Whitmarsh: Hamilton tinggalkan McLaren, keputusan salah
Minggu, 30 September 2012 - 02:36 WIB
Whitmarsh: Hamilton tinggalkan McLaren, keputusan salah
A
A
A
Sindonews.com - CEO McLaren Martin Whitmarsh mengatakan, timnya telah melakukan sesuatu yang besar untuk berusaha mempertahankan Lewis Hamilton. Namun, pembalap tersebut akhirnya memilih untuk meninggalkan tim yang telah membesarkan namanya tersebut sejak dia berusia 13 tahun.
"Kami telah melakukan berbagai cara untuk mempertahankan Hamilton, namun kami mengalami masalah dengan manajemen dia. Sebelum dia memutuskan meninggalkan tim, kami telah membuat tawaran yang baik, tapi kenyataanya justru kami harus kehilangan dia. Sebetulnya kami tidak setuju dia memutuskan untuk pindah ke rival abadi yakni Mercedes," kata Whitmarsh seperti dilansir Crash, Minggu (30/9/2012).
"Hamilton sendiri telah membuat hal yang besar untuk mendorong tim lebih kuat, jadi saat ini yang terpenting adalah bagaimana menyelesaikan sisa enam balapan terakhir sebelum akhirnya dia benar-benar keluar."
Kendati demikian, Whitmarsh mengatakan, pembalap asal Inggris tersebut telah mengambil keputusan yang salah ketika Hamilton meninggalkan McLaren. "Bagi siapa pun yang meninggalkan McLaren, saya pikir itu adalah sebuah kesalahan. Karena saya yakin kami masih memiliki komitmen yang kuat serta kepercayaan diri yang besar untuk memenagkan gelar bersama tim ini," ungkapnya.
"Apakah ada yang bisa mengukur sejarah kami, sebab kami adalah sebuah tim yang fantastis. Jadi saya akan mengatakan untuk pembalap yang ingin menang dalam olahraga ini maka mereka bisa bergabung dengan McLaren. Selama saya menjabat saya tidak menyarankan siapa pun untuk meninggalkan McLaren jika mereka ingin menang, tapi saya harus menghormati keputusan Hamilton."
"Kami telah melakukan berbagai cara untuk mempertahankan Hamilton, namun kami mengalami masalah dengan manajemen dia. Sebelum dia memutuskan meninggalkan tim, kami telah membuat tawaran yang baik, tapi kenyataanya justru kami harus kehilangan dia. Sebetulnya kami tidak setuju dia memutuskan untuk pindah ke rival abadi yakni Mercedes," kata Whitmarsh seperti dilansir Crash, Minggu (30/9/2012).
"Hamilton sendiri telah membuat hal yang besar untuk mendorong tim lebih kuat, jadi saat ini yang terpenting adalah bagaimana menyelesaikan sisa enam balapan terakhir sebelum akhirnya dia benar-benar keluar."
Kendati demikian, Whitmarsh mengatakan, pembalap asal Inggris tersebut telah mengambil keputusan yang salah ketika Hamilton meninggalkan McLaren. "Bagi siapa pun yang meninggalkan McLaren, saya pikir itu adalah sebuah kesalahan. Karena saya yakin kami masih memiliki komitmen yang kuat serta kepercayaan diri yang besar untuk memenagkan gelar bersama tim ini," ungkapnya.
"Apakah ada yang bisa mengukur sejarah kami, sebab kami adalah sebuah tim yang fantastis. Jadi saya akan mengatakan untuk pembalap yang ingin menang dalam olahraga ini maka mereka bisa bergabung dengan McLaren. Selama saya menjabat saya tidak menyarankan siapa pun untuk meninggalkan McLaren jika mereka ingin menang, tapi saya harus menghormati keputusan Hamilton."
(wbs)