Fergie: Pemain asing lebih jago diving
Selasa, 02 Oktober 2012 - 20:24 WIB
Fergie: Pemain asing lebih jago diving
A
A
A
Sindonews.com – Celotehan striker Manchester City Sergio Kun Aguero yang mengkritisi kinerja wasit Inggris turut mengundang komentar dari pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson. Dia menilai pemain jangan terlalu menyalahkan wasit.
Sebelumnya, Aguero menilai wasit di Inggris banyak memberikan keputusan yang merugikan pemain asing. Protes itu dilontarkan Aguero setelah timnya tidak mendapatkan penalti saat menghadapi Fulham pada akhir pekan lalu.
Saat itu, Pablo Zabaleta dan Carloz Tevez dijatuhkan di dalam kotak penalti. Namun, wasit yang saat itu dipimpin Mark Halsey justru menganggap Zabaleta melakukan diving (sengaja jatuh). Keputusan tersebut membut Aguero geram.
Namun, Ferguson atau yang akrab disapa Fergi justru menilai pemain asing lebih banyak melakukan diving, sehingga hal tersebut membuat wasit perlu ekstra keras untuk membedakan diving atau pelanggaran murni.
“Ini tidak layak diucapkan karena setiap tahun banyak pemain melakukan diving dan Anda harus mengatakan itu khususnya bagi pemain asing,” ungkap Fergie seperti dikutip Yahoo Sport, Selasa (2/9/2012)
Sebelumnya, Aguero menilai wasit di Inggris banyak memberikan keputusan yang merugikan pemain asing. Protes itu dilontarkan Aguero setelah timnya tidak mendapatkan penalti saat menghadapi Fulham pada akhir pekan lalu.
Saat itu, Pablo Zabaleta dan Carloz Tevez dijatuhkan di dalam kotak penalti. Namun, wasit yang saat itu dipimpin Mark Halsey justru menganggap Zabaleta melakukan diving (sengaja jatuh). Keputusan tersebut membut Aguero geram.
Namun, Ferguson atau yang akrab disapa Fergi justru menilai pemain asing lebih banyak melakukan diving, sehingga hal tersebut membuat wasit perlu ekstra keras untuk membedakan diving atau pelanggaran murni.
“Ini tidak layak diucapkan karena setiap tahun banyak pemain melakukan diving dan Anda harus mengatakan itu khususnya bagi pemain asing,” ungkap Fergie seperti dikutip Yahoo Sport, Selasa (2/9/2012)
(aww)