Jermain Taylor mulai incar pemilik sabuk juara
Sabtu, 13 Oktober 2012 - 14:46 WIB
Jermain Taylor mulai incar pemilik sabuk juara
A
A
A
Sindonews.com - Mantan raja kelas menengah, Jermain Taylor, melanjutkan comeback-nya dengan menang KO di ronde kedua atas Raul Munoz di Saint Charles Missouri, Amerika Serikat, Jumat malam waktu setempat (12/10).
Sejak kembali lagi ke ring tinju pada Desember tahun lalu, baru kali ini petinju berusia 34 tahun itu benar-benar mampu mengeluarkan sisa kemampuan terbaiknya. Dalam pertarungan kali ini dari dua duel sebelumnya, ia berhasil menyudahi perlawanan petinju veteran, Munoz, dalam waktu yang relatif singkat. Melawan Jessie Nicklow di pertarungan pertama comeback-nya, Taylor hanya mampu menang KO di ronde kedelapan, selanjutnya ia cuma mengukir menang angka atas Caleb Truax.
"Ini semua karena kamp pelatihan," tegasnya kepada Showtime, setelah mencatatkan kemenangan ketiga beruntun, dikutip Boxing Scene, Sabtu (13/10). "Saya berada di kamp pelatihan selama enam minggu. Itu membuat saya lebih tangguh."
Tiga tahun yang lalu, tepatnya pada 17 Oktober 2009, Taylor pernah dirobohkan hingga pingsan di ronde terakhir (12) oleh petinju Armenia, Arthur Abraham. Enam bulan sebelumnya, ia juga menderita kalah TKO dari petinju Inggris, Carl Froch. Namun sekarang, petinju peraih perunggu Olimpiade 2000 itu percaya bahwa dia siap untuk kembali merebut gelar. "Saya siap bertarung. 2013 adalah tahun saya. Kami berusaha untuk melampauinya," tegas petinju berjuluk Bad Intentions tersebut.
"Saya selalu menjadi tipe petinju yang tidak pernah mundur. Saya petinju terbaik back-to-back-to-back. Pertarungan disini adalah pertarungan comeback. Siapapun yang memiliki sabuk juara itulah yang saya inginkan. Saya tidak pernah pilih-pilih."
Sejak kembali lagi ke ring tinju pada Desember tahun lalu, baru kali ini petinju berusia 34 tahun itu benar-benar mampu mengeluarkan sisa kemampuan terbaiknya. Dalam pertarungan kali ini dari dua duel sebelumnya, ia berhasil menyudahi perlawanan petinju veteran, Munoz, dalam waktu yang relatif singkat. Melawan Jessie Nicklow di pertarungan pertama comeback-nya, Taylor hanya mampu menang KO di ronde kedelapan, selanjutnya ia cuma mengukir menang angka atas Caleb Truax.
"Ini semua karena kamp pelatihan," tegasnya kepada Showtime, setelah mencatatkan kemenangan ketiga beruntun, dikutip Boxing Scene, Sabtu (13/10). "Saya berada di kamp pelatihan selama enam minggu. Itu membuat saya lebih tangguh."
Tiga tahun yang lalu, tepatnya pada 17 Oktober 2009, Taylor pernah dirobohkan hingga pingsan di ronde terakhir (12) oleh petinju Armenia, Arthur Abraham. Enam bulan sebelumnya, ia juga menderita kalah TKO dari petinju Inggris, Carl Froch. Namun sekarang, petinju peraih perunggu Olimpiade 2000 itu percaya bahwa dia siap untuk kembali merebut gelar. "Saya siap bertarung. 2013 adalah tahun saya. Kami berusaha untuk melampauinya," tegas petinju berjuluk Bad Intentions tersebut.
"Saya selalu menjadi tipe petinju yang tidak pernah mundur. Saya petinju terbaik back-to-back-to-back. Pertarungan disini adalah pertarungan comeback. Siapapun yang memiliki sabuk juara itulah yang saya inginkan. Saya tidak pernah pilih-pilih."
(aww)