Pendekar Sulsel dipanggil pelatnas
Senin, 08 Oktober 2012 - 19:43 WIB
Pendekar Sulsel dipanggil pelatnas
A
A
A
Sindonews.com - Tiga orang pesilat Sulawesi Selatan (Sulsel) dipanggil bergabung ke Pelatnas SEA Games XXVII/2013 di Myanmar dan persiapan kejuaraan dunia pencak silat di Thailand 2012.
Ketiganya adalah Awaluddin di kelas A, Johan dikelas B serta Hamuddin kelas C.
Pelatih pencak silat Sulsel, Ashary kemarin mengatakan, ketiga pesilat tersebut adalah peraih medali di PON XVIII Riau. Dia menjelaskan, panggilan resmi ke Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengrpov IPSI) belum dikirimkan. Namun secara lisan sudah disampaikan. ''Saya sudah ditelepon pengurus besar (PB) IPSI,” jelasnya.
Dia mengatakan, selain untuk memperkuat tim Indonesia untuk SEA Games 2013, ketiganya juga akan disiapkan untuk kejuaraan dunia pencak silat dunia di Thailand. ''PB meminta pelatih diminta untuk menjaga fisik anak-anak,” ucapnya.
Menurut Ashary, secara fisik masih ada kendala yang dihadapi anak-anak asuhnya terutama Hamuddin. Atlet asal Jeneponto tersebut menderita patah pergelangan kaki saat tampil di PON. ''Sekarang sedang dalam proses penyembuhan,” katanya.
Dia menjelaskan, pada SEA Games sebelumnya, pesilat Sulsel tidak pernah ada yang bergabung di Pelatnas karena beberapa sebab. ''Pemanggilan atlet ke Pelatnas kadang tidak transparan,” sebutnya.
Tidak jarang menurut dia, ada atlet yang bergabung, tidak punya catatan prestasi. Baik di PON maupun kejuaraan nasional. ''Inilah kekurangan IPSI yang harus segera dibebahi,” ucapnya.
Selain itu, persoalan kecurangan wasit, masih sering terjadi disetiap pertandingan sehingga prestasi Indonesia kalah dari Vietnam. ''Vietnam masih baru, tapi sudah bisa mengalahkan kita,” pungkasnya.
Ketiganya adalah Awaluddin di kelas A, Johan dikelas B serta Hamuddin kelas C.
Pelatih pencak silat Sulsel, Ashary kemarin mengatakan, ketiga pesilat tersebut adalah peraih medali di PON XVIII Riau. Dia menjelaskan, panggilan resmi ke Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengrpov IPSI) belum dikirimkan. Namun secara lisan sudah disampaikan. ''Saya sudah ditelepon pengurus besar (PB) IPSI,” jelasnya.
Dia mengatakan, selain untuk memperkuat tim Indonesia untuk SEA Games 2013, ketiganya juga akan disiapkan untuk kejuaraan dunia pencak silat dunia di Thailand. ''PB meminta pelatih diminta untuk menjaga fisik anak-anak,” ucapnya.
Menurut Ashary, secara fisik masih ada kendala yang dihadapi anak-anak asuhnya terutama Hamuddin. Atlet asal Jeneponto tersebut menderita patah pergelangan kaki saat tampil di PON. ''Sekarang sedang dalam proses penyembuhan,” katanya.
Dia menjelaskan, pada SEA Games sebelumnya, pesilat Sulsel tidak pernah ada yang bergabung di Pelatnas karena beberapa sebab. ''Pemanggilan atlet ke Pelatnas kadang tidak transparan,” sebutnya.
Tidak jarang menurut dia, ada atlet yang bergabung, tidak punya catatan prestasi. Baik di PON maupun kejuaraan nasional. ''Inilah kekurangan IPSI yang harus segera dibebahi,” ucapnya.
Selain itu, persoalan kecurangan wasit, masih sering terjadi disetiap pertandingan sehingga prestasi Indonesia kalah dari Vietnam. ''Vietnam masih baru, tapi sudah bisa mengalahkan kita,” pungkasnya.
(aww)