Rodgers ingin anjurkan pemainnya untuk diving
Sabtu, 29 September 2012 - 09:55 WIB
Rodgers ingin anjurkan pemainnya untuk diving
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Liverpool Brendan Rodgers tampaknya sangat meradang terkait dengan keputusan wasit kepada timnya yang dinilai kerap merugikan. Bahkan ia sempat memikirkan untuk menganjurkan para pemainnya untuk diving meski tindakan pura-pura jatuh itu menjadi musuh utama sportivitas.
Manajer Liverpool tersebut justru menganjurkan kepada seluruh pemainnya untuk melakukan diving lebih banyak lagi. Ini terkait dengan sikap wasit yang dinilai sangat tidak adil kepada tim besutannya. Rodgers masih belum bisa terima dengan keputusan wasit terkait insiden Luis Suarez dengan Jonny Evans akhir pekan lalu saat Liverpool menjamu Manchester United (MU).
Terlihat dengan jelas Evans melakukan tekel kepada Suarez. Namun, Mark Halsey yang menjadi pengadil lapangan tidak memberikan penalti kepada Suarez. Halsey justru mengabaikan kejadian tersebut. Melihat sikap Halsey, Rodgers sangat putus asa. Rodgers menjelaskan kalau tak ada buah manis dari sikap sportif yang ditunjukkan Steven Gerrard dkk.
“Saya khawatir kami tidak bisa mendapat keadilan dari pejabat di lapangan. Kami adalah sebuah tim sepakbola dan saya selalu mengatakan kepada pemain saya untuk melakukan hal-hal yang benar di lapangan, bukan berpura-pura jatuh,” ujar Rodgers, dilansir Guardian.
“Liverpool selalu berusaha melakukan itu. Namun, sayang kami tidak mendapatkan apa-apa dari sikap baik kami itu. Keputusan wasit sangat keterlaluan untuk kami. Mereka selalu merugikan kami. Jadi, mungkin kami harus melakukan diving lebih banyak,” sambungnya.
Rodgers pun akhirnya memutuskan menghubungi Mike Riley, Ketua Professional Game Match Officials. Mantan manajer Swansea City itu mengekspresikan keluhannya pada hari Kamis kemudian membuat pengakuan yang mencolok. Riley menyambut positif telepon Rodgers.
Riley mengakui dirinya mengharapkan Rodgers untuk menelepon. Namun, sayang sesuai pertandingan menghadapi MU tak ada telepon dari Rodgers. Tapi, seusai pertandingan menghadapi West Brom pada babak III Piala Liga, Rodgers mengaku dirinya harus menghubungi Riley. “Saya memang harus menghubungi Riley karena dia mengerti soal permasalahan ini,” papar Rodgers.
Sementara itu, Gerrard dan Glen Johnson mengakui reputasi Suarez yang kerap diving mungkin menjadi alasan wasit menolak memberikan penalti saat menjamu MU.
Manajer Liverpool tersebut justru menganjurkan kepada seluruh pemainnya untuk melakukan diving lebih banyak lagi. Ini terkait dengan sikap wasit yang dinilai sangat tidak adil kepada tim besutannya. Rodgers masih belum bisa terima dengan keputusan wasit terkait insiden Luis Suarez dengan Jonny Evans akhir pekan lalu saat Liverpool menjamu Manchester United (MU).
Terlihat dengan jelas Evans melakukan tekel kepada Suarez. Namun, Mark Halsey yang menjadi pengadil lapangan tidak memberikan penalti kepada Suarez. Halsey justru mengabaikan kejadian tersebut. Melihat sikap Halsey, Rodgers sangat putus asa. Rodgers menjelaskan kalau tak ada buah manis dari sikap sportif yang ditunjukkan Steven Gerrard dkk.
“Saya khawatir kami tidak bisa mendapat keadilan dari pejabat di lapangan. Kami adalah sebuah tim sepakbola dan saya selalu mengatakan kepada pemain saya untuk melakukan hal-hal yang benar di lapangan, bukan berpura-pura jatuh,” ujar Rodgers, dilansir Guardian.
“Liverpool selalu berusaha melakukan itu. Namun, sayang kami tidak mendapatkan apa-apa dari sikap baik kami itu. Keputusan wasit sangat keterlaluan untuk kami. Mereka selalu merugikan kami. Jadi, mungkin kami harus melakukan diving lebih banyak,” sambungnya.
Rodgers pun akhirnya memutuskan menghubungi Mike Riley, Ketua Professional Game Match Officials. Mantan manajer Swansea City itu mengekspresikan keluhannya pada hari Kamis kemudian membuat pengakuan yang mencolok. Riley menyambut positif telepon Rodgers.
Riley mengakui dirinya mengharapkan Rodgers untuk menelepon. Namun, sayang sesuai pertandingan menghadapi MU tak ada telepon dari Rodgers. Tapi, seusai pertandingan menghadapi West Brom pada babak III Piala Liga, Rodgers mengaku dirinya harus menghubungi Riley. “Saya memang harus menghubungi Riley karena dia mengerti soal permasalahan ini,” papar Rodgers.
Sementara itu, Gerrard dan Glen Johnson mengakui reputasi Suarez yang kerap diving mungkin menjadi alasan wasit menolak memberikan penalti saat menjamu MU.
(akr)