Honda beri sinyal tinggalkan MotoGP
Kamis, 11 Oktober 2012 - 18:33 WIB
Honda beri sinyal tinggalkan MotoGP
A
A
A
Sindonews.com - Honda telah memberikan sinyal akan keluar dari kejuaraan MotoGP, setelah penyelenggara Dorna Sports, telah mewajibkan penggunaan Electronic Control Unit (ECU). Sebelumnya Dorna telah berencana menerapkan penggunaan ECU pada 2014, namun penyelenggara itu nampaknya akan memberlakukan ini lebih cepat yakni pada 2013 nanti.
Honda yang sejak awal telah menjadi lawan yang paling vokal mengenai rencana tersebut, memperingatkan kepada Dorna bahwa hal itu bisa membuatnya meninggalkan balapan Grand Prix.
"Jika bos Dorna, Carmelo Ezpeleta tetap menjalankan keputusannya untuk memaksa ECU kontrol dan batas rev, maka Honda akan pensiun dari MotoGP. Kami telah mendapatkan sejumlah dukungan, salah satunya dari Yamaha dan Ducati begitu juga dengan Suzuki," kata Principal Tim HRC Shuhei Nakamoto seperti dilansir AutoSports, Kamis (11/10/2012).
Pernyataan Nakamoto itu, sebelum pengumuman kesepakatan untuk membawa kejuaraan motor mereka di bawah satu organisasi. Perubahan yang dilakukan untuk masa depan itu mengartikan bahwa antara MotoGP dan WSBK akan berada di bawah naungan Dorna. Hasil itu secara otomatis berarti Dorna bisa memperkenalkan ECU.
Ezpeleta menegaskan masalah spec ECU yang telah ditetapkan pada 2014 mendatang akan jauh lebih cepat dan akan mulai dibahas di Grand Prix Jepang 2013 nanti.
"Dalam rangka untuk mengembangkan teknologi elektronik kita bisa beralih ke Superbikes Dunia, karena tidak ada batasan dalam seri itu dan produsen bebas untuk mengembangkan proyek-proyek mereka. Saya ingin MotoGP untuk mengikuti gaya Moto3 ini," tambah Ezpeleta.
"Kami akan segera pergi ke Motegi, untuk melakukan beberapa pertemuan yang sangat penting dengan dan saya sangat optimis. Dengan pertemuan itu kami akan menemukan solusi yang OK untuk semua tim," tandasnya.
Honda yang sejak awal telah menjadi lawan yang paling vokal mengenai rencana tersebut, memperingatkan kepada Dorna bahwa hal itu bisa membuatnya meninggalkan balapan Grand Prix.
"Jika bos Dorna, Carmelo Ezpeleta tetap menjalankan keputusannya untuk memaksa ECU kontrol dan batas rev, maka Honda akan pensiun dari MotoGP. Kami telah mendapatkan sejumlah dukungan, salah satunya dari Yamaha dan Ducati begitu juga dengan Suzuki," kata Principal Tim HRC Shuhei Nakamoto seperti dilansir AutoSports, Kamis (11/10/2012).
Pernyataan Nakamoto itu, sebelum pengumuman kesepakatan untuk membawa kejuaraan motor mereka di bawah satu organisasi. Perubahan yang dilakukan untuk masa depan itu mengartikan bahwa antara MotoGP dan WSBK akan berada di bawah naungan Dorna. Hasil itu secara otomatis berarti Dorna bisa memperkenalkan ECU.
Ezpeleta menegaskan masalah spec ECU yang telah ditetapkan pada 2014 mendatang akan jauh lebih cepat dan akan mulai dibahas di Grand Prix Jepang 2013 nanti.
"Dalam rangka untuk mengembangkan teknologi elektronik kita bisa beralih ke Superbikes Dunia, karena tidak ada batasan dalam seri itu dan produsen bebas untuk mengembangkan proyek-proyek mereka. Saya ingin MotoGP untuk mengikuti gaya Moto3 ini," tambah Ezpeleta.
"Kami akan segera pergi ke Motegi, untuk melakukan beberapa pertemuan yang sangat penting dengan dan saya sangat optimis. Dengan pertemuan itu kami akan menemukan solusi yang OK untuk semua tim," tandasnya.
(aww)