Djokovic pertahankan gelar China Terbuka
Minggu, 07 Oktober 2012 - 19:19 WIB
Djokovic pertahankan gelar China Terbuka
A
A
A
Sindonews.com - Petenis nomor dua dunia, Novak Djokovic, memenangkan laga final China Terbuka, Minggu (7/10), atas unggulan ketiga Jo-Wilfried Tsonga dua set langsung 7-6 (7/4), 6-2 dalam waktu satu jam dan 42 menit.
Kemenangan itu membuat Djokovic berhasil mempertahankan gelarnya untuk kali ketiga. Ia juga memperpanjang rekor tak terkalahkannya menjadi 14-0.
Hadiah uang sebesar 530.570 dolar AS (sekitar Rp5,09 miliar) dan 500 poin peringkat ATP pun juga mengalir untuk pertenis asal Serbia tersebut. Sedangkan Tsonga yang menempati posisi runner-up kebagian hadiah 239.200 dolar AS dan 300 poin ATP.
Menurut Tsonga, pertandingan melawan Djokovic adalah pertandingan yang bagus. Dia merasa kehilangan sesuatu di pertengahan set pertama. "Lalu saya beristirahat, dan bermain dengan bagus, namun Djokovic bermain lebih solid," ujarnya, seperti dikutip situs ATP, Minggu (7/10).
"Benar-benar sulit untuk mengendalikan Djokovic. Saya hanya mencoba bermain sesuai permainan saya yakni lebih agresif, namun melawan pemain seperti ini untuk saat ini, level permainan saya masih rendah, dan itu tak akan mampu untuk menghentikannya," puji pemain berusia 27 tahun mengenai kemampuan Djokovic.
Meskipun kalah, petenis asal Prancis itu masih merasa senang karena bisa bermain dengan bagus selama turnamen. Dia berharap bisa terus mengembangkan permainannya dan mengalahkan pemain-pemain seperti Djokovic di turnamen selanjutnya.
Kemenangan itu membuat Djokovic berhasil mempertahankan gelarnya untuk kali ketiga. Ia juga memperpanjang rekor tak terkalahkannya menjadi 14-0.
Hadiah uang sebesar 530.570 dolar AS (sekitar Rp5,09 miliar) dan 500 poin peringkat ATP pun juga mengalir untuk pertenis asal Serbia tersebut. Sedangkan Tsonga yang menempati posisi runner-up kebagian hadiah 239.200 dolar AS dan 300 poin ATP.
Menurut Tsonga, pertandingan melawan Djokovic adalah pertandingan yang bagus. Dia merasa kehilangan sesuatu di pertengahan set pertama. "Lalu saya beristirahat, dan bermain dengan bagus, namun Djokovic bermain lebih solid," ujarnya, seperti dikutip situs ATP, Minggu (7/10).
"Benar-benar sulit untuk mengendalikan Djokovic. Saya hanya mencoba bermain sesuai permainan saya yakni lebih agresif, namun melawan pemain seperti ini untuk saat ini, level permainan saya masih rendah, dan itu tak akan mampu untuk menghentikannya," puji pemain berusia 27 tahun mengenai kemampuan Djokovic.
Meskipun kalah, petenis asal Prancis itu masih merasa senang karena bisa bermain dengan bagus selama turnamen. Dia berharap bisa terus mengembangkan permainannya dan mengalahkan pemain-pemain seperti Djokovic di turnamen selanjutnya.
(wbs)