Demi NBA, Shved rela tinggalkan CSKA
Rabu, 03 Oktober 2012 - 23:55 WIB
Demi NBA, Shved rela tinggalkan CSKA
A
A
A
Sindonews.com - Pemain anyar Minnesota Timberwolves asal Rusia, Aleksey Shved, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat kali pertama bergabung dengan tim yang dibesut coach Rick Adelman. Shooting guard berusia 23 tahun itu pun rela meninggalkan tim yang membesarkan namanya, CSKA Moskow demi bisa berlaga di pentas NBA.
Menurut Shved, bergabung dengan tim yang berlaga di NBA merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Beberapa bulan ke depan akan menjadi waktu yang paling menarik dan menantang dalam karir basketnya. Sebelumnya, penampilan impresifnya beberapa tahun belakangan turut membantu tim Rusia meraih perunggu di Olimpiade London yang lalu.
Setelah tampil di London bersama Rusia, Shved tidak memiliki banyak istirahat karena ia sudah tak sabar untuk mengepak koper dan bergegas ke AS. "Saya sudah dalam pelatihan selama dua minggu terakhir. Saya hanya ingin segera tiba di sana (Minnesota) dan mulai bermain," katanya, seperti dikutip Russia Today, baru-baru ini.
"Banyak yang mengatakan bahwa musim pertama di NBA selalu yang paling berat, tapi saya berharap salah satu teman saya bisa membantu ketika saya tiba disana, dan saya harap semuanya baik-baik saja," ujarnya, sembari menambahkan jika terdapat kompatriotnya di Minnesota yakni Andrey Kirilenko.
Shved juga mengakui bahwa ia bisa mulus meluncur ke Minnesota berkat bantuan veteran NBA asal Rusia tersebut. "Dia (Kirilenko) sudah bermain selama 10 tahun di NBA dan dia jauh lebih berpengalaman. Dia merupakan tipe pria yang selalu bisa dimintai pendapat. Dia merupakan teman baik saya, baik di dalam maupun di luar lapangan," imbuhnya.
Sementara itu, menurut Kirilenko, Shved memiliki peluang untuk bisa sukses di NBA. Menurutnya, permainan Shved benar-benar telah berkembang sejak dia berada di CSKA. "Shved memiliki tembakan tiga poin yang sangat akurat dan cerdas dalam bermain, namun terkadang ia sering kehilangan konsentrasi dan masih kurang dalam hal membuat keputusan. Tapi ia telah menunjukkan di Eropa dan dunia internasional jika ia memiliki apa yang diperlukan untuk sukses di panggung terbesar."
Menurut Shved, bergabung dengan tim yang berlaga di NBA merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Beberapa bulan ke depan akan menjadi waktu yang paling menarik dan menantang dalam karir basketnya. Sebelumnya, penampilan impresifnya beberapa tahun belakangan turut membantu tim Rusia meraih perunggu di Olimpiade London yang lalu.
Setelah tampil di London bersama Rusia, Shved tidak memiliki banyak istirahat karena ia sudah tak sabar untuk mengepak koper dan bergegas ke AS. "Saya sudah dalam pelatihan selama dua minggu terakhir. Saya hanya ingin segera tiba di sana (Minnesota) dan mulai bermain," katanya, seperti dikutip Russia Today, baru-baru ini.
"Banyak yang mengatakan bahwa musim pertama di NBA selalu yang paling berat, tapi saya berharap salah satu teman saya bisa membantu ketika saya tiba disana, dan saya harap semuanya baik-baik saja," ujarnya, sembari menambahkan jika terdapat kompatriotnya di Minnesota yakni Andrey Kirilenko.
Shved juga mengakui bahwa ia bisa mulus meluncur ke Minnesota berkat bantuan veteran NBA asal Rusia tersebut. "Dia (Kirilenko) sudah bermain selama 10 tahun di NBA dan dia jauh lebih berpengalaman. Dia merupakan tipe pria yang selalu bisa dimintai pendapat. Dia merupakan teman baik saya, baik di dalam maupun di luar lapangan," imbuhnya.
Sementara itu, menurut Kirilenko, Shved memiliki peluang untuk bisa sukses di NBA. Menurutnya, permainan Shved benar-benar telah berkembang sejak dia berada di CSKA. "Shved memiliki tembakan tiga poin yang sangat akurat dan cerdas dalam bermain, namun terkadang ia sering kehilangan konsentrasi dan masih kurang dalam hal membuat keputusan. Tapi ia telah menunjukkan di Eropa dan dunia internasional jika ia memiliki apa yang diperlukan untuk sukses di panggung terbesar."
(aww)