Kota Bandung yakin pertahankan juara umum Porda Jabar
Kamis, 27 September 2012 - 18:29 WIB
Kota Bandung yakin pertahankan juara umum Porda Jabar
A
A
A
Sindonews.com - KONI Kota Bandung mengapresiasi prestasi para atlet asal Kota Bandung yang berkontribusi besar terhadap kiprah kontingen Jawa Barat pada PON XVIII/2012 di Riau. Dari total 100 medali emas yang diraih Jabar pada PON XVIII, 40 medali emas di antaranya disumbangkan para atlet yang bernaung di bawah pembinaan KONI Kota Bandung.
Dengan rincian, 26 medali emas dari atlet di nomor perorangan dan 14 emas dari atlet yang bertanding di nomor beregu seperti bola voli. ''Kendati dana yang digunakan Jabar sepanjang melakukan persiapan jelang penyelenggaraan PON 2012, tergolong lebih kecil dibandingkan DKI Jakarta. Namun, kita mampu membuktikan bisa bersaing ketat dengan mereka. Bahkan mengungguli juara bertahan Jawa Timur,” terang Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana.
Untuk menyongsong persaingan di PON 2012, Jabar total menghabiskan anggaran sekitar Rp 90 miliar. Jumlah ini lebih kecil dibandingkan DKI Jakarta yang kabarnya menghabiskan anggaran jauh lebih besar dua kali lipat lebih dari anggaran Jabar yakni sekitar Rp 200 miliar.
''Lebih membanggakan lagi buat KONI Kota Bandung sendiri, dari total seluruh medali yang diraih Jabar, 40 medali emas di antaranya disumbangkan para atlet yang berada di bawah pembinaan KONI Kota Bandung. Tentu ini merupakan sebuah prestasi tersendiri buat Kota Bandung,” tambahnya.
Raihan medali emas yang disumbangkan para atlet asal Kota Bandung ini, melebih target yang diperkirakan KONI Kota Bandung sebelum PON 2012 digelar. ''Sebelumnya kita memperkirakan sekitar 30 emas bisa diraih para atlet asal Kota Bandung. Tapi kenyataan di lapangan justru kondisinya jauh lebih menggembirakan,” tegas Aan.
Terlepas dari itu, Aan menilai kiprah para atlet Jabar sepanjang PON 2012 lalu, perlu diberikan pujian. Menurutnya bisa melangkahi Jatim dalam urusan perolehan medali membuat Jabar layak disebut juara tanpa mahkota. ''Insya Allah di 2016 kita bisa menjadi yang terbaik (juara umum),” terang Aan.
Bagi KONI Kota Bandung, pencapaian yang diraih para atletnya di PON 2012 merupakan sinyal positif jelang penyelenggaraan Porda 2014 yang akan diselenggarakan di Bekasi. Sebagai juara bertahan, Kota Bandung tentu membutuhkan kualitas atlet yang memadai demi mewujudkan target mempertahankan status juara umum.
Dengan rincian, 26 medali emas dari atlet di nomor perorangan dan 14 emas dari atlet yang bertanding di nomor beregu seperti bola voli. ''Kendati dana yang digunakan Jabar sepanjang melakukan persiapan jelang penyelenggaraan PON 2012, tergolong lebih kecil dibandingkan DKI Jakarta. Namun, kita mampu membuktikan bisa bersaing ketat dengan mereka. Bahkan mengungguli juara bertahan Jawa Timur,” terang Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana.
Untuk menyongsong persaingan di PON 2012, Jabar total menghabiskan anggaran sekitar Rp 90 miliar. Jumlah ini lebih kecil dibandingkan DKI Jakarta yang kabarnya menghabiskan anggaran jauh lebih besar dua kali lipat lebih dari anggaran Jabar yakni sekitar Rp 200 miliar.
''Lebih membanggakan lagi buat KONI Kota Bandung sendiri, dari total seluruh medali yang diraih Jabar, 40 medali emas di antaranya disumbangkan para atlet yang berada di bawah pembinaan KONI Kota Bandung. Tentu ini merupakan sebuah prestasi tersendiri buat Kota Bandung,” tambahnya.
Raihan medali emas yang disumbangkan para atlet asal Kota Bandung ini, melebih target yang diperkirakan KONI Kota Bandung sebelum PON 2012 digelar. ''Sebelumnya kita memperkirakan sekitar 30 emas bisa diraih para atlet asal Kota Bandung. Tapi kenyataan di lapangan justru kondisinya jauh lebih menggembirakan,” tegas Aan.
Terlepas dari itu, Aan menilai kiprah para atlet Jabar sepanjang PON 2012 lalu, perlu diberikan pujian. Menurutnya bisa melangkahi Jatim dalam urusan perolehan medali membuat Jabar layak disebut juara tanpa mahkota. ''Insya Allah di 2016 kita bisa menjadi yang terbaik (juara umum),” terang Aan.
Bagi KONI Kota Bandung, pencapaian yang diraih para atletnya di PON 2012 merupakan sinyal positif jelang penyelenggaraan Porda 2014 yang akan diselenggarakan di Bekasi. Sebagai juara bertahan, Kota Bandung tentu membutuhkan kualitas atlet yang memadai demi mewujudkan target mempertahankan status juara umum.
(aww)