Pazzini hasrat balas dendam berjumpa Inter
Minggu, 07 Oktober 2012 - 00:09 WIB
Pazzini hasrat balas dendam berjumpa Inter
A
A
A
Sindonews.com - Jelang laga Derby kontra Inter Milan Giampaolo Pazzini mengungkapkan ambisi ingin melakukan balas dendam terhadap mantan klubnya tersebut. Kekesalan Pazzini cukup bisa dimaklumi, pasalnya dirinya kerap disia-siakan I Nerazzurri musim lalu.
Pada bursa transfer awal musim ini, pemain asal Italia itu menjadi paket penjualan yang melibatkan Antonio Cassano pulus sejumlah uang sebesar tujuh juta euro. Pazzini pun berhasrat ingin membuktikan penjualan ke Milan adalah suatu kesalahan.
“ Siapa yang mendapat lebih baik dari kesepakatan? Saya tidak berpikir tentang hal ini. Saya sangat senang telah memilih Milan. Memang benar saya akan sangat termotivasi dalam derby karena bagaimana hal-hal berakhir dengan Inter. Apakah saya ingin balas dendam? Sedikit,” tegas Pazzini dikutip Corriere della Sera, Minggu (7/10/2012).
Diakuinya kepindahan ke I Rossoneri tak disesali sama sekali. Menurutnya melirik sejarah dan pelatih yang mumpuni ia yakin Milan merupakan pilihan tepat bagi karir sepakbolanya.
"Kita berbicara tentang dua tim yang penting, tapi ketika anda berjalan ke penyimpanan trofi , anda sadar bahwa Anda telah mendarat di suatu tempat yang benar-benar istimewa,” terangnya
" Andrea Stramaccioni masih belum memilki pengalaman lebih, karena di Inter adalah karir kepelatihan pertamanya, sehingga ia harus tumbuh. Massimiliano Allegri sudah berpengalaman dan telah memenangkan Scudetto,” tandasnya.
Pada bursa transfer awal musim ini, pemain asal Italia itu menjadi paket penjualan yang melibatkan Antonio Cassano pulus sejumlah uang sebesar tujuh juta euro. Pazzini pun berhasrat ingin membuktikan penjualan ke Milan adalah suatu kesalahan.
“ Siapa yang mendapat lebih baik dari kesepakatan? Saya tidak berpikir tentang hal ini. Saya sangat senang telah memilih Milan. Memang benar saya akan sangat termotivasi dalam derby karena bagaimana hal-hal berakhir dengan Inter. Apakah saya ingin balas dendam? Sedikit,” tegas Pazzini dikutip Corriere della Sera, Minggu (7/10/2012).
Diakuinya kepindahan ke I Rossoneri tak disesali sama sekali. Menurutnya melirik sejarah dan pelatih yang mumpuni ia yakin Milan merupakan pilihan tepat bagi karir sepakbolanya.
"Kita berbicara tentang dua tim yang penting, tapi ketika anda berjalan ke penyimpanan trofi , anda sadar bahwa Anda telah mendarat di suatu tempat yang benar-benar istimewa,” terangnya
" Andrea Stramaccioni masih belum memilki pengalaman lebih, karena di Inter adalah karir kepelatihan pertamanya, sehingga ia harus tumbuh. Massimiliano Allegri sudah berpengalaman dan telah memenangkan Scudetto,” tandasnya.
(wbs)