Javier Rocha ngotot tolak terminasi

Kamis, 27 September 2012 - 19:41 WIB
Javier Rocha ngotot...
Javier Rocha ngotot tolak terminasi
A A A
Sindonews.com - Skuad Persis Solo versi Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) hampir semua pemainnya menerima kebijakan terminasi atau pembayaran 2 bulan gaji dari total 6 bulan tunggakan. Hanya satu pemain yang masih ngotot menolak kebijakan yang ditawarkan konsorsium PT Mitra Bola Indonesia (MBI).

Dia adalah legiun asing Laskar Sambernyawa asal Chile, Javier Roca. Pemain kelahiran Santiago 9 Agustus 1977 itu dengan tegas menolak opsi yang ditawarkan konsorsium. Dia menginginkan konsorsium selaku penopang gaji pemain tersebut tetap membayar tunggakan gaji selama 6 bulan seperti yang tertera dalam kontraknya. "Saya tetap menolak. Konsorsium harus memenuhi kewajibannya membayar seluruh tunggakan gaji sesuai dalam kontrak," katanya.

Namun, gelandang bernomor punggung 9 itu tidak menyalahkan rekan-rekan timnya yang sudah menerima kebijakan terminasi. Menurut dia, setiap pemain mempunyai hak untuk menerima atau menolak. "Hak setiap pemain untuk menyetujui atau menolak, tapi saya tetap menolak. Saya akan tetap menunggu konsorsium membayar sampai pembayaran gaji terakhir," tegasnya.

Manager Persis LPIS Joni Sofyan Erwandi mengatakan, setiap pemain boleh menyatakan setuju atau tidak setuju dengan kebijakan yang ditawarkan konsorsium. "Boleh setuju, boleh tidak. Itu hak setiap pemain. Bagi yang setuju, maka gaji dua bulan langsung dibayarkan. Bagi yang tidak setuju, ya otoamtis belum menerima gaji," katanya.

Dia mengakui, dari 24 pemain skuad Kota Bengawan, hanya Roca saja yang tetap kukuh menolak kebijakan terminasi. "Ya, saya akui sampai saat ini hanya Roca yang belum menyetujui terminasi. Dia belum menandatangi kebijakan itu," katanya.

Menurut dia, managemen tidak bisa berbuat banyak agar gaji Roca bisa dibayarkan semuanya, sesuai yang tertera dalam draft kontrak. Managemen hanya bisa membantu memfasilitasi keinginan pemain beserta alasannya kepada CEO PT SIMP (Solo Indo Mandiri Profesional) Persis. "Itu bukan lagi ranah managemen, namun CEO," imbuhnya.

Bagi pemain yang menerika kebijakan itu, gaji selama 4 bulan (Juni-Oktober) harus rela hangus atau tidak dibayarkan. Pasalnya, dalam klausul terminasi tersebut, konsorsium hanya sanggup membayar dua bulan gaji (April-Mei). Sebenarnya, dalam hati kecil semua pemain Persis menolak kebijakan terminasi.

Mayoritas pemain Persis yang menerima kebijakan terminasi tersebut sebenarnya dengan penuh keterpaksaan. Mereka menerima kebijaan pemutusan kontrak itu karena sudah lelah menunggu keterlambatan gaji yang tidak kunjung selesai kapan dibayar.

Striker Persis Ferry Anto mengaku terpaksa menerima opsi tersebut karena sudah lelah menunggu pembayaran gaji yang tak kunjung diberikan. "Saya dan mungkin pemain lainnya sudah lelah soal keterlambatan gaji. Saya akhirnya menerima opsi tersebut meski dengan berat hati. Keputusan sudah saya ambil. Saya harus belajar ikhlas," kata dia.
(aww)
Berita Terkait
Liga 2 Tercoreng, Kalteng...
Liga 2 Tercoreng, Kalteng Putra vs PSBS Biak Dihiasi Baku Pukul
Perwakilan Klub dan...
Perwakilan Klub dan Asosiasi Pemain Temui Menpora Minta Liga 2 Kembali Bergulir
Pemain Gresik United...
Pemain Gresik United Pilih Pulang Kampung Menjadi Petani
Persib Vs Persija :...
Persib Vs Persija : Kemenangan Jadi Harga Mati Kedua Tim
Usai Jalani Uji Coba...
Usai Jalani Uji Coba Terakhir, VAR Sudah Siap Digunakan di Liga 1
Kesalahan Wasit Masih...
Kesalahan Wasit Masih Terulang, Liga 1 Bakal Ada VAR di Musim Depan?
Berita Terkini
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
41 menit yang lalu
Timnas Indonesia U-19...
Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026
1 jam yang lalu
AHRT Raih 2 Podium pada...
AHRT Raih 2 Podium pada Race 1 ARRC Jepang, Irfan dan Herjun Tembus Tiga Besar
1 jam yang lalu
Visa Ditolak, Thomas...
Visa Ditolak, Thomas Partey Absen Bela Ghana Lawan Panama di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
6 jam yang lalu
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
8 jam yang lalu
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved