Juara di PON, Jabar berharap sponsori voli indoor
Rabu, 26 September 2012 - 21:52 WIB
Juara di PON, Jabar berharap sponsori voli indoor
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Harian Pengprov PBVSI Jawa Barat, Dadi Saridji mengharapkan kesuksesan tim bola voli Jawa Barat di PON 2012 berimbas pada perkembangan dunia bola voli di Jabar.
Seperti diketahui dalam beberapa tahun terakhir, prestasi bola voli Jabar mengalami penurunan. Seperti kegagalan tim putri Alko Bandung yang tak mampu menembus final four Proliga. Kemudian terjerembabnya Bandung Tectona di Divisi I Liga Voli Indonesia. ''Prestasi tim putri di PON kemarin membuktikan jika Jabar khususnya dalam hal pembinaan tetap eksis. Mudah-mudahan hal itu bisa membuka perhatian lebih dari pihak sponsor,” jelas Dadi.
Selama ini, para pemain bola voli Jabar baik di sektor putri maupun putra lebih memilih berkarier di klub lain karena eksistensi sejumlah klub bola voli di Jabar cenderung hanya terpatok di level kompetisi lokal. Hanya Alko yang serius menunjukkan eksistensinya dengan mengikuti kompetisi bola voli profesional, Proliga.
Selama ini, perhatian sponsor atau pelaku usaha di Jabar memang jadi hal yang disorot para penggiat bola voli di Jabar. Faktor itu juga yang akhirnya membuat Jabar kesulitan mengirimkan wakilnya ke ajang Proliga. ''Kita bisa lihat bagaimana kiprah klub-klub di Jatim yang cukup menggeliat. Mereka bisa seperti itu karena memang ditunjang dukungan sponsor,” tegas Dadi.
Padahal menurut Dadi, seandainya Jabar memiliki wakil baik di sektor putra maupun putri pada turnamen Proliga hal itu bisa dijadikan barometer jika proses pembinaan bola voli di Jabar tak pernah berhenti. “Untuk tampil di even sebesar Proliga memang butuh anggaran yang tidak sedikit. Karena itu, disinilah pentingnya peran sponsor,” papar Dadi.
Pada event Proliga 2012, Jabar hanya diwakili satu tim yakni Indramayu Alko. Itupun setelah klub yang bermarkas di Kota Bandung ini, mendapatkan bantuan sponsor dari Kabupaten Indramayu. “Mudah-mudahan kiprah Alko bisa mengembalikan nama besar Jabar seperti dulu,” ujar Dadi.
Karena minimnya perhatian sponsor, sejumlah pemain bertalenta asal Jabar yang idealnya bisa dimaksimalkan potensinya oleh klub asal Jabar memilih bermain di klub lain. Seperti Brian Alfianto, Novriali Yami dan lainnya.
Seperti diketahui dalam beberapa tahun terakhir, prestasi bola voli Jabar mengalami penurunan. Seperti kegagalan tim putri Alko Bandung yang tak mampu menembus final four Proliga. Kemudian terjerembabnya Bandung Tectona di Divisi I Liga Voli Indonesia. ''Prestasi tim putri di PON kemarin membuktikan jika Jabar khususnya dalam hal pembinaan tetap eksis. Mudah-mudahan hal itu bisa membuka perhatian lebih dari pihak sponsor,” jelas Dadi.
Selama ini, para pemain bola voli Jabar baik di sektor putri maupun putra lebih memilih berkarier di klub lain karena eksistensi sejumlah klub bola voli di Jabar cenderung hanya terpatok di level kompetisi lokal. Hanya Alko yang serius menunjukkan eksistensinya dengan mengikuti kompetisi bola voli profesional, Proliga.
Selama ini, perhatian sponsor atau pelaku usaha di Jabar memang jadi hal yang disorot para penggiat bola voli di Jabar. Faktor itu juga yang akhirnya membuat Jabar kesulitan mengirimkan wakilnya ke ajang Proliga. ''Kita bisa lihat bagaimana kiprah klub-klub di Jatim yang cukup menggeliat. Mereka bisa seperti itu karena memang ditunjang dukungan sponsor,” tegas Dadi.
Padahal menurut Dadi, seandainya Jabar memiliki wakil baik di sektor putra maupun putri pada turnamen Proliga hal itu bisa dijadikan barometer jika proses pembinaan bola voli di Jabar tak pernah berhenti. “Untuk tampil di even sebesar Proliga memang butuh anggaran yang tidak sedikit. Karena itu, disinilah pentingnya peran sponsor,” papar Dadi.
Pada event Proliga 2012, Jabar hanya diwakili satu tim yakni Indramayu Alko. Itupun setelah klub yang bermarkas di Kota Bandung ini, mendapatkan bantuan sponsor dari Kabupaten Indramayu. “Mudah-mudahan kiprah Alko bisa mengembalikan nama besar Jabar seperti dulu,” ujar Dadi.
Karena minimnya perhatian sponsor, sejumlah pemain bertalenta asal Jabar yang idealnya bisa dimaksimalkan potensinya oleh klub asal Jabar memilih bermain di klub lain. Seperti Brian Alfianto, Novriali Yami dan lainnya.
(aww)