Persiba hanya butuh 3 legiun asing
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 14:56 WIB
Persiba hanya butuh 3 legiun asing
A
A
A
Sindonews.com - Persiba Bantul tidak akan memaksimalkan kuota pemain asing untuk musim depan. Meski regulasi dari Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) untuk klub-klub IPL boleh memiliki 4 pemain asing, namun klub berjuluk Laskar Sultan Agung hanya memilih memiliki 3 legiun asing saja untuk musim depan.
Satu posisi legiun asing Persiba sudah diplot untuk Ezequiel Gonzalez, yang pada musim 2011/2012 lalu perannya cukup vital sebagai playmaker. Sedangkan dua sisanya masih dalam pencarian. Pasalnya, manajemen tidak berniat menyodorkan kontrak baru kepada Eduardo Bizarro dan Kim Yonghan. Pemain asal Brazil dan Korea Selatan itu tidak masuk dalam rencana proyek Persiba musim depan.
Manajer Persiba Briyanto mengatakan, dengan kondisi finansial yang dimiliki Persiba, kurang memungkinkan jika harus memaksimalkan jumlah pemain asing seperti dalam regulasi LPIS. Lagi pula, manajemen Persiba saat ini mempunyai visi dan misi mengedepankan pemain lokal potensial. "Saya kira, musim depan pemain asing untuk Persiba cukup 3 pemain saja," ungkapnya, Jumat (5/10/2012).
Briyanto menyadari, klub kebangaan publik Bantul ini bukan tim yang kaya raya, yang suka menghambur-hamburkan uang untuk membeli dan gaji pemain asing dalam jumlah fantastis. "Kami bukan Persib (Bandung), yang berani membayar gaji Rp700 juta kepada salah satu pemain asingnya. Kita ini bukan tim besar, tapi yang penting bisa eksis dan mampu bersaing di papan atas," jelasnya.
Dengan kondisi seperti itu, Persiba musim depan hanya akan menambah dua leguin asing untuk menggantikan kuota Eduardo Bizarro dan Kim Yonghan. "Rekomendasi dari Pak Sajuri (pelatih Persiba), untuk legiun asing yang layak dipertahankan hanya Eze, Bizarro dan Kim dilepas. Jadi kita akan merekrut dua pemain asing untuk menggantikan kuota yang ditinggalkan Bizarro dan Kim Yonghan," paparnya.
Sejauh ini, sejumlah legiun asing sudah melamar dan menyatakan bersedia mengikuti seleksi 15 Oktober mendatang. Namun, Briyanto mengatakan hal itu bukan jaminan bagi Persiba menyodori kontrak bagi si pelamar asing itu. "Harus hati-hati dan eling waspada. Kita tidak ingin kasus seperti (Emmanuel) Cristori kembali terulang di Persiba," tegasnya.
Lebih lanjut Briyanto mengatakan, untuk aktivitas transfer pemain, Persiba sudah menyiapkan kejutan. Namun, dia enggan menyebutkan sosok pemain yang dimaksud. "Kita punya kejutan, tapi tidak perlu disebutkan secara rinci. Kalau disebutkan sekarang, itu namanya bukan kejutan. Jadi sabar saja, tunggu saja tanggal mainnya," kilahnya.
Satu posisi legiun asing Persiba sudah diplot untuk Ezequiel Gonzalez, yang pada musim 2011/2012 lalu perannya cukup vital sebagai playmaker. Sedangkan dua sisanya masih dalam pencarian. Pasalnya, manajemen tidak berniat menyodorkan kontrak baru kepada Eduardo Bizarro dan Kim Yonghan. Pemain asal Brazil dan Korea Selatan itu tidak masuk dalam rencana proyek Persiba musim depan.
Manajer Persiba Briyanto mengatakan, dengan kondisi finansial yang dimiliki Persiba, kurang memungkinkan jika harus memaksimalkan jumlah pemain asing seperti dalam regulasi LPIS. Lagi pula, manajemen Persiba saat ini mempunyai visi dan misi mengedepankan pemain lokal potensial. "Saya kira, musim depan pemain asing untuk Persiba cukup 3 pemain saja," ungkapnya, Jumat (5/10/2012).
Briyanto menyadari, klub kebangaan publik Bantul ini bukan tim yang kaya raya, yang suka menghambur-hamburkan uang untuk membeli dan gaji pemain asing dalam jumlah fantastis. "Kami bukan Persib (Bandung), yang berani membayar gaji Rp700 juta kepada salah satu pemain asingnya. Kita ini bukan tim besar, tapi yang penting bisa eksis dan mampu bersaing di papan atas," jelasnya.
Dengan kondisi seperti itu, Persiba musim depan hanya akan menambah dua leguin asing untuk menggantikan kuota Eduardo Bizarro dan Kim Yonghan. "Rekomendasi dari Pak Sajuri (pelatih Persiba), untuk legiun asing yang layak dipertahankan hanya Eze, Bizarro dan Kim dilepas. Jadi kita akan merekrut dua pemain asing untuk menggantikan kuota yang ditinggalkan Bizarro dan Kim Yonghan," paparnya.
Sejauh ini, sejumlah legiun asing sudah melamar dan menyatakan bersedia mengikuti seleksi 15 Oktober mendatang. Namun, Briyanto mengatakan hal itu bukan jaminan bagi Persiba menyodori kontrak bagi si pelamar asing itu. "Harus hati-hati dan eling waspada. Kita tidak ingin kasus seperti (Emmanuel) Cristori kembali terulang di Persiba," tegasnya.
Lebih lanjut Briyanto mengatakan, untuk aktivitas transfer pemain, Persiba sudah menyiapkan kejutan. Namun, dia enggan menyebutkan sosok pemain yang dimaksud. "Kita punya kejutan, tapi tidak perlu disebutkan secara rinci. Kalau disebutkan sekarang, itu namanya bukan kejutan. Jadi sabar saja, tunggu saja tanggal mainnya," kilahnya.
(akr)