Kejurprov bulu tangkis ajang seleksi kejurnas
Rabu, 10 Oktober 2012 - 01:11 WIB
Kejurprov bulu tangkis ajang seleksi kejurnas
A
A
A
Sindonews.com - Pengprov Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) DIY menggelar kejuraan bulu tangkis tingkat provinsi (Kejurprov). Kegiatan digelar 10-14 November mendatang di Gor Indoor Kridosono.
Sekretaris Umum PBSI DIY Sukiman mengatakan, kejurprov merupakan agenda tahunan PBSI DIY. Kegiaan ini bertujan melahirkan pebulutangkis andal bagi provinsi ini. "Kejurprov ini juga sebagai ajang seleksi bagi pebulu tangkis DIY untuk ikut dalam Kejurnas di Solo sebulan kemudian (Desember)," katanya, Selasa (9/10).
Menurut dia, Kejurprov ini akan diikuti puluhan pebulu tangkis dari lima kabupaten dan satu kota di DIY dari berbagai kelompok umur. "Kami belum bisa memastikan berapa pebulu tangkis yang akan ambil bagian dari kejurprov ini. Harapan kami, jumlah peserta banyak," imbuhnya.
Sukiman menambahkan, DIY merupakan salah satu daerah yang berhasil melahirkan atlet bulutangksi tingkat nasional. Atlet-atlet tersebut banyak memulai karir dari even tingkat provinsi, seperti kejurprov yang diprakarsai PBSI DIY. "Sudah banyak atlet bulutangkis hebat yang muncul dari kejurprov DIY. Ini wajar karena DIY merupakan daerah penghasil pebulutangkis hebat yang diperhitungkan di kancah nasional," jelasnya.
Disinggung mengenai kejurnas di Solo, PBSI DIY memastikan akan mengirimkan atlet-atlet terbaiknya. Jika PB PBSI memberikan kuota untuk Pengurus Provinsi (Pengprov), maka PBSI DIY tidak akan menyiakan kesempatan itu. "Kalau ada kuota untuk kita, pasti kita akan penuhi kuota yang diberikan. Apalagi kejurnas di Solo mengungtungkan PBSI DIY secara teknis dan biaya operasional yang terjangkau. Solo-Yogya sanat dekat," paparnya.
Tak heran, kata dia, PBSI DIY sangat antusias atas digelarnya Kejurnas di Solo. Bagaimana pun kejurnas di Solo juga menjadi ajang pertandigan resmi bagi atletnya untuk menambah jam terbang melawan pebulutangkis rangking nasional. "Tidak ada target sama sekali, bisa bermain di (kejurnas) Solo sudah bagus karena untuk menambah jam terbang atlet kita," ugkapnya.
Sekretaris Umum PBSI DIY Sukiman mengatakan, kejurprov merupakan agenda tahunan PBSI DIY. Kegiaan ini bertujan melahirkan pebulutangkis andal bagi provinsi ini. "Kejurprov ini juga sebagai ajang seleksi bagi pebulu tangkis DIY untuk ikut dalam Kejurnas di Solo sebulan kemudian (Desember)," katanya, Selasa (9/10).
Menurut dia, Kejurprov ini akan diikuti puluhan pebulu tangkis dari lima kabupaten dan satu kota di DIY dari berbagai kelompok umur. "Kami belum bisa memastikan berapa pebulu tangkis yang akan ambil bagian dari kejurprov ini. Harapan kami, jumlah peserta banyak," imbuhnya.
Sukiman menambahkan, DIY merupakan salah satu daerah yang berhasil melahirkan atlet bulutangksi tingkat nasional. Atlet-atlet tersebut banyak memulai karir dari even tingkat provinsi, seperti kejurprov yang diprakarsai PBSI DIY. "Sudah banyak atlet bulutangkis hebat yang muncul dari kejurprov DIY. Ini wajar karena DIY merupakan daerah penghasil pebulutangkis hebat yang diperhitungkan di kancah nasional," jelasnya.
Disinggung mengenai kejurnas di Solo, PBSI DIY memastikan akan mengirimkan atlet-atlet terbaiknya. Jika PB PBSI memberikan kuota untuk Pengurus Provinsi (Pengprov), maka PBSI DIY tidak akan menyiakan kesempatan itu. "Kalau ada kuota untuk kita, pasti kita akan penuhi kuota yang diberikan. Apalagi kejurnas di Solo mengungtungkan PBSI DIY secara teknis dan biaya operasional yang terjangkau. Solo-Yogya sanat dekat," paparnya.
Tak heran, kata dia, PBSI DIY sangat antusias atas digelarnya Kejurnas di Solo. Bagaimana pun kejurnas di Solo juga menjadi ajang pertandigan resmi bagi atletnya untuk menambah jam terbang melawan pebulutangkis rangking nasional. "Tidak ada target sama sekali, bisa bermain di (kejurnas) Solo sudah bagus karena untuk menambah jam terbang atlet kita," ugkapnya.
(aww)