Jateng evaluasi kinerja cabor di PON XVIII
Rabu, 03 Oktober 2012 - 23:54 WIB
Jateng evaluasi kinerja cabor di PON XVIII
A
A
A
Sindonews.com - Pengurus KONI Provinsi Jawa Tengah segera mengevaluasi seluruh cabang olahraga (cabor) yang ikuti dalam POM XVIII di Riau. Evaluasi dilakukan pada seluruh cabor baik yang sukses menggondol emas maupun yang belum mampu meraih emas.
Evaluasi, dilakukan untuk pembinaan dan pemantapan masing-masing cabor lebih lanjut.
Pada PON XVIII, kontingen Jateng sukses memperbaiki peringkat. Jateng bertengger di urutan empat perolehan medali PON, dengan mengemas 47 medali emas, 52 medali perak dan 67 medali perunggu.
Padahal target awalnya adalah Jateng membawa pulang Posisi ini lebih baik ketimba57-60 medali emas. Namun, meski mampu bertengger di posisi empat, secara perolehan medali Jateng mengalami penurunan cukup drastis ketimbang PON 2008 Kaltim. Pada PON Kaltim Jateng mampu, membawa 52 medali emas, 81medali perak, dan 79 perunggu dan Jateng berada di Posisi lima klasmen.
Ketua bidang pembinaan atlet KONI Jateng Sukahar mengatakan, KONI akan segera mengevaluasi seluruh cabor yang dipertandingkan. Mulai dari masing-masing pengurus cabor yang dilanjutkan secara keseluruhan. Evaluasi dilakukan untuk pemantapan pembinaan lebih lanjut. "Baik cabor yang dapat emas atau yang belum akan kita evaluasi secara menyeluruh," kata Sukahar yang juga komandan kontingen Jateng.
Namun, dia mengatakan, evaluasi baru bisa dilakukan setelah perhetalan pekan olah raga paralympic nasional (Peparnas) Riau yang akan mulai dihelat 7 Oktober mendatang.
Saat ini KONI, masih terus melakukan persiapan untuk menghadapi Peparnas, sehingga belum bisa melakukan evaluasi.”Waktunya terlalu mepet dengan Papernas, sehingga kita mengutamakan itu dulu,” katanya.
Menurut rencana kontingen Papernas Jateng akan berangkat ke Riau mulai tanggal 7 Oktober, melalui Solo.
Evaluasi, dilakukan untuk pembinaan dan pemantapan masing-masing cabor lebih lanjut.
Pada PON XVIII, kontingen Jateng sukses memperbaiki peringkat. Jateng bertengger di urutan empat perolehan medali PON, dengan mengemas 47 medali emas, 52 medali perak dan 67 medali perunggu.
Padahal target awalnya adalah Jateng membawa pulang Posisi ini lebih baik ketimba57-60 medali emas. Namun, meski mampu bertengger di posisi empat, secara perolehan medali Jateng mengalami penurunan cukup drastis ketimbang PON 2008 Kaltim. Pada PON Kaltim Jateng mampu, membawa 52 medali emas, 81medali perak, dan 79 perunggu dan Jateng berada di Posisi lima klasmen.
Ketua bidang pembinaan atlet KONI Jateng Sukahar mengatakan, KONI akan segera mengevaluasi seluruh cabor yang dipertandingkan. Mulai dari masing-masing pengurus cabor yang dilanjutkan secara keseluruhan. Evaluasi dilakukan untuk pemantapan pembinaan lebih lanjut. "Baik cabor yang dapat emas atau yang belum akan kita evaluasi secara menyeluruh," kata Sukahar yang juga komandan kontingen Jateng.
Namun, dia mengatakan, evaluasi baru bisa dilakukan setelah perhetalan pekan olah raga paralympic nasional (Peparnas) Riau yang akan mulai dihelat 7 Oktober mendatang.
Saat ini KONI, masih terus melakukan persiapan untuk menghadapi Peparnas, sehingga belum bisa melakukan evaluasi.”Waktunya terlalu mepet dengan Papernas, sehingga kita mengutamakan itu dulu,” katanya.
Menurut rencana kontingen Papernas Jateng akan berangkat ke Riau mulai tanggal 7 Oktober, melalui Solo.
(aww)