuaca panas yang ekstrim di negara penghasil minyak tersebut.
"Saya berharap ini akan diselenggarakan di musim dingin. Kami harus pergi ke Qatar di saat itu baik bagi semua orang untuk berpartisipasi. Apa yang lebih baik untuk para penggemar?" ungkap Platini seperti dikutip Soccerway, Rabu (26/9/2012).
Bila FIFA mengabulkan keinginan Platini, maka Federasi Sepakbola Dunia itu harus merubah jadwal kompetisi di Liga-Liga Eropa. Maklum saja jangka waktu libur di musim dingin tak terlalu panjang. Khususnya di Liga Premier Inggris.
“Selama 10 tahun kami dapat mengatur untuk menunda musim selama satu bulan. Januari adalah bulan yang sangat sulit untuk menyelenggaraan Piala Dunia, karena itu menjelang Olimpiade musim dingin,” ucapnya.
“Jika kami menghentikan musim liga di Eropa dari 2 November hingga 20 Desember. Kita akan mengakhirinya di Juni dan bukan di Mei. Ini bukanlah masalah. Ini menjadi Piala Dunia yang bagus,” pungkasnya.
Tentu keinginan Platini bukan tanpa alasan. Piala dunia 2022 akan digelar di Qatar pada bulan Juni, hal tersebut sempat mengundang kekhawatiran. Pasalnya pada bulan tersebut Qatar tegah mengalami musim panas.
Oleh sebab itu, Platini meminta Piala Dunia 2022 digelar pada musim dingin. Agar pemain terhindar dari cuaca panas yang ekstrim di negara penghasil minyak tersebut.
"Saya berharap ini akan diselenggarakan di musim dingin. Kami harus pergi ke Qatar di saat itu baik bagi semua orang untuk berpartisipasi. Apa yang lebih baik untuk para penggemar?" ungkap Platini seperti dikutip Soccerway, Rabu (26/9/2012).
Bila FIFA mengabulkan keinginan Platini, maka Federasi Sepakbola Dunia itu harus merubah jadwal kompetisi di Liga-Liga Eropa. Maklum saja jangka waktu libur di musim dingin tak terlalu panjang. Khususnya di Liga Premier Inggris.
“Selama 10 tahun kami dapat mengatur untuk menunda musim selama satu bulan. Januari adalah bulan yang sangat sulit untuk menyelenggaraan Piala Dunia, karena itu menjelang Olimpiade musim dingin,” ucapnya.
“Jika kami menghentikan musim liga di Eropa dari 2 November hingga 20 Desember. Kita akan mengakhirinya di Juni dan bukan di Mei. Ini bukanlah masalah. Ini menjadi Piala Dunia yang bagus,” pungkasnya.
(akr)