Nil lega striker Timnas akhiri mandul gol
Kamis, 27 September 2012 - 23:25 WIB
Nil lega striker Timnas akhiri mandul gol
A
A
A
Sindonews.com - Juru taktik tim nasional (timnas) Indonesia, Nil Maizar, mengaku puas dengan performa lini depan timnas Garuda saat mencukur Brunei Darussalam, 5-0, Rabu (26/9). Sejauh ini, lini depan timnas Garuda memang dinilai melempem dalam beberapa uji coba terakhir.
Hat-trick yang dilakukan Irfan Bachdim, dan masih-masing gol yang diciptakan Vendry Mofu serta Hendra Adi Bayauw, tentu mampu membangkitkan moral bertanding timnas Garuda. Kondisi tersebut memang sempat dikawatirkan terjadi, setelah dia dua laga uji coba sebelumnya, timnas tidak mau mengonfersikan menjadi gol.
Tunduk dua gol tanpa balas dari Korea Utara, Minggu (10/9), ditahan imbang Vietnam, 0-0, Sabtu (15/9), sempat mengendurkan kepercayaan diri timnas Garuda. Problem yang ada pun, memaksa manajemen timnas Indonesia membatalkan lawatan ke Vietnam yang seharusnya dijalani, Sabtu (22/9).
Kekhawatiran jika lawatan ke Vietnam berakhir tidak sesuai harapan. Itu akan berdampak buruk bagi Elie Aiboy dkk. Akan tetapi, kekhawatiran tersebut tentu bisa sedikit terobati dengan penampilan gemilang timnas di Sultan Hassanal Bolkiah Stadium.
''Saya sangat bersyukur penyelesaian akhir para pemain pada pertandingan kontra Brunei sangat bagus. Semoga hasil ini bisa mengangkat moral tim, agar bisa lebih baik lagi pada persiapan yang semakin mepet ini,” ungkap Nil.
Akan tetapi, mantan pelatih Semen Padang (SP), tidak mau begitu saja berpuas diri dengan apa yang ditorehkan anak-anak asuhnya tersebut. Bagi Nil, masih banyak berbagai evaluasi kedepannya yang akan dirinya lakukan. Hal itu semakin krusial, karena persiapan jelang Piala AFF 2012, November mendatang, sudah semakin dekat
Indonesia yang tergabung dalam Grup B, akan menjajal kekuatan tuan rumah Malaysia dan Singapura. Sedangkan satu tim lainnya, masih akan ditentukan melalui babak play off yang diperebutkan oleh Brunei, Myanmar, Timor Leste, Kamboja, dan Laos.
''Untuk memperoleh suatu hasil yang bagus itu sangat dubutuhkan perjuangan dan kerja keras yang maksimal. Hal itu sudah dilakukan para pemain mulai dari pelatihan nasional (platnas) tahap pertama. Jika saat bertemu dengan Brunei kami bisa bermain bagus, ini adalah buah kerja sama tim,” jelas Nil.
''Kami memang harus dan wajib mensyukuri apa yang bisa kami capai sekarang. Akan tetapi, sebaiknya hanya sebatas itu saja. Karena kami tidak boleh cepat puas begitu saja. Perjuangan masih panjang dan sekarang kami belum menghasilkan apa-apa,” sambung pelatih berusia 42 tahun tersebut.
Sementara itu, hasil yang diukir timnas Garuda juga begitu disyukuri penanggung jawab timnas Indonesia, Bernhard Limbong. Dirinya menilai, jika hasil tersebut akan jadi modal berharga jelang beberapa uji coba lanjutan. Timnas Indonesia sendiri akan kembali dijadwalkan beruji coba dengan beberapa negas Asia Tenggara lainnya.
Setelah dijamu Brunei, timnas Garuda dijawalkan beruji coba dengan timnas Thailand di Bangkok, Thailand, 14 Oktober mendatang. Setelah itu, laga kontra Vietnam yang awalnya batal, rencananya akan kembali diputar pada tanggal 16 Oktober mendatang di Ho Chi Minh City, Vietnam.
Dan yang juga agenda penting selanjutnya yang akan dilakukan timnas adalah, usaha untuk memanggil para pemain Indonesia Super League (ISL). Para pemain ini memang rencananya akan dipanggil Nil, selepas dirinya dan tim kembali dari Brunei. Para pemain ISL yang dipanggil, akan masuk pada pelatnas tahap ketiga 4 Oktober mendatang.
