Insiden Suzuka, Grosjean minta maaf kepada Webber
Kamis, 11 Oktober 2012 - 16:24 WIB
Insiden Suzuka, Grosjean minta maaf kepada Webber
A
A
A
Sindonews.com - Romain Grosjean akhirnya meminta maaf kepada Mark Webber akibat insiden yang terjadi di Grand Prix Jepang beberapa pekan lalu di tikungan kedua.
Peristiwa ini merupakan kejadian kedua antara Webber dengan Grosjean. Insiden pertama terjadi ketika mereka turun ke dalam lintasan di GP Belgia awal September lalu dan terakhir di Sirkuit Suzuka. Akibatnya pembalap Red Bull Racing itu mencap Grosjean sebagai pembalap 'gila' setiap dia beraksi dalam lintasan.
"Webber datang menemui saya setelah balapan di Suzuka usai dan saya mengerti dia tidak senang dengan kejadian itu. Yang bisa saya lakukan adalah meminta maaf dan saya sungguh sangat menyesal dengan insiden tersebut," ," kata Grosjean ketika duduk bersama Webber dalam konferensi pers di Korea kemarin, seperti dilansir Sky Sports, Kamis (11/10/2012).
Kejadian ini bisa membuat statistik Grosjean semakin membahayakan posisinya di Lotus, namun dia menyadari dan siap bertanggung jawab untuk memperbaiki performa musim ini. "Saya sudah bicara cukup banyak dengan Lotus dan mereka tidak senang dengan cara saya mengendarai mobil. Pasalnya, tim itu tidak senang karena mereka telah mengeluarkan dana yang besar untuk memberikan mobil terbaik, jadi jika saya menghancurkan mobil. Itu sungguh tidak baik," pungkasnya.
Sebelumnya, Grosjean mengaku telah melakukan kesalahan fatal saat berlaga di Grand Prix Jepang akhir pekan lalu (7/10), namun dia mengaku berusaha untuk menjadi lebih berhati-hati di awal dan fokus pada balapan yang akan datang. "Sejak Singapura, saya sudah berusaha untuk benar-benar waspada, namun kejadian di Sirkuit Suzuka telah membuat saya frustasi. Ketika mendekati tikungan pertama, saya melihat Sergio Perez berada di sebelah kiri saya untuk memastikan tidak ada kontak dengan dia, akan tetapi seketika Webber muncul dan kami akhirnya bertabrakan," kilah Grosjean
Peristiwa ini merupakan kejadian kedua antara Webber dengan Grosjean. Insiden pertama terjadi ketika mereka turun ke dalam lintasan di GP Belgia awal September lalu dan terakhir di Sirkuit Suzuka. Akibatnya pembalap Red Bull Racing itu mencap Grosjean sebagai pembalap 'gila' setiap dia beraksi dalam lintasan.
"Webber datang menemui saya setelah balapan di Suzuka usai dan saya mengerti dia tidak senang dengan kejadian itu. Yang bisa saya lakukan adalah meminta maaf dan saya sungguh sangat menyesal dengan insiden tersebut," ," kata Grosjean ketika duduk bersama Webber dalam konferensi pers di Korea kemarin, seperti dilansir Sky Sports, Kamis (11/10/2012).
Kejadian ini bisa membuat statistik Grosjean semakin membahayakan posisinya di Lotus, namun dia menyadari dan siap bertanggung jawab untuk memperbaiki performa musim ini. "Saya sudah bicara cukup banyak dengan Lotus dan mereka tidak senang dengan cara saya mengendarai mobil. Pasalnya, tim itu tidak senang karena mereka telah mengeluarkan dana yang besar untuk memberikan mobil terbaik, jadi jika saya menghancurkan mobil. Itu sungguh tidak baik," pungkasnya.
Sebelumnya, Grosjean mengaku telah melakukan kesalahan fatal saat berlaga di Grand Prix Jepang akhir pekan lalu (7/10), namun dia mengaku berusaha untuk menjadi lebih berhati-hati di awal dan fokus pada balapan yang akan datang. "Sejak Singapura, saya sudah berusaha untuk benar-benar waspada, namun kejadian di Sirkuit Suzuka telah membuat saya frustasi. Ketika mendekati tikungan pertama, saya melihat Sergio Perez berada di sebelah kiri saya untuk memastikan tidak ada kontak dengan dia, akan tetapi seketika Webber muncul dan kami akhirnya bertabrakan," kilah Grosjean
(wbs)