Danny Garcia bersumpah kanvaskan Erik Morales
Sabtu, 13 Oktober 2012 - 13:06 WIB
Danny Garcia bersumpah kanvaskan Erik Morales
A
A
A
Sindonews.com - Juara kelas welter junior Danny Garcia berjanji untuk mengkanvaskan legenda Meksiko dan mantan juara di empat divisi berbeda, Erik Morales, ketika mereka saling berhadapan di atas ring untuk kali kedua pada 20 Oktober di Barclays Center, New York.
Garcia, yang pernah meraih kemenangan sensasional atas Amir Khan untuk unifikasi gelar WBC, WBA dan The Ring Kelas Welter Junior, mengatakan bahwa dia akan menghancurkan Morales di malam pertarungan. "Erik Morales adalah legenda dan di duel pertama, mungkin aku masih menaruh hormat pada dia. Namun, kali ini saya jawara dan dia adalah penantang," ujarnya, dilansir Fighthype, Jumat malam (12/10).
Petinju berusia 24 tahun itu bersemangat untuk bertarung dalam kejuaraan dunia pertama di arena baru Barclays Center dan pertarungan perebutan gelar pertama di Brooklyn setelah 80 tahun. "Itu akan menjadi malam yang benar-benar khusus bagi saya dan seluruh petinju yang juga melangsungkan duel dalam show tersebut," ungkapnya.
Petinju dengan rekor 24 menang (15KO) tanpa kekalahan itu menegaskan jika tidak akan pernah meremehkan Morales, 36 tahun, meskipun kiprahnya telah memperoleh perhatian di dunia tinju.
"Sejauh ini saya masih bisa mengendalikan diri saya. Saya mencoba untuk melihat segala yang ada di sekitar saya dan memperhatikan apa yang sedang terjadi. Itu membantu saya untuk menghargai apa yang ada di hadapan saya. Saya ingin menikmati semua itu," tutur petinju asal Amerika Serikat itu.
Garcia, yang pernah meraih kemenangan sensasional atas Amir Khan untuk unifikasi gelar WBC, WBA dan The Ring Kelas Welter Junior, mengatakan bahwa dia akan menghancurkan Morales di malam pertarungan. "Erik Morales adalah legenda dan di duel pertama, mungkin aku masih menaruh hormat pada dia. Namun, kali ini saya jawara dan dia adalah penantang," ujarnya, dilansir Fighthype, Jumat malam (12/10).
Petinju berusia 24 tahun itu bersemangat untuk bertarung dalam kejuaraan dunia pertama di arena baru Barclays Center dan pertarungan perebutan gelar pertama di Brooklyn setelah 80 tahun. "Itu akan menjadi malam yang benar-benar khusus bagi saya dan seluruh petinju yang juga melangsungkan duel dalam show tersebut," ungkapnya.
Petinju dengan rekor 24 menang (15KO) tanpa kekalahan itu menegaskan jika tidak akan pernah meremehkan Morales, 36 tahun, meskipun kiprahnya telah memperoleh perhatian di dunia tinju.
"Sejauh ini saya masih bisa mengendalikan diri saya. Saya mencoba untuk melihat segala yang ada di sekitar saya dan memperhatikan apa yang sedang terjadi. Itu membantu saya untuk menghargai apa yang ada di hadapan saya. Saya ingin menikmati semua itu," tutur petinju asal Amerika Serikat itu.
(aww)