LPIS-PT Liga ogah tersandera Semen Padang dan Persijap

Kamis, 11 Oktober 2012 - 22:32 WIB
LPIS-PT Liga ogah tersandera...
LPIS-PT Liga ogah tersandera Semen Padang dan Persijap
A A A
Sindonews.com - PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) dan PT Liga Indonesia (PT Liga), mengaku tidak mau tersandera dengan berbagai masalah jelang musim kompetisi 2012/2013. Hal itu juga terkait kepindahan Semen Padang (SP) dan Persijap Jepara ke Indonesia Super League (ISL).

Kepindahan Kabau Sirah, julukan SP, dan Persijap, memang masih dalam perdebatan. Akan tetapi, adanya perdebatan tersebut tidak ingin diperpanjang oleh kedua operator kompetisi di Tanah Air. Baik Widjajanto, selaku CEO LPIS dan Joko Driyono sebagai CEO PT Liga mengaku, hanya ingin memikirkan hal-hal penting jelang penyatuan kompetisi dengan format baru pada tahun 2014 atau 2015.

"Soal Semen Padang dan Persijap, bisa saja menjadi isu organisasi. ISL dan IPL bisa saja berbeda dalam menanggapi permasalahan tersebut. Dalam MoU yang sudah disepakati antara kedua pihak, sebenarnya masing-masing pihak menundukan diri untuk mengikuti MoU tersebut," papar Joko, selepas menjalani pertemuan lanjutan dengan LPIS di kantor PSSI, Jakarta, kemarin.

"Saya selalu sampaikan kepada siapa pun yang bertanya soal masalah ini, untuk tidak mengalokasikan energi dan perhatian yang terlalu berlebihan untuk kompetisi 2013 ini. Jika terus begitu kita akan terus tersandera dan kehabisan energi di waktu yang sekarang. Karena sebenarnya yang jadi fokus kami saat ini adalah bagaimana proses penyatuan liga bisa berjalan cepat," sambung Joko.

Sementara itu, dalam pertemuan kedua antara LPIS dan PT Liga, diakui Widja, sapaan akrab Widjajanto, masih membahas soal penentuan konsep-konsep jelang penyatuan liga. Dan dirinya berkeinginan agar klub-klub bisa sama-sama berjuang untuk bisa berkompetisi bersama jelang dibentuknya format kompetisi yang baru nantinya.

"Adapun yang paling penting dari hasil penentuan ini adalah penentuan standarisasi dan kualifikasi yang dilakukan pada kompetisi 2013 menuju 2014. Di sini masing-masing pihak akan menyerahkan detail konsep-konsep kerja saja. Tapi tadi belum mengarah pada detailnya. Untuk detail seperti apa, akan dibahas pada pertemuan lanjutan," papar Widjajanto.

Di sisi lain Joko menjelaskan, dirinya tidak mau berandai-andai lebih jauh soal format kompetisi baru akan seperti apa. Menurut mantan manajer Pelita Jaya Krakatau Stell tersebut, proses yang akan terjadi masih akan berjalan panjang. Dan salah satu fase yang akan dilalui adalah, bagaimana masing-masing pihak akan membawa masalah ini kedalam kongres.

"Proses yang kami jalankan sekarang, sebenarnya kami tidak bisa berandai-andai atau berasumsi apapun soal seperti apa format kompetisi baru nantinya. Yang pasti nanti sampai kongres berjalan, KPSI (Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia) sudah tidak ada, dua liga dalam masa transisi jalan kedua-duanya. Kemudian pada masa selanjutnya liga menjadi satu," tandas Joko
(aww)
Berita Terkait
Liga 2 Tercoreng, Kalteng...
Liga 2 Tercoreng, Kalteng Putra vs PSBS Biak Dihiasi Baku Pukul
Perwakilan Klub dan...
Perwakilan Klub dan Asosiasi Pemain Temui Menpora Minta Liga 2 Kembali Bergulir
Pemain Gresik United...
Pemain Gresik United Pilih Pulang Kampung Menjadi Petani
Persib Vs Persija :...
Persib Vs Persija : Kemenangan Jadi Harga Mati Kedua Tim
Usai Jalani Uji Coba...
Usai Jalani Uji Coba Terakhir, VAR Sudah Siap Digunakan di Liga 1
Kesalahan Wasit Masih...
Kesalahan Wasit Masih Terulang, Liga 1 Bakal Ada VAR di Musim Depan?
Berita Terkini
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
30 menit yang lalu
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
1 jam yang lalu
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
1 jam yang lalu
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
1 jam yang lalu
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
3 jam yang lalu
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Juara, Viktor Lai Taklukkan Istora di Final Indonesia Open 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved