Atlet putri Indonesia juara dunia paralayang
Senin, 08 Oktober 2012 - 23:58 WIB
Atlet putri Indonesia juara dunia paralayang
A
A
A
Sindonews.com – Prestasi dunia dibukukan atlet putri Indonesia. Atlet paralayang Lis Andriana sukses menjadi juara dunia putri untuk nomor ketepatan mendarat. Lis menjadi juara setelah memperoleh nilai meyakinkan pada dua Seri Dunia Ketepatan Mendarat Paralayang PGAWC (Para Gliding Accuracy World Championship Series Tour).
Pada Seri II di Malaysia dan Seri III (Montenegro), Lismenjadi yang pertama. Di Seri IV di Wasserkuppe, Jerman, akhir September lalu, Lis menduduki runner-up. Gelar juara Piala Dunia Ketepatan Mendarat Paralayang Super Finals di Bach, Tirol, Austria, Sabtu lalu (6/10) semakin melengkapi kejayaan Lis.
Prestasi Lis memantapkan dominasi atlet paralayang putri Indonesia di kancah dunia, setelah sebelumnya juara dunia ketepatan mendarat paralayang diraih Ifa Kurniawati (2010) dan Milawati Sirin (2011).
Ketua Bidang Humas & Promosi PGPI Gantolle Tagor Siagian dalam rilis yang diterima Sindonews, menjelaskan, meski penyelenggara PGAWC tidak memperhitungkan perolehan nilai para penerbang yang mengikuti Piala Dunia karena tidak termasuk Seri Dunia. Sehingga tidak memengaruhi peringkat dunia para penerbang. Namun, gengsi dan hadiah uang ribuan euro dari kejuaraan itu tetap menarik partisipasi para penerbang peringkat 40 besar dunia.
Lis, asal Kutai Barat, Kalimantan Timur, berhasil mengungguli pesaing utamanya dalam peringkat dunia, Marketa Tomaskova (Republik Ceko) dan Tamara Kostic (Serbia). Sedangkan di bagian putra, Letkol (Kes) Dokter Elisa Manueke, penerbang asal Manado, Sulawesi Utara, kalah bersaing dengan Matjas Feraric (Slovenia) sang juara dunia, dan meraih medali perunggu.
Pada Seri II di Malaysia dan Seri III (Montenegro), Lismenjadi yang pertama. Di Seri IV di Wasserkuppe, Jerman, akhir September lalu, Lis menduduki runner-up. Gelar juara Piala Dunia Ketepatan Mendarat Paralayang Super Finals di Bach, Tirol, Austria, Sabtu lalu (6/10) semakin melengkapi kejayaan Lis.
Prestasi Lis memantapkan dominasi atlet paralayang putri Indonesia di kancah dunia, setelah sebelumnya juara dunia ketepatan mendarat paralayang diraih Ifa Kurniawati (2010) dan Milawati Sirin (2011).
Ketua Bidang Humas & Promosi PGPI Gantolle Tagor Siagian dalam rilis yang diterima Sindonews, menjelaskan, meski penyelenggara PGAWC tidak memperhitungkan perolehan nilai para penerbang yang mengikuti Piala Dunia karena tidak termasuk Seri Dunia. Sehingga tidak memengaruhi peringkat dunia para penerbang. Namun, gengsi dan hadiah uang ribuan euro dari kejuaraan itu tetap menarik partisipasi para penerbang peringkat 40 besar dunia.
Lis, asal Kutai Barat, Kalimantan Timur, berhasil mengungguli pesaing utamanya dalam peringkat dunia, Marketa Tomaskova (Republik Ceko) dan Tamara Kostic (Serbia). Sedangkan di bagian putra, Letkol (Kes) Dokter Elisa Manueke, penerbang asal Manado, Sulawesi Utara, kalah bersaing dengan Matjas Feraric (Slovenia) sang juara dunia, dan meraih medali perunggu.
(wbs)