Federer berpeluang balas kekalahan di Olimpiade London
Sabtu, 13 Oktober 2012 - 12:07 WIB
Federer berpeluang balas kekalahan di Olimpiade London
A
A
A
Sindonews.com - Unggulan teratas, Roger Federer, akan bertemu dengan unggulan ketiga yang juga dua kali juara bertahan, Andy Murray, pada babak semifinal Shanghai Master 2012, Sabtu petang nanti (13/10). Pertemuan dua petenis ini merupakan final ulangan Olimpiade London, dan ini menjadi kesempatan Federer untuk membalas dendam.
Pada pertandingan perempat final, kemarin (12/10), Federer meraih kemenangan 6-3, 6-4 atas petenis peringkat 13, Marin Cilic. Sementara Murray memesan satu tempat di semifinal, setelah menyingkirkan Radek Stepanek 4-6, 6-2, 6-3.
"Saya harus melihat pertandingan ke depan," kata Federer, dikutip situs resmi ATP, Sabtu. "Ini selalu menjadi pertandingan besar dengan bermain melawan petenis terbaik."
"Bertanding menghadapi mereka pasti kita ingin meraih kemenangan, karena itu bisa sedikit berpengaruh dalam daftar peringkat, meskipun itu tidak begitu penting jika kita ada di empat besar," lanjutnya.
Menurut petenis berusia 31 tahun itu, menghadapi Murray tetap akan menjadi pertandingan yang sulit, dan ia belum memutuskan strategi apa yang akan digunakannya untuk meredam petenis asal Britania Raya tersebut.
Pada pertandingan perempat final, kemarin (12/10), Federer meraih kemenangan 6-3, 6-4 atas petenis peringkat 13, Marin Cilic. Sementara Murray memesan satu tempat di semifinal, setelah menyingkirkan Radek Stepanek 4-6, 6-2, 6-3.
"Saya harus melihat pertandingan ke depan," kata Federer, dikutip situs resmi ATP, Sabtu. "Ini selalu menjadi pertandingan besar dengan bermain melawan petenis terbaik."
"Bertanding menghadapi mereka pasti kita ingin meraih kemenangan, karena itu bisa sedikit berpengaruh dalam daftar peringkat, meskipun itu tidak begitu penting jika kita ada di empat besar," lanjutnya.
Menurut petenis berusia 31 tahun itu, menghadapi Murray tetap akan menjadi pertandingan yang sulit, dan ia belum memutuskan strategi apa yang akan digunakannya untuk meredam petenis asal Britania Raya tersebut.
(aww)