Sharapova vs Azarenka: Peluang akhiri dahaga prestasi
Minggu, 07 Oktober 2012 - 17:23 WIB
Sharapova vs Azarenka: Peluang akhiri dahaga prestasi
A
A
A
Sindonews.com - Tak jauh beda dengan Maria Sharapova, finalis China Terbuka lainnya, Victoria Azarenka juga memiliki bekal yang kurang bagus sebelum bertolak ke China, ia terpaksa harus mundur dari perempat final di Tokyo, setelah merasa tidak sehat. Namun ketika tiba di Tokyo, unggulan utama itu mulai menemukan bentuk permainannya, ia pun mampu menyingkirkan unggulan ke-9, Marion Bartoli, di semifinal.
Azarenka dan Sharapova memang dua petenis top dunia, tapi dalam beberapa turnamen WTA belakangan ini, mereka sedang kering prestasi. Sharapova belum memperoleh gelar setelah memenangi Prancis Terbuka di awal Juni, sementara kita harus kembali jauh ke turnamen Indian Wells di awal Maret, untuk melihat gelar Azarenka yang terbaru. Namun, hari ini (7/10) di final China Terbuka, salah satu dari kedua petenis itu memiliki peluang untuk kembali membasahi dirinya dengan prestasi.
Di atas kertas, Azarenka masih lebih unggul dari Sharapova. Dari rekor head-to-head, ratu tenis dunia itu sudah enam kali mengungguli Sharapova, dan ia baru mengalami empat kali kekalahan. Hal itu pun membuat Azarenka, yang berasal dari Belarusia, jauh lebih bersemangat untuk menambah rekor menangnya atas petenis berkebangsaan Rusia itu.
"Kami memiliki pertandingan yang ketat di AS Terbuka. Di turnamen itu kami berdua benar-benar ingin menang," tandas Azarenka, dikutip WTA, Minggu (7/10). "Final China Terbuka nanti akan menjadi pertandingan yang berbeda dari sebelumnya. Apapun bisa terjadi di Final. Maria adalah pemain yang sangat bagus dan seorang pemain yang hebat juga. Kita semua tahu itu."
"Bisa bertanding melawan seorang pemain seperti Sharapova di laga final merupakan suatu kehormatan bagi saya," pungkasnya.
Azarenka dan Sharapova memang dua petenis top dunia, tapi dalam beberapa turnamen WTA belakangan ini, mereka sedang kering prestasi. Sharapova belum memperoleh gelar setelah memenangi Prancis Terbuka di awal Juni, sementara kita harus kembali jauh ke turnamen Indian Wells di awal Maret, untuk melihat gelar Azarenka yang terbaru. Namun, hari ini (7/10) di final China Terbuka, salah satu dari kedua petenis itu memiliki peluang untuk kembali membasahi dirinya dengan prestasi.
Di atas kertas, Azarenka masih lebih unggul dari Sharapova. Dari rekor head-to-head, ratu tenis dunia itu sudah enam kali mengungguli Sharapova, dan ia baru mengalami empat kali kekalahan. Hal itu pun membuat Azarenka, yang berasal dari Belarusia, jauh lebih bersemangat untuk menambah rekor menangnya atas petenis berkebangsaan Rusia itu.
"Kami memiliki pertandingan yang ketat di AS Terbuka. Di turnamen itu kami berdua benar-benar ingin menang," tandas Azarenka, dikutip WTA, Minggu (7/10). "Final China Terbuka nanti akan menjadi pertandingan yang berbeda dari sebelumnya. Apapun bisa terjadi di Final. Maria adalah pemain yang sangat bagus dan seorang pemain yang hebat juga. Kita semua tahu itu."
"Bisa bertanding melawan seorang pemain seperti Sharapova di laga final merupakan suatu kehormatan bagi saya," pungkasnya.
(wbs)