Petenis unggulan belum terhadang
Selasa, 09 Oktober 2012 - 23:43 WIB
Petenis unggulan belum terhadang
A
A
A
Sindonews.com - Para petenis unggulan belum menghadapi rintangan berarti di hari pertama babak utama kejuaran tenis internasional ITF Junior Widjojo Soejono-MNC Group XXXI/2012 di Lapangan Tenis Kodam V Brawijaya, Selasa (9/10).
Di sektor tunggal putra, unggulan pertama dari Korea Selatan Lee Duck Hee menang mudah atas petenis Indonesia Ibnu Numadi Setiawan, 6-3, 6-1. Service keras menjadi salah satu senjata Lee Duck Hee mendulang poin. Beberapa kali pengembalian bola juga sulit dijangkau Ibnu Numadi.
Di babak kedua yang digelar Rabu (10/10) hari ini, Lee Duck Lee akan menghadapi Jeremy Nahor dari Indonesia. Jeremy melaju setelah mengandaskan perlawanan petenis asal India, Goval Aakash melalui perjuangan keras, 7-5, 6-2. Bermain di lapangan satu, Jaremy tampil tak kenal lelah, meski Goval secara teknik lebih sempurna.
Unggulan 10 asal Thailand Juprang Atikan juga tidak mengalami kesulitan setelah mengalahkan petenis Indonesia Akbar Pangesto, 6-1,6-0. Di babak berikutnya, Juprang bakal ditatang petenis Indonesia lainnya, Pambudi Elsa Wiguna.
Meski bukan termasuk unggulan, peluang Pambudi untuk menjegal Juprang tetap terbuka. Sebab, Pambudi secara mengejutkan mengalahkan petenis asal Filipina Jacob Lagman. Padahal, Lagman termasuk dalam unggulan 16. "Mudah-mudahan besok saya bisa membuat kejutan lagi, " ujar Pambudi.
Sementara dua petenis putra tuan rumah Surabaya juga melangkah mulus ke babak kedua. Ibrahim Unggulaga yang menempati unggulan 13, tanpa kesulitan menyudahi perlawanan Davin Hanggodo, 6-1, 6-1. Di babak berikutnya, petenis yang memperkuat kontingen Jatim di PON XVIII/Riau akan menghadapi Anggy Pradika. Sebelumnya Anggy mengalahkan petenis Singapura, Tan Jung Sing.
Petenis Surabaya lainnya, M Rizky Widianto yang menduduki peringkat 11 juga menang mudah atas Rakhmad Firmansyah, 6-0,6-2."Sebisa mungkin saya ingin menampilkan permainan terbaik di sini setelah sebelumnya gagal di PON, " ucap Kiki, panggilan akrab Rizky Widianto.
Di sektor tunggal putra, unggulan pertama dari Korea Selatan Lee Duck Hee menang mudah atas petenis Indonesia Ibnu Numadi Setiawan, 6-3, 6-1. Service keras menjadi salah satu senjata Lee Duck Hee mendulang poin. Beberapa kali pengembalian bola juga sulit dijangkau Ibnu Numadi.
Di babak kedua yang digelar Rabu (10/10) hari ini, Lee Duck Lee akan menghadapi Jeremy Nahor dari Indonesia. Jeremy melaju setelah mengandaskan perlawanan petenis asal India, Goval Aakash melalui perjuangan keras, 7-5, 6-2. Bermain di lapangan satu, Jaremy tampil tak kenal lelah, meski Goval secara teknik lebih sempurna.
Unggulan 10 asal Thailand Juprang Atikan juga tidak mengalami kesulitan setelah mengalahkan petenis Indonesia Akbar Pangesto, 6-1,6-0. Di babak berikutnya, Juprang bakal ditatang petenis Indonesia lainnya, Pambudi Elsa Wiguna.
Meski bukan termasuk unggulan, peluang Pambudi untuk menjegal Juprang tetap terbuka. Sebab, Pambudi secara mengejutkan mengalahkan petenis asal Filipina Jacob Lagman. Padahal, Lagman termasuk dalam unggulan 16. "Mudah-mudahan besok saya bisa membuat kejutan lagi, " ujar Pambudi.
Sementara dua petenis putra tuan rumah Surabaya juga melangkah mulus ke babak kedua. Ibrahim Unggulaga yang menempati unggulan 13, tanpa kesulitan menyudahi perlawanan Davin Hanggodo, 6-1, 6-1. Di babak berikutnya, petenis yang memperkuat kontingen Jatim di PON XVIII/Riau akan menghadapi Anggy Pradika. Sebelumnya Anggy mengalahkan petenis Singapura, Tan Jung Sing.
Petenis Surabaya lainnya, M Rizky Widianto yang menduduki peringkat 11 juga menang mudah atas Rakhmad Firmansyah, 6-0,6-2."Sebisa mungkin saya ingin menampilkan permainan terbaik di sini setelah sebelumnya gagal di PON, " ucap Kiki, panggilan akrab Rizky Widianto.
(aww)