Jago Indonesia bekuk unggulan pertama asal China
Rabu, 26 September 2012 - 19:07 WIB
Jago Indonesia bekuk unggulan pertama asal China
A
A
A
Sindonews.com - Pebulutangkis non unggulan asal Indonesia, Tike Arieda Ningrum, membuat kejutan di hari kedua Turnamen South Sumatera Indonesia Open Grand Prix Gold 2012. Tike sukses menundukkan unggulan pertama asal China, Liu Xin, dalam rubber game 21-13, 15-21, 21-13.
Liu Xin yang saat ini berada di peringkat 17 Badminton World Federation (BWF) sepertinya tidak menyangka mendapat perlawanan sengit dari wakil Indonesia tersebut. Meski lebih diunggulkan, namun Liu kerepotan meladeni permainan Tike yang taktis. Bagus dalam menyerang maupun bertahan, Tike sukses menyudahi game pertama dengan keunggulan jauh 21-13.
Masuk set kedua, wakil China itu bangkit. Tidak ingin dipermalukan, Liu mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk memaksakan rubber game. Pada game kedua ini, Tike tampak kesulitan mengembangkan permainan karena terus ditekan Liu. Pada akhirnya Tike menyerah 15-21.
Pada set penentuan, Tike kembali mampu menunjukkan permainan menekan seperti yang ditunjukkannya pada set pertama. Selain mengandalkan smes terarah, Tike juga meladeni permainan reli yang diterapkan Liu. Didukung stamina lebih prima, Tike akhirnya sukses menutup game ketiga dengan skor 21-13.
Ditemui usai pertandingan, Tike mengaku terkejut dapat memenangi pertandingan tersebut. Sebab, secara peringkat dunia maupun unggulan kejuaraan, dirinya sangat jauh terpaut dengan Liu. Jika Liu berada di peringkat 17 maka Tike berada di posisi 220 dunia. Akan tetapi, sebelum pertandingan Tike memotivasi dirinya sendiri untuk memperoleh hasil terbaik.
Apalagi meski kini statusnya merupakan atlet Jawa Timur, namun bagaimanapun Palembang merupakan kota kelahirannya. ''Motivasinya ya ingin tampil baik saja di tanah kelahiran. Kebetulan keluarga nonton dan memberikan semangat,” tuturnya.
Menurut pemain kelahiran 13 Juni 1989 ini, sebenarnya dia merasa terkejut karena Liu tidak main seperti biasa. Oleh karena melihat ada kesempatan mengalahkan Liu, maka Tike pun mengeluarkan semua kemampuannya untuk mengalahkan pemain China itu.
''Status non unggulan membuat saya main lepas saja. Bersyukur bisa menang. Saya harus fokus ke pertandingan berikut karena selain turun di tunggal saya juga turun di ganda bersama Sylvina Kurniawan,” katanya.
Liu Xin yang saat ini berada di peringkat 17 Badminton World Federation (BWF) sepertinya tidak menyangka mendapat perlawanan sengit dari wakil Indonesia tersebut. Meski lebih diunggulkan, namun Liu kerepotan meladeni permainan Tike yang taktis. Bagus dalam menyerang maupun bertahan, Tike sukses menyudahi game pertama dengan keunggulan jauh 21-13.
Masuk set kedua, wakil China itu bangkit. Tidak ingin dipermalukan, Liu mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk memaksakan rubber game. Pada game kedua ini, Tike tampak kesulitan mengembangkan permainan karena terus ditekan Liu. Pada akhirnya Tike menyerah 15-21.
Pada set penentuan, Tike kembali mampu menunjukkan permainan menekan seperti yang ditunjukkannya pada set pertama. Selain mengandalkan smes terarah, Tike juga meladeni permainan reli yang diterapkan Liu. Didukung stamina lebih prima, Tike akhirnya sukses menutup game ketiga dengan skor 21-13.
Ditemui usai pertandingan, Tike mengaku terkejut dapat memenangi pertandingan tersebut. Sebab, secara peringkat dunia maupun unggulan kejuaraan, dirinya sangat jauh terpaut dengan Liu. Jika Liu berada di peringkat 17 maka Tike berada di posisi 220 dunia. Akan tetapi, sebelum pertandingan Tike memotivasi dirinya sendiri untuk memperoleh hasil terbaik.
Apalagi meski kini statusnya merupakan atlet Jawa Timur, namun bagaimanapun Palembang merupakan kota kelahirannya. ''Motivasinya ya ingin tampil baik saja di tanah kelahiran. Kebetulan keluarga nonton dan memberikan semangat,” tuturnya.
Menurut pemain kelahiran 13 Juni 1989 ini, sebenarnya dia merasa terkejut karena Liu tidak main seperti biasa. Oleh karena melihat ada kesempatan mengalahkan Liu, maka Tike pun mengeluarkan semua kemampuannya untuk mengalahkan pemain China itu.
''Status non unggulan membuat saya main lepas saja. Bersyukur bisa menang. Saya harus fokus ke pertandingan berikut karena selain turun di tunggal saya juga turun di ganda bersama Sylvina Kurniawan,” katanya.
(aww)