Sharapova susul Azarenka di semifinal China Terbuka
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 18:56 WIB
Sharapova susul Azarenka di semifinal China Terbuka
A
A
A
Sindonews.com - Mental juara kembali dibuktikan petenis peringkat dua dunia, Maria Sharapova setelah di perempat final China Terbuka dia berhasil mengalahkan Angelique Kerber dengan 6-0, 3-0 sebelum akhirnya dia mengalami cedera kaki di set kedua.
Sharapova mengatakan sangat terkejut ketika set kedua baru berjalan beberapa menit, tiba-tiba dia memanggil pelatihnya. Setelah dia meninggalkan lapangan tepuk tangan serta teriakan diberikan para penonton di stadion Nasional.
"Saya benar-benar tidak melihat dia mengalami cedera dan saya terkejut dia memanggil pelatihnya untuk mengatakan bahwa dirinya mengalami cedera kaki. Alhasil, dia menghentikan permainan ketika saya unggul 3-0. Tapi saya pikir kami bermain dengan permainan tingkat tinggi di set pertama hingga wasit menghentikan pertandingan," kata Sharapova seperti dilansir ATP, Jumat (5/10/2012).
"Jika Kerber tetap memaksa untuk melanjutkan pertandingan akan semakin buruk cedera yang dialaminya nanti. Jadi, saya pikir itu merupakan keputusan yang tepat untuk menghentikan pertandingan. Tujuan saya mengikuti turnamen ini untuk menyelesaikan pertandingan dengan sangat baik," pungkasnya.
"Kau tahu, jadwal turnamen yang padat akan berdampak pada kondosi fisik. Jadi kejadian ini sangat jelas bahwa Kesehatan merupakan hal yang paling penting," pungkasnya.
Sharapova mengatakan sangat terkejut ketika set kedua baru berjalan beberapa menit, tiba-tiba dia memanggil pelatihnya. Setelah dia meninggalkan lapangan tepuk tangan serta teriakan diberikan para penonton di stadion Nasional.
"Saya benar-benar tidak melihat dia mengalami cedera dan saya terkejut dia memanggil pelatihnya untuk mengatakan bahwa dirinya mengalami cedera kaki. Alhasil, dia menghentikan permainan ketika saya unggul 3-0. Tapi saya pikir kami bermain dengan permainan tingkat tinggi di set pertama hingga wasit menghentikan pertandingan," kata Sharapova seperti dilansir ATP, Jumat (5/10/2012).
"Jika Kerber tetap memaksa untuk melanjutkan pertandingan akan semakin buruk cedera yang dialaminya nanti. Jadi, saya pikir itu merupakan keputusan yang tepat untuk menghentikan pertandingan. Tujuan saya mengikuti turnamen ini untuk menyelesaikan pertandingan dengan sangat baik," pungkasnya.
"Kau tahu, jadwal turnamen yang padat akan berdampak pada kondosi fisik. Jadi kejadian ini sangat jelas bahwa Kesehatan merupakan hal yang paling penting," pungkasnya.
(akr)