Montpellier perpanjang napas di Liga Champions
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 08:07 WIB
Montpellier perpanjang napas di Liga Champions
A
A
A
Sindonews.com - Montpellier, pendatang baru di Liga Champions Eropa, bikin kejutan. Bertandang ke markas Schalke 04 di Veltins Arena, pasukan Rene Girard itu menahan imbang Schalke 2-2, meski bermain dengan 10 pemain.
Tim tamu sesungguhnya mampu membuka keunggulan pada menit ke-13 lewat tembakan Karim Ait Fana, yang memanfaatkan assist Remy Cabella. Namun, pada menit ke-26, giliran tuan rumah yang menyamakan kedudukan lewat tendangan gelandang serang asal Jerman Julian Draxler. Suporter tim tamu sempat terdiam ketika wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran yang dilakukan pemain Montpellier di area terlarang.
Klaas Jan Huntelaar yang melakukan eksekusi tidak menyia-nyiakan peluang.Kedudukan berubah 2-1 untuk tuan rumah.Beruntung, tepat pada menit ke-90, penyerang asal Senegal Souleymane Camara berhasil menyamakan kedudukan untuk membuat Les Paillades pulang dengan satu poin.
“Sebenarnya kami sangat yakin tim ini bisa memetik kemenangan. Mungkin ini tidak sepantasnya.Malam ini,tim yang kami lawan bermain sangat baik. Kami bermain di sini untuk mendapatkan sesuatu.Kami puas untuk hasil imbang. Sekarang, kami harus tetap bekerja,” ujar Camara.
Sementara Pelatih Schalke Huub Stevens mengaku pasukannya seharusnya berhasil meraih poin penuh. Kesalahan-kesalahan kecil yang dilakukan anak asuhnya adalah penyebab kegagalan tersebut. “Kami seharusnya memenangi pertandingan dengan banyaknya peluang yang dimiliki. Masalah kami adalah pemain tidak bermain keluar dengan pergerakan yang biasa kami tunjukkan,” tutur Stevens.
Sementara itu, Pelatih Montpellier Girard mengaku cukup bangga dengan penampilan pasukannya. Meski hanya bermain imbang, semangat juang dan tempur pemain layak diapresiasi, apalagi dengan sempat memimpin ketika Huntelaar membuat kedudukan berbalik.
“Saya bangga kepada pemain saya. Itu adalah laga yang membanggakan.Sebelas melawan sebelas akan menjadi cerita yang berbeda.Saya sangat senang karena cerita kami di Liga Champions terus berlanjut. Anda harus percaya sampai akhir,” tandas Girard.
Tim tamu sesungguhnya mampu membuka keunggulan pada menit ke-13 lewat tembakan Karim Ait Fana, yang memanfaatkan assist Remy Cabella. Namun, pada menit ke-26, giliran tuan rumah yang menyamakan kedudukan lewat tendangan gelandang serang asal Jerman Julian Draxler. Suporter tim tamu sempat terdiam ketika wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran yang dilakukan pemain Montpellier di area terlarang.
Klaas Jan Huntelaar yang melakukan eksekusi tidak menyia-nyiakan peluang.Kedudukan berubah 2-1 untuk tuan rumah.Beruntung, tepat pada menit ke-90, penyerang asal Senegal Souleymane Camara berhasil menyamakan kedudukan untuk membuat Les Paillades pulang dengan satu poin.
“Sebenarnya kami sangat yakin tim ini bisa memetik kemenangan. Mungkin ini tidak sepantasnya.Malam ini,tim yang kami lawan bermain sangat baik. Kami bermain di sini untuk mendapatkan sesuatu.Kami puas untuk hasil imbang. Sekarang, kami harus tetap bekerja,” ujar Camara.
Sementara Pelatih Schalke Huub Stevens mengaku pasukannya seharusnya berhasil meraih poin penuh. Kesalahan-kesalahan kecil yang dilakukan anak asuhnya adalah penyebab kegagalan tersebut. “Kami seharusnya memenangi pertandingan dengan banyaknya peluang yang dimiliki. Masalah kami adalah pemain tidak bermain keluar dengan pergerakan yang biasa kami tunjukkan,” tutur Stevens.
Sementara itu, Pelatih Montpellier Girard mengaku cukup bangga dengan penampilan pasukannya. Meski hanya bermain imbang, semangat juang dan tempur pemain layak diapresiasi, apalagi dengan sempat memimpin ketika Huntelaar membuat kedudukan berbalik.
“Saya bangga kepada pemain saya. Itu adalah laga yang membanggakan.Sebelas melawan sebelas akan menjadi cerita yang berbeda.Saya sangat senang karena cerita kami di Liga Champions terus berlanjut. Anda harus percaya sampai akhir,” tandas Girard.
(akr)