Hingga 2018, MotoGP Motegi digelar
Minggu, 14 Oktober 2012 - 11:08 WIB
Hingga 2018, MotoGP Motegi digelar
A
A
A
Sindonews.com - Sirkuit kebanggaan rakyat Jepang, Motegi dipastikan akan terus menggelar ajang MotoGP hingga 2018. Kepastian ini didapat setelah pihak Dorna memperpanjang kontrak sirkuit milik pabrik Honda tersebut.
Bos Dorna, Carmelo Ezpelata mengatakan, kesepakatan ini penting mengingat Motegi adalah kandang bagi dua tim papan atas, Honda dan Yamaha.
"Jepang adalah basis pabrikan terkemuka MotoGP seperti Honda dan Yamaha. Grand Prix di Motegi adalah salah satu event terpenting di kejuaraan," ujar Ezpelata seperti yang dilansir motogp.com Minggu, (14/10/2012).
"Kami berkomitmen untuk bekerja lebih dekat dengan Motegi seiring dengan perubahan inovatif yang dihadapi MotoGP."
Sejak 1999, Motegi selalu masuk dalam agenda MotoGP. Motegi menjadi host GP Pasifik 2000-2003. Kemudian menggelar GP Jepang sejak 2004, menggantikan Sirkuit Suzuka.
Sirkuit ini dinamai Twin Ring Motegi karena di dalamnya terdapat dua sirkuit, yakni satu sirkuit oval dan satu sirkuit non-oval. Sirkuit Twin Ring Motegi dimiliki oleh raksasa industri Jepang, Honda.
Dibangun pada tahun 1997, sirkuit ini dimaksudkan Honda sebagai ajang untuk menggelar IndyCar, balapan mobil open-wheeler ala Amerika Serikat. Bagian oval dari sirkuit ini memiliki panjang 2.493 meter.
Sedangkan sirkuit non ovalnya mempunyai panjang 4,8 kilometer. Twin Ring Motegi pernah sekali menjadi tuan rumah MotoGP pada tahun 1999. Namun baru semenjak tahun 2004 GP Jepang selalu diselenggarakan di sini. Sirkuit Suzuka lebih kerap dipergunakan untuk MotoGP.
Desain sirkuit ini, yang menempatkan banyak tikungan berbentuk tusuk konde (hairpin) mendapat banyak kritik, termasuk dari juara dunia tujuh kali, Valentino Rossi.
Bos Dorna, Carmelo Ezpelata mengatakan, kesepakatan ini penting mengingat Motegi adalah kandang bagi dua tim papan atas, Honda dan Yamaha.
"Jepang adalah basis pabrikan terkemuka MotoGP seperti Honda dan Yamaha. Grand Prix di Motegi adalah salah satu event terpenting di kejuaraan," ujar Ezpelata seperti yang dilansir motogp.com Minggu, (14/10/2012).
"Kami berkomitmen untuk bekerja lebih dekat dengan Motegi seiring dengan perubahan inovatif yang dihadapi MotoGP."
Sejak 1999, Motegi selalu masuk dalam agenda MotoGP. Motegi menjadi host GP Pasifik 2000-2003. Kemudian menggelar GP Jepang sejak 2004, menggantikan Sirkuit Suzuka.
Sirkuit ini dinamai Twin Ring Motegi karena di dalamnya terdapat dua sirkuit, yakni satu sirkuit oval dan satu sirkuit non-oval. Sirkuit Twin Ring Motegi dimiliki oleh raksasa industri Jepang, Honda.
Dibangun pada tahun 1997, sirkuit ini dimaksudkan Honda sebagai ajang untuk menggelar IndyCar, balapan mobil open-wheeler ala Amerika Serikat. Bagian oval dari sirkuit ini memiliki panjang 2.493 meter.
Sedangkan sirkuit non ovalnya mempunyai panjang 4,8 kilometer. Twin Ring Motegi pernah sekali menjadi tuan rumah MotoGP pada tahun 1999. Namun baru semenjak tahun 2004 GP Jepang selalu diselenggarakan di sini. Sirkuit Suzuka lebih kerap dipergunakan untuk MotoGP.
Desain sirkuit ini, yang menempatkan banyak tikungan berbentuk tusuk konde (hairpin) mendapat banyak kritik, termasuk dari juara dunia tujuh kali, Valentino Rossi.
(wbs)