Honda mengaku kalah dari Yamaha
Rabu, 26 September 2012 - 15:17 WIB
Honda mengaku kalah dari Yamaha
A
A
A
Sindonews.com - Paska terjatuhnya Pembalap Andalan Repsol Honda Dani Pedrosa di Sirkuit Misano Italia, tim Honda sepertinya sudah pasrah menghadapi Moto GP musim 2012, pasalnya kini Honda benar-benar tak mempunyai jagoan lagi. Apalagi Casey Stoner yang juga rekan satu tim Pedrosa saat ini dalam tahap pemulihan cideranya.
Honda tiba-tiba melayangkan kalimat dengan nada menyerah. Raksasa motor asal Jepang ini mengakui kedigdayaan Jorge Lorenzo sepanjang gelaran MotoGP 2012.
Hal tersebut diungkapkan secara langsung oleh wakil presiden HRC, Shunhei Nakamoto. Secara terang-terangan ia menyebut Dani Pedrosa mustahil merebut mimpinya sebagai jawara MotoGP di musim ini. Lorenzo dengan stabilitas performa Yamaha YZR M1 membuat jarak point semakin sulit dikejar.
“Saya ragu jika Pedrosa bisa merebut gelar juara MotoGP musim ini, kecuali Lorenzo juga mengalami kesialan. Namun seperti yang kami lihat, apapun bisa terjadi dalam balapan hingga akhir musim nanti,” tegas Nakamoto crashnet.
Sempat menempel Lorenzo, Dani Pedrosa kini harus menerima nasibnya dengan tertinggal 38 poin dari pemuncak klasemen. Lebih lanjut, Nakamoto juga mengomentari insiden antara Pedrosa dan Hector Barbera di sirkuit Misano.
Pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo mengatakan setelah berhasil memenangkan di Grand Prix San Marino, dia berharap agar tetap fokus dan menambah kecepatannya di dalam lintasan untuk memenangkan beberapa balapan tersisa untuk memastikan gelar juara.
Kemenangan Lorenzo , membuat jagoan Yamaha itu lega dimana dia mampu memperlebar jarak dengan pesaing kuatnya yakni Dani Pedrosa, dari 13 poin menjadi 38 poin.
"Tentu saja ini poin yang sangat menguntungkan. Tapi, bagaimanapun jika ada pembalap yang berhasil finish diurutan ketiga atau keempat untuk balapan yang begitu banyak sedangkan pesaing anda berhasil Finish pertama maka anda akan kehilangan perbedaan dengan sangat cepat," kata Lorenzo .
"Saat ini kami hanya mencoba untuk tetap fokus, menambah cepat di dalam lintasan dan memenangkan beberapa balapan tersisa," sambungnya.
Honda tiba-tiba melayangkan kalimat dengan nada menyerah. Raksasa motor asal Jepang ini mengakui kedigdayaan Jorge Lorenzo sepanjang gelaran MotoGP 2012.
Hal tersebut diungkapkan secara langsung oleh wakil presiden HRC, Shunhei Nakamoto. Secara terang-terangan ia menyebut Dani Pedrosa mustahil merebut mimpinya sebagai jawara MotoGP di musim ini. Lorenzo dengan stabilitas performa Yamaha YZR M1 membuat jarak point semakin sulit dikejar.
“Saya ragu jika Pedrosa bisa merebut gelar juara MotoGP musim ini, kecuali Lorenzo juga mengalami kesialan. Namun seperti yang kami lihat, apapun bisa terjadi dalam balapan hingga akhir musim nanti,” tegas Nakamoto crashnet.
Sempat menempel Lorenzo, Dani Pedrosa kini harus menerima nasibnya dengan tertinggal 38 poin dari pemuncak klasemen. Lebih lanjut, Nakamoto juga mengomentari insiden antara Pedrosa dan Hector Barbera di sirkuit Misano.
Pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo mengatakan setelah berhasil memenangkan di Grand Prix San Marino, dia berharap agar tetap fokus dan menambah kecepatannya di dalam lintasan untuk memenangkan beberapa balapan tersisa untuk memastikan gelar juara.
Kemenangan Lorenzo , membuat jagoan Yamaha itu lega dimana dia mampu memperlebar jarak dengan pesaing kuatnya yakni Dani Pedrosa, dari 13 poin menjadi 38 poin.
"Tentu saja ini poin yang sangat menguntungkan. Tapi, bagaimanapun jika ada pembalap yang berhasil finish diurutan ketiga atau keempat untuk balapan yang begitu banyak sedangkan pesaing anda berhasil Finish pertama maka anda akan kehilangan perbedaan dengan sangat cepat," kata Lorenzo .
"Saat ini kami hanya mencoba untuk tetap fokus, menambah cepat di dalam lintasan dan memenangkan beberapa balapan tersisa," sambungnya.
(wbs)