Kaka hapus keraguan
Jum'at, 28 September 2012 - 08:29 WIB
Kaka hapus keraguan
A
A
A
Sindonews.com - Sejak awal musim 2012/2013, Ricardo Kaka hampir tidak pernah terlihat dalam pertandingan resmi Real Madrid. Mantan bintang AC Milan itu seperti dilupakan.
Dia baru tampil pada laga uji coba,seperti saat mengalahkan klub Kolombia Millonarios de Bogota 8-0 pada Trofeo Santiago Bernabeu di Estadio Bernabeu,dini hari kemarin. Meski sebatas persahabatan,akselerasi dan gocekan pemilik nomor punggung 8 itu seolah kembali lagi.Kaka yang diberi kesempatan turun sejak menit pertama berhasil melesakan hattrick dalam laga yang diselenggarakan atas prakarsa legenda hidup Madrid,Alfredo di Stefano, itu.
Hal seperti itu bisa terjadi karena Jose Mourinho tidak menggunakan skema dan taktik permainan yang umum digunakan, melainkan menerapkan sistem 4-1-4-1. Walau terlihat aneh,komposisi seperti ini memberikan kesempatan bagi pemain yang didatangkan pada 2009 tersebut untuk bergerak bebas dan mengolah bola.
”Kini,Kaka telah menunjukkan bahwa ketika baik secara fisik,dia bisa menjadi sangat penting untuk Madrid. Kaka pantas mendapat penghargaan (man of the match),” ujar Alvaro Morata,dikutip Marca.”Dia memberi saya banyak nasihat dan saya senang untuk penampilannya hari ini,”tutur pemain muda produk akademi Los Blancos itu. Sementara bagi Mourinho,penampilan menawan pemain bertinggi 186 cm itu merupakan pintu untuk menunjukkan eksistensi Kaka.”Dia (Kaka) bermain sangat baik karena bermain untuk seluruh tim.
Kaka dan pemain lain telah berbuat cukup untuk membawa nama mereka menjadi perhatian pelatih,”ungkap Mourinho. Fakta musim ini menunjukkan,Kaka sempat dianggap tidak mampu bersaing dengan deretan gelandang serang berkelas,seperti Mesut Oezil,Angel di Maria,Jose Maria Collejon,Luca Modric. Sejak Mourinho menangani Los Blancos, karier pemain bernama lengkap Ricardo Izecson dos Santos Leite itu kian menurun.
Apalagi,sejumlah cedera sempat menghantuinya. Tak heran,sejumlah media Spanyol menyebutkan merosotnya performa dikarenakan taktik dan skema permainan Mourinho yang tidak sesuai tipikal Kaka. Sebab, bila selama di Milan,Kaka adalah pemain yang diberi kebebasan bergerak, tidak di Madrid.
Di Spanyol,dia harus berbagai ruang dengan Cristiano Ronaldo. Dan,setelah kedatangan Modric,peran Kaka semakin tidak tampak.Terbukti,dia belum bermain pada pertandingan penting yang dijalani Madrid di Primera Liga.
Dia baru tampil pada laga uji coba,seperti saat mengalahkan klub Kolombia Millonarios de Bogota 8-0 pada Trofeo Santiago Bernabeu di Estadio Bernabeu,dini hari kemarin. Meski sebatas persahabatan,akselerasi dan gocekan pemilik nomor punggung 8 itu seolah kembali lagi.Kaka yang diberi kesempatan turun sejak menit pertama berhasil melesakan hattrick dalam laga yang diselenggarakan atas prakarsa legenda hidup Madrid,Alfredo di Stefano, itu.
Hal seperti itu bisa terjadi karena Jose Mourinho tidak menggunakan skema dan taktik permainan yang umum digunakan, melainkan menerapkan sistem 4-1-4-1. Walau terlihat aneh,komposisi seperti ini memberikan kesempatan bagi pemain yang didatangkan pada 2009 tersebut untuk bergerak bebas dan mengolah bola.
”Kini,Kaka telah menunjukkan bahwa ketika baik secara fisik,dia bisa menjadi sangat penting untuk Madrid. Kaka pantas mendapat penghargaan (man of the match),” ujar Alvaro Morata,dikutip Marca.”Dia memberi saya banyak nasihat dan saya senang untuk penampilannya hari ini,”tutur pemain muda produk akademi Los Blancos itu. Sementara bagi Mourinho,penampilan menawan pemain bertinggi 186 cm itu merupakan pintu untuk menunjukkan eksistensi Kaka.”Dia (Kaka) bermain sangat baik karena bermain untuk seluruh tim.
Kaka dan pemain lain telah berbuat cukup untuk membawa nama mereka menjadi perhatian pelatih,”ungkap Mourinho. Fakta musim ini menunjukkan,Kaka sempat dianggap tidak mampu bersaing dengan deretan gelandang serang berkelas,seperti Mesut Oezil,Angel di Maria,Jose Maria Collejon,Luca Modric. Sejak Mourinho menangani Los Blancos, karier pemain bernama lengkap Ricardo Izecson dos Santos Leite itu kian menurun.
Apalagi,sejumlah cedera sempat menghantuinya. Tak heran,sejumlah media Spanyol menyebutkan merosotnya performa dikarenakan taktik dan skema permainan Mourinho yang tidak sesuai tipikal Kaka. Sebab, bila selama di Milan,Kaka adalah pemain yang diberi kebebasan bergerak, tidak di Madrid.
Di Spanyol,dia harus berbagai ruang dengan Cristiano Ronaldo. Dan,setelah kedatangan Modric,peran Kaka semakin tidak tampak.Terbukti,dia belum bermain pada pertandingan penting yang dijalani Madrid di Primera Liga.
(wbs)