Di Matteo takut Hazard dicap tukang diving
Selasa, 09 Oktober 2012 - 15:07 WIB
Di Matteo takut Hazard dicap tukang diving
A
A
A
Sindonews.com – Pelatih Chelsea Roberto Di Matteo mengaku khawatir jika gelandang Eden Hazard mendapatkan cap tukang diving (sengaja jatuh).
Sebelumnya di awal musim ini Hazard menjadi pemain yang paling banyak menyumbangkan penalti kepada Chelsea. Tercatat tiga penalti dihadiahi kepada The Blues.
Namun, pemain asal Belgia itu tak mendapatkan penalti saat dijatuhkan dalam kotak penalti kala Chelsea bersua Nowich City pada akhir pekan lalu. Wasit Anthony Taylor yang memimpin laga tersebut menilai hal tersebut bukan pelanggaran.
Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran Di Matteo. Pelatih asal Italia itu takut jika Hazard dicap tukang diving sehingga wasit tak menaruh perhatian padanya. Oleh karena itu ia meminta pemain agar tak gampang jatuh. Hal itu ia ungkapkan agar pemainnya tak dituduh tukang diving.
“Tiga penalti yang pernah dia dapat dalam beberapa pertandingan yang lalu adalah jelas pelanggaran. Tetapi pada pertandingan selanjutnya dia tidak mendapatkan penalti. Jadi saya tak ingin official pertandingan memiliki prasangka padannya,” ungkap Di Matteo seperti dikutip Sky Sport, Selasa (9/10/2012).
“Saya tidak menuduh pemain saya sengaja dengan mudah terjatuh. Ini adalah budaya yang berbeda. Di Inggris Anda harus mencoba dengan bentuk apapun untuk tidak mudah terjatuh,” pungkasnya.
Sebelumnya di awal musim ini Hazard menjadi pemain yang paling banyak menyumbangkan penalti kepada Chelsea. Tercatat tiga penalti dihadiahi kepada The Blues.
Namun, pemain asal Belgia itu tak mendapatkan penalti saat dijatuhkan dalam kotak penalti kala Chelsea bersua Nowich City pada akhir pekan lalu. Wasit Anthony Taylor yang memimpin laga tersebut menilai hal tersebut bukan pelanggaran.
Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran Di Matteo. Pelatih asal Italia itu takut jika Hazard dicap tukang diving sehingga wasit tak menaruh perhatian padanya. Oleh karena itu ia meminta pemain agar tak gampang jatuh. Hal itu ia ungkapkan agar pemainnya tak dituduh tukang diving.
“Tiga penalti yang pernah dia dapat dalam beberapa pertandingan yang lalu adalah jelas pelanggaran. Tetapi pada pertandingan selanjutnya dia tidak mendapatkan penalti. Jadi saya tak ingin official pertandingan memiliki prasangka padannya,” ungkap Di Matteo seperti dikutip Sky Sport, Selasa (9/10/2012).
“Saya tidak menuduh pemain saya sengaja dengan mudah terjatuh. Ini adalah budaya yang berbeda. Di Inggris Anda harus mencoba dengan bentuk apapun untuk tidak mudah terjatuh,” pungkasnya.
(akr)