Persiba memilih pelatih
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 00:33 WIB
Persiba memilih pelatih
A
A
A
Sindonews.com - Pekan depan Persiba Bantul akan menunjuk pelatih kepala untuk menakhodai Laskar Sultan Agung mengarungi musim depan. Setidaknya sebelum latihan perdana pada 15 Oktober, Persiba sudah memiliki pelatih kepala secara definitif.
Dari beberapa pelatih yang melamar, bukan wajah baru bagi Persiba. Dua di antaranya pernah membesut Persiba, yakni Eduard Tjong (2010-2011) dan Nandar Iskandar (Pelatih Persiba 2007). Pelatih lain yang masuk bursa membesut Nopendi dkk antara lain Djoko Susilo (pelatih Persegres Gresik), Subangkit (Pelatih Persebaya Divisi Utama LI), Suharno (Pelatih Arema ISL), Arcan Iurie (mantan Pelatih Persebaya 2008) dan Gusnul Yakin (Pelatih PSIS Semarang).
Manager Persiba Briyanto mengatakan agenda terdekat managemen adalah menunjuk pelatih, setidaknya sebelum latihan perdana Persiba digelar, 15 Oktober mendatang. "Mungkin tanggal 13-14 Oktober kita sudah memiliki pelatih kepala secara definitif. Ini penting karena berkaitan dengan komposisi pemain yang akan direkrut. Tanggal 15 Oktober merupakan latihan perdana sekaligus sebagai ajang seleksi pemain," jelasnya, Kamis (4/10/2012).
Disinggung kans terbesar sosok yang bakal menukangi Persiba, Briyanto belum bisa memberikan jawaban pasti. Menurut dia, semua pelatih yang sudah melamar, memiliki kans yang sama untuk menukangi tim kebanggaan publik Bantul tersebut. "Kita belum memutuskan apakah Nandar, Joko Susilo, Eduard, Gusnul Yakin atau yang lain yang menjadi pelatih. Bagi kami, memilih pelatih harus mengedepankan prinsip kehati-hatian," ungkapnya.
Namun dari semua pelatih yang melamar, mungkin hanya Arcan Iurie yang peluangnya lebih berat dibanding pelatih lain. Pasalnya, managemen Persiba lebih memprioritaskan pelatih lokal dibanding asing. "Banyak (pelatih) yang sudah melamar, namun prioritasnya adalah pelatih lokal," imbuhnya.
Menurut dia, dalam memilih pelatih, rekomendasi dari Asisten Pelatih Persiba Sajuri Syahid sangat penting. Pasalnya, dalam membesut Persiba harus memiliki kecocokan dalam meramu skema dan bentuk permainan yang akan diusung Persiba. Selain itu, baik pelatih kepala maupun asisten pelatih harus memiliki soliditas tim. "Kita akan mengadakan rapat menentukan pelatih. Rekomendasi dari Pak Sajuri menjadi pertimbangan kami," ujarnya.
Kursi pelatih kepala yang ramai diperebutkan, tidak demikian halnya dengan pelatih kiper. Managemen Persiba menjamin untuk pelatih kiper musim depan tetap dipercayakan kepada Benny van Breukellen. "Pelatih kiper tidak tergantikan. Kita tahu dia (Benny) sudah berhasil menjadikan dua kiper kita, Wahyu Tri Nugroho dan Andi Setiawan menjadi lebih baik. Wahyu juga sempat berseragam timnas," katanya.
Dari beberapa pelatih yang melamar, bukan wajah baru bagi Persiba. Dua di antaranya pernah membesut Persiba, yakni Eduard Tjong (2010-2011) dan Nandar Iskandar (Pelatih Persiba 2007). Pelatih lain yang masuk bursa membesut Nopendi dkk antara lain Djoko Susilo (pelatih Persegres Gresik), Subangkit (Pelatih Persebaya Divisi Utama LI), Suharno (Pelatih Arema ISL), Arcan Iurie (mantan Pelatih Persebaya 2008) dan Gusnul Yakin (Pelatih PSIS Semarang).
Manager Persiba Briyanto mengatakan agenda terdekat managemen adalah menunjuk pelatih, setidaknya sebelum latihan perdana Persiba digelar, 15 Oktober mendatang. "Mungkin tanggal 13-14 Oktober kita sudah memiliki pelatih kepala secara definitif. Ini penting karena berkaitan dengan komposisi pemain yang akan direkrut. Tanggal 15 Oktober merupakan latihan perdana sekaligus sebagai ajang seleksi pemain," jelasnya, Kamis (4/10/2012).
Disinggung kans terbesar sosok yang bakal menukangi Persiba, Briyanto belum bisa memberikan jawaban pasti. Menurut dia, semua pelatih yang sudah melamar, memiliki kans yang sama untuk menukangi tim kebanggaan publik Bantul tersebut. "Kita belum memutuskan apakah Nandar, Joko Susilo, Eduard, Gusnul Yakin atau yang lain yang menjadi pelatih. Bagi kami, memilih pelatih harus mengedepankan prinsip kehati-hatian," ungkapnya.
Namun dari semua pelatih yang melamar, mungkin hanya Arcan Iurie yang peluangnya lebih berat dibanding pelatih lain. Pasalnya, managemen Persiba lebih memprioritaskan pelatih lokal dibanding asing. "Banyak (pelatih) yang sudah melamar, namun prioritasnya adalah pelatih lokal," imbuhnya.
Menurut dia, dalam memilih pelatih, rekomendasi dari Asisten Pelatih Persiba Sajuri Syahid sangat penting. Pasalnya, dalam membesut Persiba harus memiliki kecocokan dalam meramu skema dan bentuk permainan yang akan diusung Persiba. Selain itu, baik pelatih kepala maupun asisten pelatih harus memiliki soliditas tim. "Kita akan mengadakan rapat menentukan pelatih. Rekomendasi dari Pak Sajuri menjadi pertimbangan kami," ujarnya.
Kursi pelatih kepala yang ramai diperebutkan, tidak demikian halnya dengan pelatih kiper. Managemen Persiba menjamin untuk pelatih kiper musim depan tetap dipercayakan kepada Benny van Breukellen. "Pelatih kiper tidak tergantikan. Kita tahu dia (Benny) sudah berhasil menjadikan dua kiper kita, Wahyu Tri Nugroho dan Andi Setiawan menjadi lebih baik. Wahyu juga sempat berseragam timnas," katanya.
(wbs)