Broner merasa terlalu cepat untuk DeMarco
Kamis, 11 Oktober 2012 - 04:38 WIB
Broner merasa terlalu cepat untuk DeMarco
A
A
A
Sindonews.com - Adrien Broner yakin jika dirinya akan terlalu cepat untuk Antonio DeMarco ketika bertarung dalam duel perebutan sabuk kelas ringan WBC pada 17 November mendatang.
Mantan juara super bulu WBO itu mampu mencapai berat badan 61 kg untuk kali pertama setelah beberapa kali gagal untuk mencapai batas berat badan sejak pertarungan terakhirnya menang atas Vicente Escobedo.
Tidak mudah bagi Broner melakukan debut di kelas ringan dengan memberikan "masalah" kepada DeMarco yang terkenal dengan pukulannya, tapi Broner, yang memiliki rekor 24 menang dengan 20 KO, tetap bersikeras jika gaya bermain cepatnya bisa menjatuhkan lawannya. "Saya tidak hanya datang untuk memenangkan pertarungan, tapi aku datang untuk menjatuhkan DeMarco," sumbarnya, dikutip Sky Sport, Kamis (11/10).
"Duel ini adalah pertarungan kecepatan melawan kekuatan dan itu akan menjadi hari saya saat di dalam ring."
"Pindah kelas yang lebih berat akan menjadi berbeda dan saya tahu dia bisa memukul dengan kuat, tapi dia tidak akan bisa memukul yang tidak terlihat dan aku terlalu cepat dan bisa membuatnya lebih marah."
Namun, DeMarco tidak terpancing dengan ucapan lawannya itu, dia hanya ingin melihatnya nanti di atas ring. "Broner membicarakan pertandingan besar, tapi dia tidak pernah berada di atas ring dengan seorang petinju Meksiko yang lapar seperti saya," ujar DeMarco menanggapi ucapan Broner.
"Saya sudah menginginkan pertarungan ini sejak ditawarkan kepada saya karena saya tahu akan menjadi orang pertama yang mengalahkan Broner dan menempatkan dia pada tempatnya," imbuhnya. "Ketika saya meninjunya, dia akan menyesali keputusannya untuk pindah ke kelas saya."
Pemenang duel ini akan menghadapi akan bertarung dengan pemegang gelar WBO asal Skotlandia Ricky Burns dalam pertarungan unifikasi di musim semi.
Mantan juara super bulu WBO itu mampu mencapai berat badan 61 kg untuk kali pertama setelah beberapa kali gagal untuk mencapai batas berat badan sejak pertarungan terakhirnya menang atas Vicente Escobedo.
Tidak mudah bagi Broner melakukan debut di kelas ringan dengan memberikan "masalah" kepada DeMarco yang terkenal dengan pukulannya, tapi Broner, yang memiliki rekor 24 menang dengan 20 KO, tetap bersikeras jika gaya bermain cepatnya bisa menjatuhkan lawannya. "Saya tidak hanya datang untuk memenangkan pertarungan, tapi aku datang untuk menjatuhkan DeMarco," sumbarnya, dikutip Sky Sport, Kamis (11/10).
"Duel ini adalah pertarungan kecepatan melawan kekuatan dan itu akan menjadi hari saya saat di dalam ring."
"Pindah kelas yang lebih berat akan menjadi berbeda dan saya tahu dia bisa memukul dengan kuat, tapi dia tidak akan bisa memukul yang tidak terlihat dan aku terlalu cepat dan bisa membuatnya lebih marah."
Namun, DeMarco tidak terpancing dengan ucapan lawannya itu, dia hanya ingin melihatnya nanti di atas ring. "Broner membicarakan pertandingan besar, tapi dia tidak pernah berada di atas ring dengan seorang petinju Meksiko yang lapar seperti saya," ujar DeMarco menanggapi ucapan Broner.
"Saya sudah menginginkan pertarungan ini sejak ditawarkan kepada saya karena saya tahu akan menjadi orang pertama yang mengalahkan Broner dan menempatkan dia pada tempatnya," imbuhnya. "Ketika saya meninjunya, dia akan menyesali keputusannya untuk pindah ke kelas saya."
Pemenang duel ini akan menghadapi akan bertarung dengan pemegang gelar WBO asal Skotlandia Ricky Burns dalam pertarungan unifikasi di musim semi.
(aww)