Rifat Sungkar juara di Strasbourg
Selasa, 09 Oktober 2012 - 07:03 WIB
Rifat Sungkar juara di Strasbourg
A
A
A
Sindonews.com - Pereli Indonesia Rifat Sungkar bersama navigator Scott Beckwith tampil sebagai juara Rally Class Kejuaraan Dunia Reli (WRC) di Strasbourg,Prancis,Minggu (7/10).Pereli Fastron World Rally Team itu juga menjuarai Grup N-Production Car.
“Saya senang mampu menjadi tercepat di kelas Rally Class pada Seri Reli Prancis. Kesuksesan ini tak lepas dari dukungan penuh mama—Ria Sungkar—dan istri saya—Sissy Priscillia—yang mendukung langsung saya di sini,”ujar Rifat,dalam rilisnya. Rifat menambahkan,pada Reli Prancis ini perjuangan meraih hasil terbaik tidaklah mudah.Pasalnya,dia dan Beckwith harus berhadapan dengan pembalap yang mempunyai peluang berada di puncak,yaitu Yuri Protasov. Persaingan ketat Rifat dengan Protasov terjadi di tiga special stage (SS) terakhir.
Kedua pereli ini secara bergantian menjadi yang tercepat. Selain berhadapan dengan Protasov, Rifat juga harus bersaing dengan Ricardo Trivino asal Meksiko.Itu yang membuat persaingan pada reli kali ini menjadi lebih menarik.Beruntung,Rifat mampu melewati itu dengan gemilang. “Setelah melalui perjuangan keras,saya akhirnya bisa mengambil posisi teratas setelah sebelumnya dipegang Trivino,”kata Rifat. Secara keseluruhan pada seri terakhir Rally Class Reli Prancis,Rifat mencatatkan waktu 4 jam 6 menit 52,3 detik,diikuti Trivino dengan catatan waktu 4:08;55,1 dan Protasov 4:36;23,7.
“Tiga SS pertama di hari terakhir ini merupakan etape berat karena ketiganya sangat cepat ditambah hujan yang membuat lintasan basah dan licin,”ujar Rifat.“Saya berusaha memacu mobil dengan maksimal, namun tetap berhati-hati.” Reli Prancis secara keseluruhan menempuh jarak 1.388 km dengan 22 SS. Balapannya sendiri dimulai dengan Super Special Stage (SSS) di Strasbourg,Kamis (4/10). Setelah menyelesaikan Seri Prancis, juara nasional reli delapan kali ini tidak akan pulang ke Tanah Air.Dia akan langsung bersiap diri menghadapi seri Italia di Sardinia,18–21 Oktober.
Sementara di kelas manufaktur,pereli tuan rumah Sebastian Loeb tidak tergoyahkan di puncak klasemen dan memenangkan Reli Prancis meski tidak menjadi yang tercepat di semua SS yang dipertandingkan pada putaran terakhir. Melalui kemenangannya di Reli Prancis kali ini,Loeb dipastikan menjadi juara reli dunia WRC untuk kesembilan kalinya. Sebab,poin yang sudah dikumpulkannya tidak dapat terkejar lagi pereli lain di dua seri tersisa,yakni Italia dan Spanyol.
“Saya senang mampu menjadi tercepat di kelas Rally Class pada Seri Reli Prancis. Kesuksesan ini tak lepas dari dukungan penuh mama—Ria Sungkar—dan istri saya—Sissy Priscillia—yang mendukung langsung saya di sini,”ujar Rifat,dalam rilisnya. Rifat menambahkan,pada Reli Prancis ini perjuangan meraih hasil terbaik tidaklah mudah.Pasalnya,dia dan Beckwith harus berhadapan dengan pembalap yang mempunyai peluang berada di puncak,yaitu Yuri Protasov. Persaingan ketat Rifat dengan Protasov terjadi di tiga special stage (SS) terakhir.
Kedua pereli ini secara bergantian menjadi yang tercepat. Selain berhadapan dengan Protasov, Rifat juga harus bersaing dengan Ricardo Trivino asal Meksiko.Itu yang membuat persaingan pada reli kali ini menjadi lebih menarik.Beruntung,Rifat mampu melewati itu dengan gemilang. “Setelah melalui perjuangan keras,saya akhirnya bisa mengambil posisi teratas setelah sebelumnya dipegang Trivino,”kata Rifat. Secara keseluruhan pada seri terakhir Rally Class Reli Prancis,Rifat mencatatkan waktu 4 jam 6 menit 52,3 detik,diikuti Trivino dengan catatan waktu 4:08;55,1 dan Protasov 4:36;23,7.
“Tiga SS pertama di hari terakhir ini merupakan etape berat karena ketiganya sangat cepat ditambah hujan yang membuat lintasan basah dan licin,”ujar Rifat.“Saya berusaha memacu mobil dengan maksimal, namun tetap berhati-hati.” Reli Prancis secara keseluruhan menempuh jarak 1.388 km dengan 22 SS. Balapannya sendiri dimulai dengan Super Special Stage (SSS) di Strasbourg,Kamis (4/10). Setelah menyelesaikan Seri Prancis, juara nasional reli delapan kali ini tidak akan pulang ke Tanah Air.Dia akan langsung bersiap diri menghadapi seri Italia di Sardinia,18–21 Oktober.
Sementara di kelas manufaktur,pereli tuan rumah Sebastian Loeb tidak tergoyahkan di puncak klasemen dan memenangkan Reli Prancis meski tidak menjadi yang tercepat di semua SS yang dipertandingkan pada putaran terakhir. Melalui kemenangannya di Reli Prancis kali ini,Loeb dipastikan menjadi juara reli dunia WRC untuk kesembilan kalinya. Sebab,poin yang sudah dikumpulkannya tidak dapat terkejar lagi pereli lain di dua seri tersisa,yakni Italia dan Spanyol.
(wbs)