ISSI perketat seleksi atlet
Sabtu, 13 Oktober 2012 - 17:07 WIB
ISSI perketat seleksi atlet
A
A
A
Sindonews.com – Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jateng akan semakin memperketat penjaringan atlet yang akan diterjunkan pada Kejurnas Balap Sepeda di Sentul, Bogor 14-17 Desember mendatang.
Dengan semakin memperketan penjaringan atlet diharapkan, memberikan hasil yang lebih baik ketimbang pada PON Riau 2012.
Sebagaimana diketahui, kontingen balap Sepeda Jateng pada PON 2012 Riau kurang memberikan hasil yang maksimal. Pada ajang empat tahunan itu Jateng memperoleh satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Emas satu-satunya dipersembahkan oleh Tony Syarefudin di nomor BMX.
Kabid Binpres ISSI Jateng Seno Sudono mengatakan, seleksi atlet sengaja diperketat untuk menghasilkan atlet-atlet yang tangguh.
Dia menyatakan, pada ajang Kejurnas Bogor ISSI Jateng tidak ingin hanya sebagai peserta melainkan juga sebagai juara. Dia ingin hasil yang dicapai pada kejurnas mendatang lebih baik daripada PON Riau.“Kami ingin atlet yang terjun besok (pada kejurnas) adalah benar-benar atlet pilihan,” katanya, kemarin.
Dia mengungkapkan persaingan pada cabang olah raga balap sepeda di Indonesia saat ini cukup ketat. Oleh karena itu persiapan untuk melakoni Kejurnas harus dipersiapkan secara matang.”Nanti atlet yang kami seleksi akan dipersiapkan secara maksimal. Kami akan menggenjot fisik, kemapuan, tehnik dan mental meraka, supaya memberikan hasil yang maksimal pula,” jelasnya.
Selain mempersiapkan kejurnas balap sepeda, ISSI Jateng kini tengah menunggu pemanggilan pelatnas bagi atletnya. Seno optimis, anak-anak Jateng bisa menembus pelatnas balap sepeda yang dipersiapkan untuk SEA Games 2013 Myanmar.
“Kita memiliki atlet yang berkualitas. Pada Sea Games 2011 lalu kita mengirimkan 8 atlet dan untuk mendatang kami yakni atlet-atlet jateng juga akan mendapatkan panggilan Pelatnas,” tandasnya.
Dengan semakin memperketan penjaringan atlet diharapkan, memberikan hasil yang lebih baik ketimbang pada PON Riau 2012.
Sebagaimana diketahui, kontingen balap Sepeda Jateng pada PON 2012 Riau kurang memberikan hasil yang maksimal. Pada ajang empat tahunan itu Jateng memperoleh satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Emas satu-satunya dipersembahkan oleh Tony Syarefudin di nomor BMX.
Kabid Binpres ISSI Jateng Seno Sudono mengatakan, seleksi atlet sengaja diperketat untuk menghasilkan atlet-atlet yang tangguh.
Dia menyatakan, pada ajang Kejurnas Bogor ISSI Jateng tidak ingin hanya sebagai peserta melainkan juga sebagai juara. Dia ingin hasil yang dicapai pada kejurnas mendatang lebih baik daripada PON Riau.“Kami ingin atlet yang terjun besok (pada kejurnas) adalah benar-benar atlet pilihan,” katanya, kemarin.
Dia mengungkapkan persaingan pada cabang olah raga balap sepeda di Indonesia saat ini cukup ketat. Oleh karena itu persiapan untuk melakoni Kejurnas harus dipersiapkan secara matang.”Nanti atlet yang kami seleksi akan dipersiapkan secara maksimal. Kami akan menggenjot fisik, kemapuan, tehnik dan mental meraka, supaya memberikan hasil yang maksimal pula,” jelasnya.
Selain mempersiapkan kejurnas balap sepeda, ISSI Jateng kini tengah menunggu pemanggilan pelatnas bagi atletnya. Seno optimis, anak-anak Jateng bisa menembus pelatnas balap sepeda yang dipersiapkan untuk SEA Games 2013 Myanmar.
“Kita memiliki atlet yang berkualitas. Pada Sea Games 2011 lalu kita mengirimkan 8 atlet dan untuk mendatang kami yakni atlet-atlet jateng juga akan mendapatkan panggilan Pelatnas,” tandasnya.
(wbs)