Lopez cedera, Tsonga melaju ke final
Sabtu, 06 Oktober 2012 - 19:29 WIB
Lopez cedera, Tsonga melaju ke final
A
A
A
Sindonews.com - Unggulan ketiga, Jo-Wilfried Tsonga menjadi petenis pertama yang memesan tempat di final turnamen China Terbuka, setelah lawannya di semifinal, Feliciano Lopez, mundur di tengah pertandingan karena mengalami cedera pergelangan tangan, Sabtu (6/10). Lopez terpaksa mundur di set kedua, ketika skor permainan masih 6-1, 4-1 untuk Tsonga.
Kendati sempat mengalami masa-masa sulit akibat cedera, Tsonga sedang dalam kondisi yang baik untuk memenangkan sejumlah gelar di musim ini. Petenis Prancis tersebut memiliki rekor yang mengesankan dalam karirnya, 45 kali menang dan 17 kalah. Dan itu berbanding terbalik dengan lawannya yang hanya mampu menang 20 kali dan 22 kali menderita kekalahan. Selain itu, Tsonga juga memiliki rekor yang bagus kala berhadapan dengan petenis peringkat 30 dunia itu, dia mampu menyapu bersih kemenangan dari total empat kali pertemuan, terakhir dia mampu menyingkirkan Lopez di Olimpiade London.
Sejak awal pertandingan Tsonga langsung mendominasi permainan, petenis asal Prancis ini mampu menemukan ritme dengan sangat cepat. Alhasil pada set pertama Tsonga membutuhkan waktu 19 menit untuk menyelesaikan permainan. Saat istirahat sebelum masuk ke set kedua, Lopez, yang sudah mengalami cedera sejak awal, memanggil pelatihnya untuk membantunya melihat kondisi pergelangan tangannya. Namun, tak lama kemudian petenis Spanyol itu masih bisa kembali ke lapangan untuk melanjutkan pertandingan.
Ketika tertinggal 4-1, Lopez langsung menghentikan permainan, dan saat itu pertandingan baru berjalan 23 menit. Maka secara otomatis Tsonga pun melaju ke babak puncak China Terbuka. "Saya yakin saya akan bermain tenis dengan baik ketika berada final nanti. Meskipun Lopez tidak dalam kondisi yang baik, tapi saya merasa bermain baik di lapangan," ujar Tsonga seperti dilansir ATP, Sabtu.
Selanjutnya Tsonga akan menghadapi pemenang pertandingan semifinal lainnya antara unggulan teratas Novak Djokovic dan Florian Mayer. Dia mengatakan siap untuk menghadapi tantangan, jika Djokovic yang melaju ke final. Sejauh ini petenis asal Serbia tersebut memiliki rekor baik, dari tiga kali pertemuan musim ini dia mampu memenangkan seluruh pertandingan.
"Setiap berhadapan dengan Djokovic, dia selalu dengan mudah menyingkirkan saya. Petenis Serbia itu mungkin yang memecahkan mimpi saya. Tapi, kali ini saya akan mencoba untuk bermain lebih baik," pungkas Tsonga.
Kendati sempat mengalami masa-masa sulit akibat cedera, Tsonga sedang dalam kondisi yang baik untuk memenangkan sejumlah gelar di musim ini. Petenis Prancis tersebut memiliki rekor yang mengesankan dalam karirnya, 45 kali menang dan 17 kalah. Dan itu berbanding terbalik dengan lawannya yang hanya mampu menang 20 kali dan 22 kali menderita kekalahan. Selain itu, Tsonga juga memiliki rekor yang bagus kala berhadapan dengan petenis peringkat 30 dunia itu, dia mampu menyapu bersih kemenangan dari total empat kali pertemuan, terakhir dia mampu menyingkirkan Lopez di Olimpiade London.
Sejak awal pertandingan Tsonga langsung mendominasi permainan, petenis asal Prancis ini mampu menemukan ritme dengan sangat cepat. Alhasil pada set pertama Tsonga membutuhkan waktu 19 menit untuk menyelesaikan permainan. Saat istirahat sebelum masuk ke set kedua, Lopez, yang sudah mengalami cedera sejak awal, memanggil pelatihnya untuk membantunya melihat kondisi pergelangan tangannya. Namun, tak lama kemudian petenis Spanyol itu masih bisa kembali ke lapangan untuk melanjutkan pertandingan.
Ketika tertinggal 4-1, Lopez langsung menghentikan permainan, dan saat itu pertandingan baru berjalan 23 menit. Maka secara otomatis Tsonga pun melaju ke babak puncak China Terbuka. "Saya yakin saya akan bermain tenis dengan baik ketika berada final nanti. Meskipun Lopez tidak dalam kondisi yang baik, tapi saya merasa bermain baik di lapangan," ujar Tsonga seperti dilansir ATP, Sabtu.
Selanjutnya Tsonga akan menghadapi pemenang pertandingan semifinal lainnya antara unggulan teratas Novak Djokovic dan Florian Mayer. Dia mengatakan siap untuk menghadapi tantangan, jika Djokovic yang melaju ke final. Sejauh ini petenis asal Serbia tersebut memiliki rekor baik, dari tiga kali pertemuan musim ini dia mampu memenangkan seluruh pertandingan.
"Setiap berhadapan dengan Djokovic, dia selalu dengan mudah menyingkirkan saya. Petenis Serbia itu mungkin yang memecahkan mimpi saya. Tapi, kali ini saya akan mencoba untuk bermain lebih baik," pungkas Tsonga.
(akr)