Maman tak berhasrat bela timnas (lagi)
Rabu, 03 Oktober 2012 - 21:31 WIB
Maman tak berhasrat bela timnas (lagi)
A
A
A
Sindonews.com - Hampir dua tahun Maman Abdurahman tak lagi mendapatkan kepercayaan membela skuad tim nasional Indonesia. Tidak mengherankan jika kini, kapten Persib Bandung itu mulai mengurangi asa untuk kembali mengenakan kostum Merah Putih.
Maman menyadari seiring dengan waktu persaingan menembus timnas kian ketat dengan mulai bermunculannya bek-bek muda potensial seperti Abdul Rahman (Sriwijaya FC) dan Gunawan Dwi Cahyo (Arema Indonesia) yang kini mulai menyedot perhatian timnas pasca penampilan keduanya di ajang SEA Games 2011.
Selain itu, Maman menilai kondisi timnas yang saat ini banyak mengalami masalah dengan munculnya dua kubu, Timnas versi Djohar Arifin dan Timnas versi La Nyalla Mataliti ikut memengaruhi. Sebab, kini pemain tak lagi mudah mendapatkan restu dari klub yang dibelanya ketika mendapatkan panggilan membela timnas.
''Kalau melihat kondisi Timnas sekarang sepertinya saya sudah tidak berhasrat lagi membela Timnas. Kecuali kalau sudah ada rekonsiliasi. Akan lebih jika tidak ada kubu-kubuan,” ungkap Maman.
Meski begitu Maman tetap menilai faktor banyaknya pemain muda potensial membuat pemain kelahiran 12 Mei 1982 ini menyadari jika usianya tidak lagi layak untuk membela Timnas. Ia berharap para pemain muda berpotensi dapat menunjukkan kualitasnya kepada dunia.
''Ya, saya sadar, saya sudah tidak muda lagi. Banyak pemain muda yang lebih potensial dibandingkan saya,” imbuh Maman.
Pemilik nomor punggung 5 di Persib ini menambahkan, tidak akan terlalu berharap kembali dipanggil untuk membela Timnas. “Kalau dipanggil lagi, ya saya bersyukur. Kalau tidak pun, tidak apa-apa,” pungkasnya.
Meski membela klub dengan reputasi besar seperti Persib, tak menjamin karir Maman di timnas langgeng. Persib bisa dikatakan jadi klub yang paling getol menyumbang pemain ke timnas dalam beberapa musim terakhir. Saat ini saja tercatat ada lima pemain Persib yang dipanggil membela timnas arahan pelatih Alfred Riedl diantaranya I Made Wirawan, Jajang Sukmara, Supardi, M Ridwan dan Firman Utina
Maman menyadari seiring dengan waktu persaingan menembus timnas kian ketat dengan mulai bermunculannya bek-bek muda potensial seperti Abdul Rahman (Sriwijaya FC) dan Gunawan Dwi Cahyo (Arema Indonesia) yang kini mulai menyedot perhatian timnas pasca penampilan keduanya di ajang SEA Games 2011.
Selain itu, Maman menilai kondisi timnas yang saat ini banyak mengalami masalah dengan munculnya dua kubu, Timnas versi Djohar Arifin dan Timnas versi La Nyalla Mataliti ikut memengaruhi. Sebab, kini pemain tak lagi mudah mendapatkan restu dari klub yang dibelanya ketika mendapatkan panggilan membela timnas.
''Kalau melihat kondisi Timnas sekarang sepertinya saya sudah tidak berhasrat lagi membela Timnas. Kecuali kalau sudah ada rekonsiliasi. Akan lebih jika tidak ada kubu-kubuan,” ungkap Maman.
Meski begitu Maman tetap menilai faktor banyaknya pemain muda potensial membuat pemain kelahiran 12 Mei 1982 ini menyadari jika usianya tidak lagi layak untuk membela Timnas. Ia berharap para pemain muda berpotensi dapat menunjukkan kualitasnya kepada dunia.
''Ya, saya sadar, saya sudah tidak muda lagi. Banyak pemain muda yang lebih potensial dibandingkan saya,” imbuh Maman.
Pemilik nomor punggung 5 di Persib ini menambahkan, tidak akan terlalu berharap kembali dipanggil untuk membela Timnas. “Kalau dipanggil lagi, ya saya bersyukur. Kalau tidak pun, tidak apa-apa,” pungkasnya.
Meski membela klub dengan reputasi besar seperti Persib, tak menjamin karir Maman di timnas langgeng. Persib bisa dikatakan jadi klub yang paling getol menyumbang pemain ke timnas dalam beberapa musim terakhir. Saat ini saja tercatat ada lima pemain Persib yang dipanggil membela timnas arahan pelatih Alfred Riedl diantaranya I Made Wirawan, Jajang Sukmara, Supardi, M Ridwan dan Firman Utina
(aww)