Kodrat Jateng pertahankan pelatih sukses
Rabu, 26 September 2012 - 21:20 WIB
Kodrat Jateng pertahankan pelatih sukses
A
A
A
Sindonews.com - Keberhasilan cabang olahraga (cabor) tarung derajat Jawa Tengah (Jateng) yang mampu meraih juara umum PON XVIII beberapa waktu lalu, tidak lepas dari peran para pelatih.
Kedua pelatih Jateng yakni Madi Sudrajat dan Cepi Suhendi berperan sangat besar dalam membesut Tarjuman Cs dan mampu mengemas dua medali emas, tiga medali perak dan satu medali perunggu.
Dua medali emas Jateng masing-masing dipersembahkan Tarjuman di kelas 55,1-58 kg putra dan Ma'ruf Setiawan di kelas 52,1-55 kg putra. Dengan kemampuan kedua pelatih tersebut, Pengurus Provinsi (Pengprov) Keluarga Tarung Derajat (Kodrat) Jateng tidak akan melepaskan kedua pelatih. Meraka akan diupayakan untuk tetap berada di Jateng dan melatih atlet-atlet Jateng.
Ketua Harian Kodrat Jateng PI Soegiharto mengatakan, dengen keberhasilan pelatih mengantarkan cabor tarung derajat menjadi juara umum pastinya akan dilirik daerah lain. Soegiharto mengaku, masalah pelatih memang yang utama untuk dipecahkan.”Kami berharap palatih masih tetap di Jateng. Tenaga mereka masih sangat dibutuhkan untuk perkembangan tarung derajat ke depan,”katanya.
Dia mengatakan salah satu cara supaya para pelatih tetap bertahan di Jateng adalah dengan memberi meraka pekerjaan di Kota Semarang. “Kalau meraka diberi pekerjaan di sini (Kota Semarang) otomatis meraka tetap tinggal di Semarang,” katanya.
Menurutnya, tidaklah mudah untuk mencari pelatih yang memiliki potensi kepelatihan yang handal seperti Cepi dan Madi. Meski kedunya belum lama terjun di kepelatihan, namun kemampuannya tidak perlu diragukan lagi. “Untuk itu, kami sangat berharap pemerintah juga ikut memikirkan hal ini. Karena tanpa campur tangan pemerintah kamipun tidak bisa apa-apa,” katanya.
Soegiharto menambahkan, pasca perhelatan PON Riau saat ini Kodrat Jateng berencana membentuk atlet lini kedua. Pembentukan tersebut akan dilakukan melalui kejuaraan daerah dan Porprov 2013 mendatang.
Kedua pelatih Jateng yakni Madi Sudrajat dan Cepi Suhendi berperan sangat besar dalam membesut Tarjuman Cs dan mampu mengemas dua medali emas, tiga medali perak dan satu medali perunggu.
Dua medali emas Jateng masing-masing dipersembahkan Tarjuman di kelas 55,1-58 kg putra dan Ma'ruf Setiawan di kelas 52,1-55 kg putra. Dengan kemampuan kedua pelatih tersebut, Pengurus Provinsi (Pengprov) Keluarga Tarung Derajat (Kodrat) Jateng tidak akan melepaskan kedua pelatih. Meraka akan diupayakan untuk tetap berada di Jateng dan melatih atlet-atlet Jateng.
Ketua Harian Kodrat Jateng PI Soegiharto mengatakan, dengen keberhasilan pelatih mengantarkan cabor tarung derajat menjadi juara umum pastinya akan dilirik daerah lain. Soegiharto mengaku, masalah pelatih memang yang utama untuk dipecahkan.”Kami berharap palatih masih tetap di Jateng. Tenaga mereka masih sangat dibutuhkan untuk perkembangan tarung derajat ke depan,”katanya.
Dia mengatakan salah satu cara supaya para pelatih tetap bertahan di Jateng adalah dengan memberi meraka pekerjaan di Kota Semarang. “Kalau meraka diberi pekerjaan di sini (Kota Semarang) otomatis meraka tetap tinggal di Semarang,” katanya.
Menurutnya, tidaklah mudah untuk mencari pelatih yang memiliki potensi kepelatihan yang handal seperti Cepi dan Madi. Meski kedunya belum lama terjun di kepelatihan, namun kemampuannya tidak perlu diragukan lagi. “Untuk itu, kami sangat berharap pemerintah juga ikut memikirkan hal ini. Karena tanpa campur tangan pemerintah kamipun tidak bisa apa-apa,” katanya.
Soegiharto menambahkan, pasca perhelatan PON Riau saat ini Kodrat Jateng berencana membentuk atlet lini kedua. Pembentukan tersebut akan dilakukan melalui kejuaraan daerah dan Porprov 2013 mendatang.
(aww)