NBA terapkan aturan anti-flopping
Kamis, 04 Oktober 2012 - 08:14 WIB
NBA terapkan aturan anti-flopping
A
A
A
Sindonews.com - NBA secara resmi telah membuat aturan baru yang akan menghukum pemain yang diketahui melakukan flopping atau menjatuhkan diri di musim NBA mendatang.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pihak liga, Rabu waktu setempat (3/10), menyebutkan bahwa baru dibuat aturan anti-flopping yang akan menindak pelanggarnya secara bertingkat. Kali pertama melakukan, pelanggar akan diberi peringatan dan akan dijatuhi denda sebesar 5.000 dolar AS (sekitar Rp48 juta) untuk tiga pelanggaran berikutnya.
Untuk kali kelima, denda akan semakin meningkat menjadi 30.000 dolar AS, sementara pemain yang melakukan pelanggaran keenam, maka akan dikenakan hukuman indisipliner yang lebih parah.
"Flops tidak memiliki tempat dalam permainan kami," tegas NBA Executive Vice President of Basketball Operations, Stu Jackson, dikutip nba.com, Kamis (4/10). "Oleh karena itu, baik Dewan Gubernur dan Komite Kompetisi benar-benar merasa yakin bahwa setiap pemain yang telah melakukan flops harus diberi penalti, setelah mendapatkan peringatan," sambungnya.
Aturan baru ini diyakini dipengaruhi oleh pernyataan Komisaris NBA, David Stern, empat bulan lalu ketika ia mengkritik seringnya para pemain melakukan flopping terutama selama final NBA antara Miami Heat dan Oklahoma City Thunder. "Jika anda terus melakukan ini, mungkin anda akan menerima konsekuensinya. Dan saya pikir ada cara untuk mengatasi itu dan tunggu saja apa yang akan kami lakukan nanti."
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pihak liga, Rabu waktu setempat (3/10), menyebutkan bahwa baru dibuat aturan anti-flopping yang akan menindak pelanggarnya secara bertingkat. Kali pertama melakukan, pelanggar akan diberi peringatan dan akan dijatuhi denda sebesar 5.000 dolar AS (sekitar Rp48 juta) untuk tiga pelanggaran berikutnya.
Untuk kali kelima, denda akan semakin meningkat menjadi 30.000 dolar AS, sementara pemain yang melakukan pelanggaran keenam, maka akan dikenakan hukuman indisipliner yang lebih parah.
"Flops tidak memiliki tempat dalam permainan kami," tegas NBA Executive Vice President of Basketball Operations, Stu Jackson, dikutip nba.com, Kamis (4/10). "Oleh karena itu, baik Dewan Gubernur dan Komite Kompetisi benar-benar merasa yakin bahwa setiap pemain yang telah melakukan flops harus diberi penalti, setelah mendapatkan peringatan," sambungnya.
Aturan baru ini diyakini dipengaruhi oleh pernyataan Komisaris NBA, David Stern, empat bulan lalu ketika ia mengkritik seringnya para pemain melakukan flopping terutama selama final NBA antara Miami Heat dan Oklahoma City Thunder. "Jika anda terus melakukan ini, mungkin anda akan menerima konsekuensinya. Dan saya pikir ada cara untuk mengatasi itu dan tunggu saja apa yang akan kami lakukan nanti."
(aww)