Pertarungan semakin sengit
Senin, 08 Oktober 2012 - 07:29 WIB
Pertarungan semakin sengit
A
A
A
Sindonews.com – Pembalap Red Bull Racing (RBR) Sebastian Vettel mendominasi balapan GP Jepang di Sirkuit Suzuka, Jepang, kemarin. Capaiannya itu sekaligus membuat Vettel makin mendekat untuk mempertahankan gelar juara dunia F1 musim ini.
Dominasi Vettel memang tak terbantahkan di Suzuka. Buktinya, dia paling cepat menyentuh garis finis dengan catatan waktu 1 jam 28 menit 56.242 detik. Kemenangan itu membuat dia makin mendekati posisi Fernando Alonso sebagai pemimpin klasemen sementara. Saat ini, Vettel telah mengumpulkan 190 poin atau hanya tertinggal empat poin dari Alonso. Merapatnya jarak persaingan perebutan gelar juara itu tak lepas dari Alonso yang gagal menyelesaikan balapan karena terlibat insiden tabrakan di tikungan pertama.
”Saya melihat mobil Ferrari tabrakan, tapi saya tidak tahu siapa yang keluar. Setelah setengah jalan, saya melihat menara (timing) dan saya melihat mobil Felipe yang masih balapan. Jadi, saya ber asum si Alonso tidak berlomba lagi,” kata Vettel, dilansir Daily Mail. ”Yang jelas, kemenangan ini berkat kerja keras seluruh tim selama beberapa bulan menghasilkan mobil yang bagus. Mobil ini sangat kom pe titif dan saya menikmati setiap lapnya.”
Bagi Vettel, kemenangannya di GP Jepang merupakan kesuksesan paling gemilang tahun ini. Memulai dari pole position, pembalap asal Jerman itu memimpin sejak tikungan pertama dan melesat jauh sendirian di depan. Keberhasil an itu merupakan kesuksesan ketiga bagi pembalap berusia 25 tahun ini dalam empat balapan di Jepang.
Terpenting, prestasi itu membuat ambisinya mempertahankan gelar juara dunia ketiga secara berturut-turut mulai mendekati kenyataan.Meski mendekati perolehan poin Alonso di klasemen pembalap, Vettel harus tetap fokus di sisa balapan. Sikap itu harus dip er ha tikannya jika tak ingin gagal merangkum gelar juara dunia F1 pada 2005 dan 2006.
Sementara itu, Alonso tidak mau terlalu lama kecewa. Balapan mengecewakan itu merupakan insiden yang tidak perlu dibahas. Pembalap asal Spanyol ini lebih senang mempersiapkan segala hal demi kelancarannya menjalani balapan berikut di Korea Selatan, Minggu (14/10). ”Kimi (Raikkonen) menyentuh mobil saya di belakang, dan saya mengalami masalah manuver karena hanya memiliki celah sedikit di tikungan. Tapi, saya harus tetap konsentrasi dan berpikir pada balapan berikutnya di Korea,” ujar Alonso.
”Kami harus terus bekerja dengan baik dan tidak boleh melakukan kesalahan lagi. Kami jelas akan menghindari itu, karena keberhasilan kami sejauh ini tak lepas dari konsisten saat balapan.” Selain dua pembalap itu, Raikkonen juga memiliki peluang meraih juara musim ini. Meski tertinggal 33 poin di belakang Vettel setelah finis di posisi 3 di GP Jepang, pembalap Finlandia itu bisa saja menjadi kuda hitam yang perlu diperhitungkan Alonso dan Vettel.
Sementara posisi 2 di balapan itu ditempati pembalap Ferrari Felipe Massa. Dengan perolehan poin yang semakin rapat, maka balapan F1 musim ini sejatinya semakin kompetitif. Bahkan, empat balapan tersisa diyakini akan berlangsung dalam tensi tinggi. Itu wajar karena pembalap di posisi 3 besar akan berupaya keras mem be ri kan hasil terbaik demi gelar juara musim ini.
Dominasi Vettel memang tak terbantahkan di Suzuka. Buktinya, dia paling cepat menyentuh garis finis dengan catatan waktu 1 jam 28 menit 56.242 detik. Kemenangan itu membuat dia makin mendekati posisi Fernando Alonso sebagai pemimpin klasemen sementara. Saat ini, Vettel telah mengumpulkan 190 poin atau hanya tertinggal empat poin dari Alonso. Merapatnya jarak persaingan perebutan gelar juara itu tak lepas dari Alonso yang gagal menyelesaikan balapan karena terlibat insiden tabrakan di tikungan pertama.
”Saya melihat mobil Ferrari tabrakan, tapi saya tidak tahu siapa yang keluar. Setelah setengah jalan, saya melihat menara (timing) dan saya melihat mobil Felipe yang masih balapan. Jadi, saya ber asum si Alonso tidak berlomba lagi,” kata Vettel, dilansir Daily Mail. ”Yang jelas, kemenangan ini berkat kerja keras seluruh tim selama beberapa bulan menghasilkan mobil yang bagus. Mobil ini sangat kom pe titif dan saya menikmati setiap lapnya.”
Bagi Vettel, kemenangannya di GP Jepang merupakan kesuksesan paling gemilang tahun ini. Memulai dari pole position, pembalap asal Jerman itu memimpin sejak tikungan pertama dan melesat jauh sendirian di depan. Keberhasil an itu merupakan kesuksesan ketiga bagi pembalap berusia 25 tahun ini dalam empat balapan di Jepang.
Terpenting, prestasi itu membuat ambisinya mempertahankan gelar juara dunia ketiga secara berturut-turut mulai mendekati kenyataan.Meski mendekati perolehan poin Alonso di klasemen pembalap, Vettel harus tetap fokus di sisa balapan. Sikap itu harus dip er ha tikannya jika tak ingin gagal merangkum gelar juara dunia F1 pada 2005 dan 2006.
Sementara itu, Alonso tidak mau terlalu lama kecewa. Balapan mengecewakan itu merupakan insiden yang tidak perlu dibahas. Pembalap asal Spanyol ini lebih senang mempersiapkan segala hal demi kelancarannya menjalani balapan berikut di Korea Selatan, Minggu (14/10). ”Kimi (Raikkonen) menyentuh mobil saya di belakang, dan saya mengalami masalah manuver karena hanya memiliki celah sedikit di tikungan. Tapi, saya harus tetap konsentrasi dan berpikir pada balapan berikutnya di Korea,” ujar Alonso.
”Kami harus terus bekerja dengan baik dan tidak boleh melakukan kesalahan lagi. Kami jelas akan menghindari itu, karena keberhasilan kami sejauh ini tak lepas dari konsisten saat balapan.” Selain dua pembalap itu, Raikkonen juga memiliki peluang meraih juara musim ini. Meski tertinggal 33 poin di belakang Vettel setelah finis di posisi 3 di GP Jepang, pembalap Finlandia itu bisa saja menjadi kuda hitam yang perlu diperhitungkan Alonso dan Vettel.
Sementara posisi 2 di balapan itu ditempati pembalap Ferrari Felipe Massa. Dengan perolehan poin yang semakin rapat, maka balapan F1 musim ini sejatinya semakin kompetitif. Bahkan, empat balapan tersisa diyakini akan berlangsung dalam tensi tinggi. Itu wajar karena pembalap di posisi 3 besar akan berupaya keras mem be ri kan hasil terbaik demi gelar juara musim ini.
(wbs)