IMI Jabar kejar prestasi sebelum suksesi
Kamis, 27 September 2012 - 18:37 WIB
IMI Jabar kejar prestasi sebelum suksesi
A
A
A
Sindonews.com - Setelah sukses mengejutkan arena balap motor di PON XVIII, para pembalap Jawa Barat diharapkan bisa kembali menunjukkan tajinya di event Kejurnas Motoprix di Subang, 5-6 Oktober mendatang. Kejurnas Motorpix ini merupakan salah satu dari beberapa event dalam kalender IMI Jabar jelang tutup tahun 2012.
Ketua Umum IMI Jabar, Oke D. Djunjunan, sejumlah even yang nantinya diikuti para atlet Jabar adalah kesempatan terakhir untuk melengkapi rangkaian prestasi yang diukir para atlet otomotif Jabar sepanjang kepengurusannya karena akhir tahun ini, IMI Jabar di bawah pimpinannya akan segera berakhir.
''IMI Jabar selalu berkomitmen pada proses pembinaan untuk mencetak bibit atlet yang andal di cabor otomotif. Salah satunya tentu dengan mengirimkan para atlet ke sejumlah even, baik yang bersifat club event, Kejurda maupun Kejurnas,” jelas Oke.
''Even terdekat yang akan diselenggarakan adalah Motorprix di Subang, 5-6 Oktober mendatang. Kita harapkan perform para rider atau atlet otomotif kita di Kejurnas Motorprix kali ini bisa maksimal. Prestasi para atlet di PON 2012 kemarin, cukup mampu mendongkrak euforia di kalangan para atlet otomotif di Jabar untuk berlomba menunjukkan prestasi yang membanggakan,” tambahnya.
Di bawah kepemimpinan Oke yang sudah memasuki masa atau periode akhir kepengurusannya, prestasi demi prestasi mampu dicetak dunia otomotif Jabar terutama di arena kejuaraan otomotif. Menurut Oke kondisi ini perlu dipertahankan karena hobi ‘liar’ yang selama ini disalurkan di jalanan, terutama oleh anak-anak muda bisa dikonversi menjadi prestasi.
Karena itu, Oke mengharapkan kedepannya, perkembangan dunia otomotif terutama yang menyangkut kegiatan penyelenggaraan even otomotif di Jabar bisa merata diselenggarakan di daerah. Keberadaan sirkut di tiap daerah dinilai perlu untuk mendukung upaya pengembangan olahraga otomotif, terutama di daerah.
''Selama ini kita selalu miris melihat sejumlah kasus kenakalan di jalanan, terutama yang dilakukan anak-anak remaja seperti balapan liar. Buat saya hal itu sebenarnya bisa dikemas secara positif, jika hobi mereka bisa ditampung. Disinilah pentingnya keberadaan sirkuit di tiap daerah. Tidak perlu megah, cukup dengan fasilitas seadanya tapi layak,” ucap Oke.
Sementara itu, terkait venue cabor otomotif untuk PON 2016 mendatang. IMI Jabar di bawah kepengurusan Oke, akan menyerahkan sepenuhnya kepada kepengurusan IMI Jabar periode berikutnya. Oke sendiri dipastikan tidak akan ikut dalam proses pemilihan karena sudah dua periode menjabat sebagai Ketua IMI Jabar.
''Untuk masalah venue balap motor di PON 2016, saya kira yang berhak untuk mengkoordinasikannya dengan KONI Jabar maupun KONI Pusat adalah pengurus berikutnya,” papar Oke.
Ketua Umum IMI Jabar, Oke D. Djunjunan, sejumlah even yang nantinya diikuti para atlet Jabar adalah kesempatan terakhir untuk melengkapi rangkaian prestasi yang diukir para atlet otomotif Jabar sepanjang kepengurusannya karena akhir tahun ini, IMI Jabar di bawah pimpinannya akan segera berakhir.
''IMI Jabar selalu berkomitmen pada proses pembinaan untuk mencetak bibit atlet yang andal di cabor otomotif. Salah satunya tentu dengan mengirimkan para atlet ke sejumlah even, baik yang bersifat club event, Kejurda maupun Kejurnas,” jelas Oke.
''Even terdekat yang akan diselenggarakan adalah Motorprix di Subang, 5-6 Oktober mendatang. Kita harapkan perform para rider atau atlet otomotif kita di Kejurnas Motorprix kali ini bisa maksimal. Prestasi para atlet di PON 2012 kemarin, cukup mampu mendongkrak euforia di kalangan para atlet otomotif di Jabar untuk berlomba menunjukkan prestasi yang membanggakan,” tambahnya.
Di bawah kepemimpinan Oke yang sudah memasuki masa atau periode akhir kepengurusannya, prestasi demi prestasi mampu dicetak dunia otomotif Jabar terutama di arena kejuaraan otomotif. Menurut Oke kondisi ini perlu dipertahankan karena hobi ‘liar’ yang selama ini disalurkan di jalanan, terutama oleh anak-anak muda bisa dikonversi menjadi prestasi.
Karena itu, Oke mengharapkan kedepannya, perkembangan dunia otomotif terutama yang menyangkut kegiatan penyelenggaraan even otomotif di Jabar bisa merata diselenggarakan di daerah. Keberadaan sirkut di tiap daerah dinilai perlu untuk mendukung upaya pengembangan olahraga otomotif, terutama di daerah.
''Selama ini kita selalu miris melihat sejumlah kasus kenakalan di jalanan, terutama yang dilakukan anak-anak remaja seperti balapan liar. Buat saya hal itu sebenarnya bisa dikemas secara positif, jika hobi mereka bisa ditampung. Disinilah pentingnya keberadaan sirkuit di tiap daerah. Tidak perlu megah, cukup dengan fasilitas seadanya tapi layak,” ucap Oke.
Sementara itu, terkait venue cabor otomotif untuk PON 2016 mendatang. IMI Jabar di bawah kepengurusan Oke, akan menyerahkan sepenuhnya kepada kepengurusan IMI Jabar periode berikutnya. Oke sendiri dipastikan tidak akan ikut dalam proses pemilihan karena sudah dua periode menjabat sebagai Ketua IMI Jabar.
''Untuk masalah venue balap motor di PON 2016, saya kira yang berhak untuk mengkoordinasikannya dengan KONI Jabar maupun KONI Pusat adalah pengurus berikutnya,” papar Oke.
(aww)