''Sepulangnya dari Brunei, coach Nil akan memanggil para pemain ISL. PSSI dipastikan tidak akan melakukan intervensi soal pemanggilan tersebut. Pelatih akan diberikan hak yang sebesar-sebesarnya sesuai dengan kebutuhan timnas untuk mempersiapkan diri di ajang Piala AFF,” jelas Limbong.
Hat-trick yang dilakukan Irfan Bachdim, dan masih-masing gol yang diciptakan Vendry Mofu serta Hendra Adi Bayauw, tentu mampu membangkitkan moral bertanding timnas Garuda. Kondisi tersebut memang sempat dikawatirkan terjadi, setelah dia dua laga uji coba sebelumnya, timnas tidak mau mengonfersikan menjadi gol.
Tunduk dua gol tanpa balas dari Korea Utara, Minggu (10/9), ditahan imbang Vietnam, 0-0, Sabtu (15/9), sempat mengendurkan kepercayaan diri timnas Garuda. Problem yang ada pun, memaksa manajemen timnas Indonesia membatalkan lawatan ke Vietnam yang seharusnya dijalani, Sabtu (22/9).
Kekhawatiran jika lawatan ke Vietnam berakhir tidak sesuai harapan. Itu akan berdampak buruk bagi Elie Aiboy dkk. Akan tetapi, kekhawatiran tersebut tentu bisa sedikit terobati dengan penampilan gemilang timnas di Sultan Hassanal Bolkiah Stadium.
''Saya sangat bersyukur penyelesaian akhir para pemain pada pertandingan kontra Brunei sangat bagus. Semoga hasil ini bisa mengangkat moral tim, agar bisa lebih baik lagi pada persiapan yang semakin mepet ini,” ungkap Nil.
Akan tetapi, mantan pelatih Semen Padang (SP), tidak mau begitu saja berpuas diri dengan apa yang ditorehkan anak-anak asuhnya tersebut. Bagi Nil, masih banyak berbagai evaluasi kedepannya yang akan dirinya lakukan. Hal itu semakin krusial, karena persiapan jelang Piala AFF 2012, November mendatang, sudah semakin dekat
Indonesia yang tergabung dalam Grup B, akan menjajal kekuatan tuan rumah Malaysia dan Singapura. Sedangkan satu tim lainnya, masih akan ditentukan melalui babak play off yang diperebutkan oleh Brunei, Myanmar, Timor Leste, Kamboja, dan Laos.
''Untuk memperoleh suatu hasil yang bagus itu sangat dubutuhkan perjuangan dan kerja keras yang maksimal. Hal itu sudah dilakukan para pemain mulai dari pelatihan nasional (platnas) tahap pertama. Jika saat bertemu dengan Brunei kami bisa bermain bagus, ini adalah buah kerja sama tim,” jelas Nil.
''Kami memang harus dan wajib mensyukuri apa yang bisa kami capai sekarang. Akan tetapi, sebaiknya hanya sebatas itu saja. Karena kami tidak boleh cepat puas begitu saja. Perjuangan masih panjang dan sekarang kami belum menghasilkan apa-apa,” sambung pelatih berusia 42 tahun tersebut.
Sementara itu, hasil yang diukir timnas Garuda juga begitu disyukuri penanggung jawab timnas Indonesia, Bernhard Limbong. Dirinya menilai, jika hasil tersebut akan jadi modal berharga jelang beberapa uji coba lanjutan. Timnas Indonesia sendiri akan kembali dijadwalkan beruji coba dengan beberapa negas Asia Tenggara lainnya.
Setelah dijamu Brunei, timnas Garuda dijawalkan beruji coba dengan timnas Thailand di Bangkok, Thailand, 14 Oktober mendatang. Setelah itu, laga kontra Vietnam yang awalnya batal, rencananya akan kembali diputar pada tanggal 16 Oktober mendatang di Ho Chi Minh City, Vietnam.
Dan yang juga agenda penting selanjutnya yang akan dilakukan timnas adalah, usaha untuk memanggil para pemain Indonesia Super League (ISL). Para pemain ini memang rencananya akan dipanggil Nil, selepas dirinya dan tim kembali dari Brunei. Para pemain ISL yang dipanggil, akan masuk pada pelatnas tahap ketiga 4 Oktober mendatang.
''Sepulangnya dari Brunei, coach Nil akan memanggil para pemain ISL. PSSI dipastikan tidak akan melakukan intervensi soal pemanggilan tersebut. Pelatih akan diberikan hak yang sebesar-sebesarnya sesuai dengan kebutuhan timnas untuk mempersiapkan diri di ajang Piala AFF,” jelas Limbong.
(aww)